Bola.net - Konflik di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dipastikan kembali meruncing. Pemicunya, perdebatan terkait voters yang berhak menghadiri Kongres Tahunan PSSI pada Juni mendatang.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Hadiyandra, mengatakan voters untuk Kongres Tahunan tersebut yakni seperti yang tertuang dalam SKI Ketua Umum PSSI No: SKEP/32/JAH/III/2013 tertanggal 8 Maret 2013 tentang 100 voters peserta Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, pada 17 Maret silam.
Bertolak dari penegasan tersebut, Hadiyandra meralat surat PSSI yang sudah sempat dikirim kepada KONI Provinsi terkait dualisme kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI, terutama terhadap 18 Pengprov PSSI yang dianggap bermasalah.
Semula, melalui suratnya, PSSI meminta KONI Provinsi melakukan mediasi untuk penyatuan dualisme Pengprov PSSI. Sehingga, pada Kongres bulan Juni, Pengprov PSSI hanya ada satu.
Polemik voters tersebut, menjadi ramai karena sebanyak 18 Pengprov tidak boleh mengikuti KLB pada 17 Maret. Padahal, mereka resmi mengantongi Surat Keterangan (SK) dan dilantik Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin.
pengamat sepak bola, Tondo Widodo mengatakan jika voters Solo yang berlaku di KLB 17 Maret 2013, hanya berhak untuk bersuara dan memutuskan tiga agenda yang tercantum di MoU.
"Sedangkan agenda di luar itu, yang berhak adalah voter sesuai Statuta," kata Tondo.
Sementara itu, Direktur Organisasi dan Keanggotaan PSSI, Agus Yasmin, menyatakan tidak perlu lagi mempersoalkan hasil KLB yang berada di luar agenda FIFA dan MoU.
Agus menegaskan, upaya memaksakan voters dalam Kongres Juni mendatang, adalah upaya penguatan terhadap kelompok tertentu, yang berdampak munculnya lagi dualisme.
"Surat FIFA yang disampaikan kepada Farid Rahman selaku Wakil Ketua Umum PSSI, tertanggal 22 Maret, jelas menyatakan KLB hanya melaksanakan tiga agenda. Yakni, perubahan statuta, penyatuan liga dan pengembalian empat Exco. Tentunya, di luar itu merupakan produk yang tidak sah," tutup Agus. (esa/dzi)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Hadiyandra, mengatakan voters untuk Kongres Tahunan tersebut yakni seperti yang tertuang dalam SKI Ketua Umum PSSI No: SKEP/32/JAH/III/2013 tertanggal 8 Maret 2013 tentang 100 voters peserta Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, pada 17 Maret silam.
Bertolak dari penegasan tersebut, Hadiyandra meralat surat PSSI yang sudah sempat dikirim kepada KONI Provinsi terkait dualisme kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI, terutama terhadap 18 Pengprov PSSI yang dianggap bermasalah.
Semula, melalui suratnya, PSSI meminta KONI Provinsi melakukan mediasi untuk penyatuan dualisme Pengprov PSSI. Sehingga, pada Kongres bulan Juni, Pengprov PSSI hanya ada satu.
Polemik voters tersebut, menjadi ramai karena sebanyak 18 Pengprov tidak boleh mengikuti KLB pada 17 Maret. Padahal, mereka resmi mengantongi Surat Keterangan (SK) dan dilantik Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin.
pengamat sepak bola, Tondo Widodo mengatakan jika voters Solo yang berlaku di KLB 17 Maret 2013, hanya berhak untuk bersuara dan memutuskan tiga agenda yang tercantum di MoU.
"Sedangkan agenda di luar itu, yang berhak adalah voter sesuai Statuta," kata Tondo.
Sementara itu, Direktur Organisasi dan Keanggotaan PSSI, Agus Yasmin, menyatakan tidak perlu lagi mempersoalkan hasil KLB yang berada di luar agenda FIFA dan MoU.
Agus menegaskan, upaya memaksakan voters dalam Kongres Juni mendatang, adalah upaya penguatan terhadap kelompok tertentu, yang berdampak munculnya lagi dualisme.
"Surat FIFA yang disampaikan kepada Farid Rahman selaku Wakil Ketua Umum PSSI, tertanggal 22 Maret, jelas menyatakan KLB hanya melaksanakan tiga agenda. Yakni, perubahan statuta, penyatuan liga dan pengembalian empat Exco. Tentunya, di luar itu merupakan produk yang tidak sah," tutup Agus. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Voters Kongres Tahunan PSSI Diminta Sesuai Statuta
Bola Indonesia 2 April 2013, 21:38
-
Posisi Hadiyandra Sebagai Sekjen PSSI Dipertanyakan
Bola Indonesia 2 April 2013, 21:17
-
PSSI Ralat Surat ke KONI Daerah
Bola Indonesia 29 Maret 2013, 18:30
-
Hadiyandra Bicara Tentang Aksi WO Enam Exco PSSI
Bola Indonesia 26 Maret 2013, 20:00
-
Enam Exco Terhukum Dipastikan Absen Dalam Rapat
Bola Indonesia 26 Maret 2013, 19:15
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
-
Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 21:10
-
Prediksi Crystal Palace vs Rayo 28 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 26 Mei 2026, 20:25
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR