Bola.net - Joko Susilo mengaku tak ada masalah ketika didapuk menjadi nakhoda utama Arema Cronus sepeninggal Suharno. Namun, Pelatih Arema ini mengisyaratkan perlu pendamping untuk bersama menangani Ahmad Bustomi dan kawan-kawan.
"Tak ada masalah dengan sendirian menangani Arema. Kemarin-kemarin, saya juga sempat seperti ini," ujar Gethuk, sapaan karib Joko.
"Namun, kita perlu motivasi. Akan ada pengganti Mas Harno untuk memotivasi tim ini," sambungnya.
Sebelumnya, jelang berlaga pada Piala Presiden, Arema Cronus harus kehilangan Suharno. Pelatih senior ini wafat usai memimpin latihan para penggawa Arema, Rabu (19/08) lalu.
Suharno wafat di Unit Gawat Darurat Puskesmas Pakisaji, Kabupaten Malang. Pria berusia 56 tahun ini terkena serangan jantung dalam perjalanan pulang ke kediamannya.
Sepeninggal Pak Once -sapaan karib Suharno- Arema ditangani Gethuk. Dalam melaksanakan tugasnya, ia dibantu dua Asisten Pelatih, I Made Pasek Wijaya dan Kuncoro. Selain itu, ia juga dibantu Alan Haviluddin, yang menjadi pelatih kiper.
Sementara, asa Gethuk mendapat pendamping nampaknya belum akan terlaksana dalam waktu dekat. Pasalnya, dari informasi yang didapat Bola.net, Gethuk bakal tetap menjadi nakhoda utama Arema Cronus pada Piala Presiden mendatang.
"Baru pada kompetisi mendatang manajemen bakal mencari pendamping buat Gethuk," tukas sumber Bola.net.[initial]
(den/yp)
"Tak ada masalah dengan sendirian menangani Arema. Kemarin-kemarin, saya juga sempat seperti ini," ujar Gethuk, sapaan karib Joko.
"Namun, kita perlu motivasi. Akan ada pengganti Mas Harno untuk memotivasi tim ini," sambungnya.
Sebelumnya, jelang berlaga pada Piala Presiden, Arema Cronus harus kehilangan Suharno. Pelatih senior ini wafat usai memimpin latihan para penggawa Arema, Rabu (19/08) lalu.
Suharno wafat di Unit Gawat Darurat Puskesmas Pakisaji, Kabupaten Malang. Pria berusia 56 tahun ini terkena serangan jantung dalam perjalanan pulang ke kediamannya.
Sepeninggal Pak Once -sapaan karib Suharno- Arema ditangani Gethuk. Dalam melaksanakan tugasnya, ia dibantu dua Asisten Pelatih, I Made Pasek Wijaya dan Kuncoro. Selain itu, ia juga dibantu Alan Haviluddin, yang menjadi pelatih kiper.
Sementara, asa Gethuk mendapat pendamping nampaknya belum akan terlaksana dalam waktu dekat. Pasalnya, dari informasi yang didapat Bola.net, Gethuk bakal tetap menjadi nakhoda utama Arema Cronus pada Piala Presiden mendatang.
"Baru pada kompetisi mendatang manajemen bakal mencari pendamping buat Gethuk," tukas sumber Bola.net.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duo Asing Arema Cronus Batal Merapat Hari Ini
Bola Indonesia 28 Agustus 2015, 18:24
-
Arema Cronus Tanggapi Positif Jadwal Piala Presiden
Bola Indonesia 28 Agustus 2015, 18:17
-
Tangani Arema Cronus, Joko Susilo Isyaratkan Ada Pendamping
Bola Indonesia 28 Agustus 2015, 18:11
-
Pinang Duo Legiun Asing, Ini Alasan Arema Cronus
Bola Indonesia 28 Agustus 2015, 18:08
-
Kone dan Koita Resmi Perkuat Arema Cronus di Piala Presiden
Bola Indonesia 27 Agustus 2015, 23:16
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR