
Bola.net - Jengah karena merasa dicurangi wasit, Persebaya Surabaya mengancam mereka akan mundur dari pertandingan di dalam lanjutan kompetisi Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012.
Hal itu ditegaskan langsung oleh CEO Persebaya, Gede Widiade, setelah melakukan rapat evaluasi bersama jajaran tim manajer dan pelatih Persebaya IPL, Senin (23/4). Ketidaktegasan wasit dalam memimpin pertandingan IPL menjadi sorotan utama klub berjuluk Bajul Ijo tersebut. Terutama laga away melawan Semen Padang dan tragedi dua kartu merah di kandang Persema Malang lalu.
"Kita melihat wasit IPL saat ini kualitasnya kurang pas untuk kompetisi selevel IPL. Dua pertandingan di Padang dan Malang kemarin, kita jadi korban karena ketidak-mampuan wasit untuk memimpin sebuah pertandingan," kecam Gede saat dikonfirmasi Bola.net.
Mantan manajer Persebaya di PSSI era Nurdin Halid ini menjelaskan bahwa timnya tidak akan serta merta mundur begitu saja. Ini adalah langkah awal dari komplain mereka. Ia melanjutkan, "Konteksnya bukan langsung mundur atau mengancam mundur. Kita sudah mengambil kesimpulan bahwa kita harus melakukan komplain konstruktif kepada IPL."
"Yang pertama, saya sudah komplain berat secara oral kepada CEO LPIS (Widjajanto). Kedua, saya akan melakukan tindakan apabila wasit menemukan pertandingan di home atau away kami, yang kualitasnya menurut kami di bawah layak, maka kami akan melakukan komplain tertulis," jelas Gede.
"Yang terakhir apabila wasit sangat merugikan kami karena faktor tertentu, kami akan mundur dari pertandingan," tegasnya. (fjr/dzi)
Hal itu ditegaskan langsung oleh CEO Persebaya, Gede Widiade, setelah melakukan rapat evaluasi bersama jajaran tim manajer dan pelatih Persebaya IPL, Senin (23/4). Ketidaktegasan wasit dalam memimpin pertandingan IPL menjadi sorotan utama klub berjuluk Bajul Ijo tersebut. Terutama laga away melawan Semen Padang dan tragedi dua kartu merah di kandang Persema Malang lalu.
"Kita melihat wasit IPL saat ini kualitasnya kurang pas untuk kompetisi selevel IPL. Dua pertandingan di Padang dan Malang kemarin, kita jadi korban karena ketidak-mampuan wasit untuk memimpin sebuah pertandingan," kecam Gede saat dikonfirmasi Bola.net.
Mantan manajer Persebaya di PSSI era Nurdin Halid ini menjelaskan bahwa timnya tidak akan serta merta mundur begitu saja. Ini adalah langkah awal dari komplain mereka. Ia melanjutkan, "Konteksnya bukan langsung mundur atau mengancam mundur. Kita sudah mengambil kesimpulan bahwa kita harus melakukan komplain konstruktif kepada IPL."
"Yang pertama, saya sudah komplain berat secara oral kepada CEO LPIS (Widjajanto). Kedua, saya akan melakukan tindakan apabila wasit menemukan pertandingan di home atau away kami, yang kualitasnya menurut kami di bawah layak, maka kami akan melakukan komplain tertulis," jelas Gede.
"Yang terakhir apabila wasit sangat merugikan kami karena faktor tertentu, kami akan mundur dari pertandingan," tegasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Casemiro dan Dedikasinya di Manchester United yang Bikin Kagum
Liga Inggris 28 April 2026, 08:24
-
Hasil Lengkap Thomas Cup dan Uber Cup 2026
Bulu Tangkis 28 April 2026, 08:22
-
Man of the Match Man United vs Brentford: Casemiro
Liga Inggris 28 April 2026, 04:17
-
Matheus Cunha Menghilang di Laga MU vs Brentford, Ini Penyebabnya
Liga Inggris 28 April 2026, 04:11
-
Prediksi Atletico Madrid vs Arsenal 30 April 2026
Liga Champions 28 April 2026, 01:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08



















KOMENTAR