Bola.net - Pelatih Arema Indonesia, Suharno memilih meninggalkan tim berjuluk Singo Edan itu ketimbang tetap bertahan hingga masa kontraknya habis akhir Agustus mendatang.
Direktur Arema ISL Rudi Widodo, Rabu, mengakui, pihak manajemen Arema sebenarnya sudah melakukan negosiasi ulang dengan Suharno, namun mantan pelatih Persiwa itu memutuskan untuk meninggalkan Arema.
"Manajemen sudah berusaha untuk melakukan negosiasi dengan pelatih, namun saat malam takbiran Pak Harno justru menelepon saya untuk mengucapkan selamat hari raya sekaligus pamitan," ujarnya.
Namun demikian, katanya, pihaknya tetap memberikan apresiasi terhadap keputusan Suharno, apalagi Suharno juga berjasa membawa Arema ISL bisa lepas dari zona degradasi pada musim 2011-2012.
Ia mengakui, Suharno merupakan salah satu komponen tim yang tak bisa dipisahkan dari keberhasilan Arema lolos dari jerat degradasi musim lalu. Dalam sepuluh pertandingan terakhir sebelum kompetisi berakhir, Suharno benar-benar memberikan peluang bagi Arema untuk tetap bertahta di kompetisi tertinggi di Tanah Air.
Menyinggung pengganti Suharno pada musim depan (2012-2013), Rudi mengatakan, pasti akan dicarikan pelatih yang lebih baik dari musim sebelumnya. "Kami optimistis mampu mencari pelatih yang lebih baik lagi agar prestasi Arema musim depan tidak lagi terseok-seok seperti sebelumnya," tandasnya.
Pada awal musim kompetisi 2011-2012, Arema ditangani oleh pelatih Wolfgang Pikal. Namun, dalam beberapa kali pertandingan Arema selalu menelan kekalahan, sehingga posisinya selalu berada pada juru kunci klasemen. Setelah empat kali pertandingan, posisi Wolfgang Pikal digantikan asisten pelatihnya, Joko Susilo. Lagi-lagi prestasi Arema tetap jeblok hingga putaran pertama berakhir.
Untuk mengangkat prestasi Arema yang sudah terjerat di posisi zona degradasi itu, manajemen Arema merombak komposisi timnya secara besar-besaran, bahkan memboyong sembilan pemain eks Arema IPL, seperti Kurnia Meiga, Muhammad Ridhuan, Dendy Santoso, Sunarto serta Johan Al Farizi.
Meski sudah merombak komposisi timnya secara besar-besaran, prestasi Arema tak juga beranjak dari zona degradasi, sehingga manajemen memutuskan untuk mengganti Joko Susilo dan posisinya digantikan oleh Suharno. (ant/row)
Direktur Arema ISL Rudi Widodo, Rabu, mengakui, pihak manajemen Arema sebenarnya sudah melakukan negosiasi ulang dengan Suharno, namun mantan pelatih Persiwa itu memutuskan untuk meninggalkan Arema.
"Manajemen sudah berusaha untuk melakukan negosiasi dengan pelatih, namun saat malam takbiran Pak Harno justru menelepon saya untuk mengucapkan selamat hari raya sekaligus pamitan," ujarnya.
Namun demikian, katanya, pihaknya tetap memberikan apresiasi terhadap keputusan Suharno, apalagi Suharno juga berjasa membawa Arema ISL bisa lepas dari zona degradasi pada musim 2011-2012.
Ia mengakui, Suharno merupakan salah satu komponen tim yang tak bisa dipisahkan dari keberhasilan Arema lolos dari jerat degradasi musim lalu. Dalam sepuluh pertandingan terakhir sebelum kompetisi berakhir, Suharno benar-benar memberikan peluang bagi Arema untuk tetap bertahta di kompetisi tertinggi di Tanah Air.
Menyinggung pengganti Suharno pada musim depan (2012-2013), Rudi mengatakan, pasti akan dicarikan pelatih yang lebih baik dari musim sebelumnya. "Kami optimistis mampu mencari pelatih yang lebih baik lagi agar prestasi Arema musim depan tidak lagi terseok-seok seperti sebelumnya," tandasnya.
Pada awal musim kompetisi 2011-2012, Arema ditangani oleh pelatih Wolfgang Pikal. Namun, dalam beberapa kali pertandingan Arema selalu menelan kekalahan, sehingga posisinya selalu berada pada juru kunci klasemen. Setelah empat kali pertandingan, posisi Wolfgang Pikal digantikan asisten pelatihnya, Joko Susilo. Lagi-lagi prestasi Arema tetap jeblok hingga putaran pertama berakhir.
Untuk mengangkat prestasi Arema yang sudah terjerat di posisi zona degradasi itu, manajemen Arema merombak komposisi timnya secara besar-besaran, bahkan memboyong sembilan pemain eks Arema IPL, seperti Kurnia Meiga, Muhammad Ridhuan, Dendy Santoso, Sunarto serta Johan Al Farizi.
Meski sudah merombak komposisi timnya secara besar-besaran, prestasi Arema tak juga beranjak dari zona degradasi, sehingga manajemen memutuskan untuk mengganti Joko Susilo dan posisinya digantikan oleh Suharno. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 22 Agustus 2012, 13:30

-
Rendra Kresna Optimis Arema Berprestasi
Bola Indonesia 17 Agustus 2012, 22:30
-
Tak Kunjung Dapat Kepastian, Dzumafo Siap Hengkang
Bola Indonesia 16 Agustus 2012, 20:04
-
PT Liga Indonesia Tunjuk Arema ISL Tuan Rumah Laga Pramusim
Bola Indonesia 15 Agustus 2012, 19:37
-
Persebaya: Selamat Ulang Tahun Arema
Bola Indonesia 11 Agustus 2012, 15:24
LATEST UPDATE
-
Roy Keane Sindir Bruno Fernandes Lagi? Kali Ini Bawa-Bawa Keledai!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 10:45
-
Maju Membela Kylian Mbappe: Dia Bukan Seorang Penipu!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:15
-
Mengapa Atletico Madrid Pertimbangkan Jual Julian Alvarez?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:02
-
Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:56
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:54
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Italia 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:36
-
Jadwal Lengkap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:28
-
Jadwal Lengkap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:25
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:23
-
Jalan Pulang Jose Mourinho ke Real Madrid Semakin Mahal!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR