"Kasihan adik-adik yang sedang Unas. Kasihan masyarakat Malang. Kemarin ada perempuan ketakutan di situ, diteror, kasihan kan," kata Kapolres Malang Kota, AKBP Decky Hendarsono di Malang, Rabu (6/4).
Pihak keamanan bertindak tegas kepada Aremania yang melakukan konvoi. Perayaan kemenangan Arema sudah dirasakan cukup, karena itu dilakukan penilangan jika terjadi pelanggaran lalu lintas.
"Para peserta konvoi yang melanggar lalu lintas langsung ditilang. Dilarang berboncengan tiga, mobil box juga tidak boleh digunakan mengangkut orang, karena memang bukan peruntukannya," terangnya.
Pihak keamanan tidak memberikan izin konvoi. Para pengguna jalan harus melengkapi diri seperti pengguna jalan lain.
"Konvoi tidak diperbolehkan, harus dirayakan di masing-masing wilayah. Tidak boleh yang kabupaten masuk ke Kota Malang. Konvoi yang dilayani di kota saja. Yang melanggar akan kita tilang," katanya.
Decky mengaku telah melakukan koordinasi dengan para koordinator Aremania agar bisa kondusif. Para personel juga disiagakan, termasuk dari Brimob Polda Jawa Timur.
"Kita sudahi konvoi. Saya cukupkan. Tidak pakai helm akan ditangkap per hari ini. Tadi sudah ada kesepakatan. Ada penanggungjawabnya, ada seniornya," katanya.
Sementara itu di depan Stasiun Kota Baru didirikan dua pos tenda pengamanan. Stasiun Kota Baru menjadi tempat berkumpul Aremania, karena memang berdekatan dengan Kantor Arema Cronus, dan patung Singga yang menjadi identitas. Puluhan Aremania ditilang, bahkan sebagian berusaha dibubarkan.
Udin Muharto, salah satu koordinator konvoi berusaha melobi Kapolresta. Namun konvoi tidak mendapat izin, kendati para Aremania sudah banyak berkumpul. Kapolres minta jaminan tidak terjadi pelanggaran.
"Koordinasi dengan Kapolres soal konvoi. Aremania diminta pakai helm, kita lakukan koordinasi," katanya. [initial]
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Flare, Penyebab Aremania Tak Terpilih Sebagai Suporter Terbaik
Bola Indonesia 6 April 2016, 20:05
-
Bela Bobotoh, Yeyen Tumena Bantah Statement Kapolda Jatim
Bola Indonesia 6 April 2016, 19:53
-
UN Jadi Alasan Larangan Konvoi Aremania
Bola Indonesia 6 April 2016, 16:41
-
Aparat Kepolisian Tindak Tegas Konvoi Liar Aremania
Bola Indonesia 6 April 2016, 14:25
-
Pelaku Perusakan Konvoi Aremania Terus Bertambah
Bola Indonesia 6 April 2016, 13:56
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25


















KOMENTAR