
Bola.net - Tunggakan gaji yang menerpa penggawa Sriwijaya FC musim lalu akan segera diselesaikan manajemen klub. Hal ini seiring adanya kesepakatan antara Presiden klub Dodi Reza dengan perwakilan pemain Ponaryo Astaman.
Kepastian ini sendiri disampaikan oleh Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Faisal Mursyid. Menurutnya, kesepakatan tersebut telah ditandatangani di atas materai dan diserahkan kepada PT Liga Indonesia.
"Presiden Klub Dodi Reza dan Ponaryo sudah menandatangani suatu kesepakatan di atas sebuah meterai pada hari ini. Seusai ditandatangani, surat tersebut langsung diserahkan kepada Sekretaris PT Liga Indonesia Tigor Shalom Boboy," kata Faisal Mursyid seperti dilansir Antara.
Ia mengemukakan bahwa penyerahan surat itu lantaran dana yang akan digunakan bersumber dari pembayaran hak siar televisi swasta oleh PT Liga Indonesia.
Secara teknis, kata dia, para mantan pemain Laskar Wong Kito akan langsung berhubungan dengan PT LI dalam pencairan dana untuk pelunasan gaji tersebut.
"Nomor rekening pemain akan diserahkan ke PT LI karena semua akan diurus oleh PT LI," ujarnya.
Ketika disinggung mengenai besaran tunggakan gaji pemain Sriwijaya FC, Faisal enggan berkomentar lebih jauh. Ia hanya menginformasikan bahwa pemain musim 2011-2012 masih belum menerima haknya untuk dua bulan dan sisa uang muka, sedangkan pemain musim 2012-2013 untuk satu bulan beserta sisa uang muka.
"Intinya manajemen klub beriktikad baik dan akan mencarikan jika ada kekurangan," tandasnya. (ant/dzi)
Kepastian ini sendiri disampaikan oleh Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Faisal Mursyid. Menurutnya, kesepakatan tersebut telah ditandatangani di atas materai dan diserahkan kepada PT Liga Indonesia.
"Presiden Klub Dodi Reza dan Ponaryo sudah menandatangani suatu kesepakatan di atas sebuah meterai pada hari ini. Seusai ditandatangani, surat tersebut langsung diserahkan kepada Sekretaris PT Liga Indonesia Tigor Shalom Boboy," kata Faisal Mursyid seperti dilansir Antara.
Ia mengemukakan bahwa penyerahan surat itu lantaran dana yang akan digunakan bersumber dari pembayaran hak siar televisi swasta oleh PT Liga Indonesia.
Secara teknis, kata dia, para mantan pemain Laskar Wong Kito akan langsung berhubungan dengan PT LI dalam pencairan dana untuk pelunasan gaji tersebut.
"Nomor rekening pemain akan diserahkan ke PT LI karena semua akan diurus oleh PT LI," ujarnya.
Ketika disinggung mengenai besaran tunggakan gaji pemain Sriwijaya FC, Faisal enggan berkomentar lebih jauh. Ia hanya menginformasikan bahwa pemain musim 2011-2012 masih belum menerima haknya untuk dua bulan dan sisa uang muka, sedangkan pemain musim 2012-2013 untuk satu bulan beserta sisa uang muka.
"Intinya manajemen klub beriktikad baik dan akan mencarikan jika ada kekurangan," tandasnya. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Upayakan Verifikasi Calon Klub ISL Tak Ganggu Pramusim
Bola Indonesia 25 Oktober 2013, 23:44
-
Sriwijaya FC Segera Selesaikan Tunggakan Gaji Pemain
Bola Indonesia 25 Oktober 2013, 21:48
-
10 Penggawa Persidafon Belum Terima Enam Bulan Gaji
Bola Indonesia 25 Oktober 2013, 20:11
-
Ditanya Soal Pelatih Persela, Didik Pilih Merendah
Bola Indonesia 25 Oktober 2013, 18:21
-
Ditanya Soal Persib, Taufiq Ingin Fokus di Timnas
Bola Indonesia 25 Oktober 2013, 17:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR