
Bola.net - Tim medis PSM Makassar telah melakukan serangkaian tes medis untuk mengetahui kondisi fisik 22 pemain, minus La Mursalim, awal pekan lalu. Dari tes tersebut, hasil tes VO2 Max pemain cukup melegakan manajemen PT PSM.
Pasalnya, lebih dari 50 persen atau 13 pemain masuk dalam kategori Excellent. Tes VO2 Max adalah tes untuk mengukur kemampuan jantung dan paru-paru. Saat tes dilakukan, hanya La Mursalim yang tidak menjalani tes karena masih mengikuti training sebagai anggota TNI AD.
"Manajemen telah menerima laporan mengenai beberapa hasil tes fisik pemain dari tim medis. Dari laporan tim medis, 13 pemain PSM masuk kategori excellent atau sangat baik untuk VO2 Max. Yang lainnya hanya masuk kategori baik," kata Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina. Jumat (23/8/2013).
Mereka yang meraih hasil excellent adalah I Ketut Mahendra, Andi Oddang, Handi Hamzah, M Jufri, Satrio Syam, Syamsul Chaeruddin, Muhammad Asrul Yunus, Qifly Tamarah, Aswar Syamsuddin, Rasyid Assyahid Bakri, Kurniawan Karman, Kaharuddin Salam, dan pemain anyar Abdul "Abanda" Rahman.
Sementara sembilan pemain lainnya hasilnya hanya dikategorikan "baik". Fisioterapis PSM, Immanuel Maulang, menjelaskan, dari hasil tes mengindikasikan 13 pemain memiliki tingkat kemampuan kapasitas jantung dan paru-paru dalam kondisi sangat baik.
"13 pemain memiliki daya tahan yang lebih lama untuk bertahan di lapangan. Namun hasil tes ini bisa saja berubah beberapa bulan ke depan tergantung kondisi pemain dan bagaimana mereka menjaga stamina," ujarnya.
Tes fisik seperti ini, kata Nuel, sebaiknya dilaksanakan tiga bulan sekali. Hal ini untuk mengetahui kondisi fisik pemain secara simultan.
Sementara untuk pemain yang hanya dikategorikan "baik" saja, kata Nuel, akan kembali dipantau latihan dan aktivitas fisiknya. Tujuannya agar terjadi peningkatan ke kategori "Excellent".
"Saya juga lihat ada beberapa pemain memiliki berat tubuh berlebih sehingga menjadikan postur tubuhnya tidak ideal. Padahal kelebihan berat badan juga sangat mempengaruhi stamina dan pergerakan di lapangan," sambungnya. sembari enggan menyebutkan nama-nama pemain kelebihan berat badan tersebut.
Saran Nuel, sebaiknya ada program khusus untuk pemain dengan berat badan berlebih termasuk menjaga asupan makanan yang masuk. "Pemain tidak perlu makan terlalu banyak, yang penting asupan gizinya terpenuhi. Supaya staminanya tetap bagus meski 90 menit berlari di lapangan," jelasnya.
Nama-nama yang masuk kategori Excellent memang dihuni oleh pemain-pemain yang dikenal mempunyai kecepatan dan mobilitas tinggi di dalam lapangan. (nda/dzi)
Pasalnya, lebih dari 50 persen atau 13 pemain masuk dalam kategori Excellent. Tes VO2 Max adalah tes untuk mengukur kemampuan jantung dan paru-paru. Saat tes dilakukan, hanya La Mursalim yang tidak menjalani tes karena masih mengikuti training sebagai anggota TNI AD.
"Manajemen telah menerima laporan mengenai beberapa hasil tes fisik pemain dari tim medis. Dari laporan tim medis, 13 pemain PSM masuk kategori excellent atau sangat baik untuk VO2 Max. Yang lainnya hanya masuk kategori baik," kata Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina. Jumat (23/8/2013).
Mereka yang meraih hasil excellent adalah I Ketut Mahendra, Andi Oddang, Handi Hamzah, M Jufri, Satrio Syam, Syamsul Chaeruddin, Muhammad Asrul Yunus, Qifly Tamarah, Aswar Syamsuddin, Rasyid Assyahid Bakri, Kurniawan Karman, Kaharuddin Salam, dan pemain anyar Abdul "Abanda" Rahman.
Sementara sembilan pemain lainnya hasilnya hanya dikategorikan "baik". Fisioterapis PSM, Immanuel Maulang, menjelaskan, dari hasil tes mengindikasikan 13 pemain memiliki tingkat kemampuan kapasitas jantung dan paru-paru dalam kondisi sangat baik.
"13 pemain memiliki daya tahan yang lebih lama untuk bertahan di lapangan. Namun hasil tes ini bisa saja berubah beberapa bulan ke depan tergantung kondisi pemain dan bagaimana mereka menjaga stamina," ujarnya.
Tes fisik seperti ini, kata Nuel, sebaiknya dilaksanakan tiga bulan sekali. Hal ini untuk mengetahui kondisi fisik pemain secara simultan.
Sementara untuk pemain yang hanya dikategorikan "baik" saja, kata Nuel, akan kembali dipantau latihan dan aktivitas fisiknya. Tujuannya agar terjadi peningkatan ke kategori "Excellent".
"Saya juga lihat ada beberapa pemain memiliki berat tubuh berlebih sehingga menjadikan postur tubuhnya tidak ideal. Padahal kelebihan berat badan juga sangat mempengaruhi stamina dan pergerakan di lapangan," sambungnya. sembari enggan menyebutkan nama-nama pemain kelebihan berat badan tersebut.
Saran Nuel, sebaiknya ada program khusus untuk pemain dengan berat badan berlebih termasuk menjaga asupan makanan yang masuk. "Pemain tidak perlu makan terlalu banyak, yang penting asupan gizinya terpenuhi. Supaya staminanya tetap bagus meski 90 menit berlari di lapangan," jelasnya.
Nama-nama yang masuk kategori Excellent memang dihuni oleh pemain-pemain yang dikenal mempunyai kecepatan dan mobilitas tinggi di dalam lapangan. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PT LI Dorong PT LPIS Selesaikan Kompetisi Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 23 Agustus 2013, 22:03
-
Pro Duta FC Tak Akan Ubah Karakter Permainan
Bola Indonesia 23 Agustus 2013, 21:00
-
Siapkan Rencana Cadangan, Persema Jajaki Stasiun Televisi Lokal
Bola Indonesia 23 Agustus 2013, 20:30
-
Laga PSM Diundur, Imran Matangkan Strategi
Bola Indonesia 23 Agustus 2013, 20:15
-
Persema Pesimis Gandeng Kompas TV
Bola Indonesia 23 Agustus 2013, 19:46
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR