Bola.net - - Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese siap mengadopsi gaya main yang menjadi ciri khas klub-klub di Italia untuk menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ketiga Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Tentunya untuk memenuhi target yang diterapkan.
Namun, pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut menegaskan bahwa gaya permainan yang akan dipakai bukan negative football sebagaimana kerap dikaitkan dengan sepak bola Italia. Ia memastikan bahwa PSIS akan bermain menyerang.
"Permainan di Italia tidak semata-mata hanya untuk bertahan saja. Permainan di Italia sekarang sudah berevolusi, banyak menyerang dan banyak perubahan di taktik dan strategi," ungkap Vincenzo.
Perubahan itu lanjut Vincenzo sudah terjadi sejak empat atau tiga tahun yang lalu. Bahkan hampir semua pelatih-pelatih sepak bola di Italia lebih senang untuk menerapkan permainan menyerang.
"Begitu juga dengan saya, saya senang akan taktik menyerang yang akan diadaptasikan di klub baru saya di PSIS ini selalu menyerang dan memperbaiki taktik dan strategi," tegasnya.
Sementara untuk mempersiapkan tim menyambut pertandingan melawan Bhayangkara FC, Vincenzo sudah melakukan perbaikan menyeluruh setelah melawan Bali United. Perbaikan mulai dari penguatan di lini belakang hingga mengasah serangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Bhayangkara FC, Vincenzo Siap Adopsi Gaya Main Italia
Bola Indonesia 6 April 2018, 19:20
-
PSIS Optimis Bisa Curi Poin di Markas Bhayangkara FC
Bola Indonesia 6 April 2018, 18:30
-
Lawan PSIS, Bhayangkara FC Fokus Pada Diri Sendiri
Bola Indonesia 4 April 2018, 20:23
-
PSIS Tetap Menaruh Harapan Pada Vincenzo Annese
Bola Indonesia 3 April 2018, 19:54
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR