Bola.net - Meski banyak upaya untuk menjegal langkah mereka, Tim Sembilan tetap optimistis. Tim yang dibentuk Kemenpora untuk membenahi karut-marut sepakbola Indonesia ini yakin bakal bisa menyelesaikan tugas mereka dengan baik.
"Kami optimistis bisa menyelesaikan tugas kami, seperti yang ditugaskan," ujar salah satu anggota Tim Sembilan, Gatot S Dewa Broto pada Bola.net.
"Kami hanya ingin sepakbola Indonesia kondusif," sambungnya.
Sebelumnya, untuk membereskan permasalahan di sepakbola Indonesia, Kemenpora membentuk Tim Sembilan. Tim ini secara resmi diumumkan Jumat (02/01) lalu.
Tim ini terdiri dari sembilan anggota dengan latar belakang beragam, mulai akademisi sampai salah seorang eks deputi Komisi Pemberantasan Korupsi. Terpilih sebagai koordinator tim ini adalah Oegroseno, mantan Wakapolri.
Lebih lanjut, Gatot tak menampik bahwa kerja Tim Sembilan mirip dengan Independent Soccer Review Committee, yang dibentuk Kementerian Olahraga Australia pada 2003 lalu. Komite ini dikenal dengan dengan laporannya yang dinamai Crawford Report, mengacu pada nama ketua komite tersebut, David Crawford.
Sebagai dampak dari laporan tersebut, para pengurus lama federasi sepakbola Australia, Soccer Australia mengundurkan diri secara massal. Setelahnya, sebagai pengganti Soccer Australia, dibentuklah Football Federation Australia yang dipimpin Frank Lowy.
"Semoga tim ini bisa membuat sepakbola Indonesia lebih baik," tandasnya. [initial]
(den/pra)
"Kami optimistis bisa menyelesaikan tugas kami, seperti yang ditugaskan," ujar salah satu anggota Tim Sembilan, Gatot S Dewa Broto pada Bola.net.
"Kami hanya ingin sepakbola Indonesia kondusif," sambungnya.
Sebelumnya, untuk membereskan permasalahan di sepakbola Indonesia, Kemenpora membentuk Tim Sembilan. Tim ini secara resmi diumumkan Jumat (02/01) lalu.
Tim ini terdiri dari sembilan anggota dengan latar belakang beragam, mulai akademisi sampai salah seorang eks deputi Komisi Pemberantasan Korupsi. Terpilih sebagai koordinator tim ini adalah Oegroseno, mantan Wakapolri.
Lebih lanjut, Gatot tak menampik bahwa kerja Tim Sembilan mirip dengan Independent Soccer Review Committee, yang dibentuk Kementerian Olahraga Australia pada 2003 lalu. Komite ini dikenal dengan dengan laporannya yang dinamai Crawford Report, mengacu pada nama ketua komite tersebut, David Crawford.
Sebagai dampak dari laporan tersebut, para pengurus lama federasi sepakbola Australia, Soccer Australia mengundurkan diri secara massal. Setelahnya, sebagai pengganti Soccer Australia, dibentuklah Football Federation Australia yang dipimpin Frank Lowy.
"Semoga tim ini bisa membuat sepakbola Indonesia lebih baik," tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Soal PSSI, Agum Minta Menpora Berhati-hati
- Tim Sembilan Bakal Jalin Komunikasi dengan FIFA
- Cari Tahu Sumber Dana Tim Sembilan, Forum Asprov PSSI Lapor KPK
- Dana Tim Sembilan Kemenpora Dipertanyakan
- Banyak Ditentang, Tim Sembilan Bergeming
- Forum Asprov PSSI Minta Menpora Diganti
- 'Pembentukan Tim Sembilan Bukan Intervensi Pada PSSI'
- Suporter Madura Pertanyakan Sikap PSSI
- Tim Sembilan Diharapkan Bisa Benahi Sepakbola Indonesia
- Roy Suryo Sebut Ada Settingan untuk Merusak PSSI
- Roy Suryo: Pembentukan Tim Sembilan Tidak Relevan
- Anggaran Tim Sembilan Kemenpora Bertentangan dengan Efisiensi
- Bambang Nurdiansyah: Tim Sembilan Jangan Urusi Dapur PSSI
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Lebih Baik Pemerintah Datangkan Konsultan Dari Brasil'
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 22:07
-
Terkait Tim Sembilan, Ini Tanggapan Arema Cronus
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 21:42
-
Mulai Besok, Tim Sembilan Buka Pintu Informasi Lebar-Lebar
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 18:44
-
Tim Sembilan Yakin Bakal Didukung Masyarakat
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 18:36
-
Panen Kecaman, Ini Kekhawatiran Tim Sembilan
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 17:47
LATEST UPDATE
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
-
Aston Villa Boyong Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri: Transfer Ganda Pasukan Unai Emery
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:33
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus: Bali ke Turin, Bakal jadi Kiper Pelapis?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:48
-
Paul Pogba Resmi Tinggalkan AS Monaco, Kini Berstatus Tanpa Klub
Liga Eropa Lain 19 Agustus 2026, 17:36
-
Benarkah Rizky Ridho Dicoret dari Daftar Pemain Timnas Indonesia?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:12
-
Manchester United Selangkah Lagi Rekrut Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 17:06
-
Mentalitas Comeback Persib Bandung yang Terus Terjaga
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 16:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR