
Bola.net - Arema FC akhirnya meluncurkan jersey kandang yang akan mereka pakai pada musim 2024/2025. Ada sejumlah filosofi dan harapan yang disematkan klub berlogo singa mengepal tersebut ke dalam jersey kandang mereka musim ini.
Salah satu harapan Arema FC disematkan dalam jersey tersebut dalam bentuk warna. Sama seperti biasanya, jersey Arema FC masih berwarna biru, warna kebesaran mereka. Namun, warna biru yang dipilih kali ini berbeda dengan yang biasanya dipakai di jersey Arema FC.
Saat ini, warna biru jersey Arema FC lebih terang daripada yang disematkan di jersey mereka. Hal ini, menurut mereka, sesuai dengan filosofi dan asa yang disematkan ke jersey ini.
"Ini sebagai harapan agar prestasi Arema musim ini lebih cerah dibanding sebelumnya. Untuk jersey home musim ini, warna biru kami buat lebih cerah, secerah langit biru di angkasa, di mana harapannya prestasi Arema FC juga semakin cerah," ungkap Manajer Arema Store, Tjiptadi Purnomo.
Selain itu, harapan dan filosofi juga disematkan dengan adanya warna merah yang menjadi aksen di jersey tersebut. Warna ini terdapat di samping dada, bawah lengan, sekaligus bagian belakang.
"Warna merah jadi simbol keberanian skuad Arema di lapangan. Selain itu, motif jacquard/knitting kain menggunakan motif tulisan Singo Edan," tuturnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Jersey Tandang Arema Bertema Back to Glory
View this post on Instagram
Sebelumnya, Arema juga sudah meluncurkan jersey tandang mereka. Jersey dengan tema 'Back to Glory' ini memadukan jersey tandang ini memadukan warna dasar putih dan warna emas.
Jersey away yang didesain oleh Arema sendiri ini menampilkan corak mendung hitam dan rintik hujan berwarna emas. Simbol ini menggambarkan pasang surut perjalanan Arema, sedangkan warna emas simbol harapan baru agar ke depan semakin sukses di persepakbolaan Indonesia.
Dalam jersey ini, juga ada hal yang unik. Logo Arema FC yang berada di jersey tersebut tak diambil semua. Mereka hanya mengambil gambar singa mengepal saja, seperti yang terdapat di jersey Arema Malang, kala mengarungi Liga Indonesia 1996/1997 silam.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Klasemen BRI Liga 1

Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- 4 Perbedaan Regulasi BRI Liga 1 2024/2025 Dibanding Musim Lalu: Jumlah Pemain Asing dan Wajib Mainkan Pemain U-22
- Carlos Pena Ceritakan Pergantian Kapten Persija ke Rizky Ridho demi Komunikasi dengan Wasit: Andritany Ardhiyasa Tetap Leader
- Daftar Lengkap Pemain Asing 18 Klub BRI Liga 1 2024/2025
- Kabar Baik untuk The Jakmania! Carlos Pena Bocorkan Pemain Asing ke-8 Persija untuk BRI Liga 1, Posisinya Kiper?
- Daftar 29 Pemain Persija dalam Launching Tim, Jersey, dan Kandang untuk BRI Liga 1, Aji Kusuma dan Alfriyanto Nico Menghilang
- Daftar Lengkap Pemain Persis Solo di BRI Liga 1 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Sekadar Jersey, Ini Harapan Arema FC dalam Jersey Kandang Musim 2024/2025
Bola Indonesia 8 Agustus 2024, 11:24
-
5 Laga Awal Arema FC di BRI Liga 1 2024/2025: Ujian Kebangkitan Arema FC
Bola Indonesia 7 Agustus 2024, 03:59
-
Berkandang di Blitar, Prestasi Arema FC Diharap Lebih Moncer
Bola Indonesia 7 Agustus 2024, 03:56
LATEST UPDATE
-
Robert Lewandowski Ogah Jadi Pemain Cadangan di Barcelona
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 16:11
-
Joan Garcia Samai Rekor Ter Stegen Lewat Penampilan Heroik di Derby Catalan
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 16:03
-
Link Nonton Streaming Persik vs Persib Hari Ini - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 5 Januari 2026, 15:51
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 5 Januari 2026, 15:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 5 Januari 2026, 15:40
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 15:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40























KOMENTAR