Bola.net - Pembentukan Tim Sembilan yang dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ikut menyita perhatian mantan Ketua Umum PSSI, Agum Gumelar.
Dikatakan Agum, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, harus lebih bijaksana. Sehingga, berhati-hati dalam menyikapi persoalan yang terjadi di sepakbola Indonesia. Dalam pemaparan Agum, pembentukan Tim Sembilan telah membuat suasana menjadi panas.
"Kepengurusan PSSI tidak bisa digoyang karena alasan-alasan seperti sepak bola gajah dan kegagalan tim nasional Indonesia. Itu bukan alasan," kata Agum.
"Brasil kalah 1-7 dari Jerman dan yang dipecat pelatihnya, bukan pengurus. Berbeda jika melanggar statuta," terang Agum Gumelar.
Bahkan dikatakannya, juga mewanti-wanti Menpora Imam agar tidak gegabah dengan wacana membekukan PSSI. Sebab diterangkan Agum, membekukan PSSI merupakan bentuk intervensi.
Karena itu diharapkan Agum, Menpora Imam dapat percaya dan menyerahkan segala sesuatunya kepada PSSI. Kalaupun ada yang mengganjal, Menpora Imam disarankan untuk berdiskusi dengan PSSI.
"Intervensi Itu tabu oleh FIFA. Kecuali jika PSSI melakukan pelanggaran. Pelajari dulu segala sesuatunya secara mendalam, baru melangkah," pungkasnya.
Sementara itu, turnamen sepak bola Agum Gumelar Cup IX/1015, dipastikan digelar di Lapangan C, Senayan, Jakarta, 9-10 Januari.
Empat tim yang bakal tampil yakni, Selebriti Football Club (SFC), Persatuan Artis Seniman Komedi Indonesia (Paski), mantan atlet nasional non-sepak bola dan SIWO PWI Jaya. [initial]
(esa/pra)
Dikatakan Agum, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, harus lebih bijaksana. Sehingga, berhati-hati dalam menyikapi persoalan yang terjadi di sepakbola Indonesia. Dalam pemaparan Agum, pembentukan Tim Sembilan telah membuat suasana menjadi panas.
"Kepengurusan PSSI tidak bisa digoyang karena alasan-alasan seperti sepak bola gajah dan kegagalan tim nasional Indonesia. Itu bukan alasan," kata Agum.
"Brasil kalah 1-7 dari Jerman dan yang dipecat pelatihnya, bukan pengurus. Berbeda jika melanggar statuta," terang Agum Gumelar.
Bahkan dikatakannya, juga mewanti-wanti Menpora Imam agar tidak gegabah dengan wacana membekukan PSSI. Sebab diterangkan Agum, membekukan PSSI merupakan bentuk intervensi.
Karena itu diharapkan Agum, Menpora Imam dapat percaya dan menyerahkan segala sesuatunya kepada PSSI. Kalaupun ada yang mengganjal, Menpora Imam disarankan untuk berdiskusi dengan PSSI.
"Intervensi Itu tabu oleh FIFA. Kecuali jika PSSI melakukan pelanggaran. Pelajari dulu segala sesuatunya secara mendalam, baru melangkah," pungkasnya.
Sementara itu, turnamen sepak bola Agum Gumelar Cup IX/1015, dipastikan digelar di Lapangan C, Senayan, Jakarta, 9-10 Januari.
Empat tim yang bakal tampil yakni, Selebriti Football Club (SFC), Persatuan Artis Seniman Komedi Indonesia (Paski), mantan atlet nasional non-sepak bola dan SIWO PWI Jaya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Tim Sembilan Bakal Jalin Komunikasi dengan FIFA
- Cari Tahu Sumber Dana Tim Sembilan, Forum Asprov PSSI Lapor KPK
- Banyak Ditentang, Tim Sembilan Bergeming
- Forum Asprov PSSI Minta Menpora Diganti
- 'Pembentukan Tim Sembilan Bukan Intervensi Pada PSSI'
- Suporter Madura Pertanyakan Sikap PSSI
- Tim Sembilan Diharapkan Bisa Benahi Sepakbola Indonesia
- Jika Terjadi Ricuh PSSI Lagi, Menpora Harus Mundur
- Roy Suryo Sebut Ada Settingan untuk Merusak PSSI
- Roy Suryo: Pembentukan Tim Sembilan Tidak Relevan
- Roy Suryo Sesalkan Imam Nahrawi Tidak Hadiri Kongres PSSI
- Anggaran Tim Sembilan Kemenpora Bertentangan dengan Efisiensi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Lebih Baik Pemerintah Datangkan Konsultan Dari Brasil'
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 22:07
-
Terkait Tim Sembilan, Ini Tanggapan Arema Cronus
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 21:42
-
Mulai Besok, Tim Sembilan Buka Pintu Informasi Lebar-Lebar
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 18:44
-
Tim Sembilan Yakin Bakal Didukung Masyarakat
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 18:36
-
Panen Kecaman, Ini Kekhawatiran Tim Sembilan
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 17:47
LATEST UPDATE
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
-
Aston Villa Boyong Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri: Transfer Ganda Pasukan Unai Emery
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:33
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus: Bali ke Turin, Bakal jadi Kiper Pelapis?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:48
-
Paul Pogba Resmi Tinggalkan AS Monaco, Kini Berstatus Tanpa Klub
Liga Eropa Lain 19 Agustus 2026, 17:36
-
Benarkah Rizky Ridho Dicoret dari Daftar Pemain Timnas Indonesia?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:12
-
Manchester United Selangkah Lagi Rekrut Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 17:06
-
Mentalitas Comeback Persib Bandung yang Terus Terjaga
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 16:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR