Bola.net - Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro, angkat bicara soal PSIS Semarang, yang akan menjadi lawan anak asuhnya pada lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Menurutnya, Laskar Mahesa Jenar -julukan PSIS Semarang- memiliki kualitas yang sama sekali tak bisa dipandang enteng.
"PSIS mengandalkan penguasaan bola dalam permainan," ucap Kuncoro.
"Kualitas kerja sama antarpemain mereka pun sangat bagus," sambungnya.
Arema akan menghadapi PSIS pada laga pekan-17 mereka di Shopee Liga 1 musim 2019. Pertandingan, yang akan disiarkan langsung Indosiar tersebut, bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Sabtu (31/08).
Saat ini, Arema berada di peringkat empat klasemen sementara, dengan raihan 25 angka dari 15 laga. Sementara, PSIS berada di urutan 13, dengan koleksi 15 poin dari 15 pertandingan.
Pada pertandingan terakhir mereka, kedua tim sama-sama meraih hasil negatif. Arema kalah 0-1 dari Bali United, sedangkan PSIS kalah tiga gol tanpa balas kala melawat ke kandang Madura United.
Bagaimana Kuncoro melihat hasil buruk yang didapat PSIS pada beberapa laga terakhir mereka? Simak di bawah ini.
Bukan Takaran
Sementara itu, Kuncoro menilai bahwa rangkaian hasil buruk yang diraih PSIS pada sejumlah pertandingan terakhir mereka sama sekali bukan patokan kualitas Laskar Mahesa Jenar. Menurut pelatih berusia 46 tahun tersebut, terlepas dari hasil tersebut, PSIS tetaplah tim apik.
"Mungkin mereka terkendala di aspek mental akibat hasil tersebut. Namun, sekali mereka bangkit, akan sangat berbahaya," papar Kuncoro.
"Kami harus sangat waspada, mengantisipasi kebangkitan mental mereka pada pertandingan lawan Arema," imbuhnya.
Soroti Faktor Banur
Pada pertemuan timnya dengan PSIS, Kuncoro secara khusus menyoroti keberadaan sosok Bambang Nurdiansyah di kubu Laskar Mahesa Jenar. Pelatih anyar PSIS tersebut dinilainya mulai memberi pengaruh pada permainan Hari Nur dan kawan-kawan.
"Cara bermain yang dilatihkan seorang pelatih biasanya tak jauh bedadari cara bermainnya ketika masih menjadi pemain. Ketika masih main, ia suka bola-bola pendek," ujar Kuncoro.
"Ia juga mengandalkan penguasaan bola, yang menjadi tren saat ini," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Imbangi Arema, PSIS Mengaku di Luar Ekspektasi
Bola Indonesia 31 Agustus 2019, 22:49
-
Highlights Shopee Liga 1 2019: Arema FC 1-1 PSIS Semarang
Open Play 31 Agustus 2019, 21:17
-
Hasil Pertandingan Arema FC vs PSIS Semarang: Skor 1-1
Bola Indonesia 31 Agustus 2019, 20:56
-
Pengibaran Merah Putih Raksasa Awali Laga Arema Kontra PSIS Semarang
Bola Indonesia 31 Agustus 2019, 19:55
-
Prediksi Arema FC vs PSIS Semarang 31 Agustus 2019
Bola Indonesia 31 Agustus 2019, 10:01
LATEST UPDATE
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR