Ketika dikonfirmasi oleh , Tony membenarkan bahwa dirinya sudah bukan lagi pelatih PBFC. Tony juga menjelaskan alasan ia mengundurkan diri dari kursi pelatih kepala. "Intinya adalah masalah kewenangan kepala pelatih," ucap Tony.
Secara terang-terangan, Tony mengungkapkan bahwa ia berbeda pandangan soal metode latihan dengan Jaino Matos, pelatih fisik PBFC. Dalam keterangannya, muncul indikasi bahwa Tony tak suka terhadap intervensi Jaino.
"Saya bilang ke bos bahwa saya tidak bisa kerja sama dalam satu tim dengan Jaino. Mungkin pelatih-pelatih lain dia bisa atur-atur. Tapi saya tidak bisa. Karena ini sudah sangat prinsip," beber karib mendiang Miroslav Janu ini.
Permintaan Tony agar Jaino didepak, nampaknya tak disetujui oleh manajemen Pesut Etam. "Karena bos tidak bisa putuskan, maka saya mengambil sikap untuk mundur. Saya tidak mau ada pertengkaran dalam kita bekerja. Dimana di dunia ada asisten bisa mengatur kepala pelatih?" tutup Tony. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Cocok dengan Jaino, Tony Ho Mundur dari PBFC
Bola Indonesia 2 Februari 2016, 20:14
-
Aji Santoso Sambut Positif Kehadiran Jaino Matos di Timnas U-23
Tim Nasional 24 Maret 2015, 18:08
-
Maksimalkan Persiapan, Timnas Datangkan Pelatih Dari Brasil
Tim Nasional 5 September 2012, 16:38
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 25 Mei 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00



















KOMENTAR