Bola.net - Niat manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) untuk mengelola Stadion Andi Mattalatta, Makassar, sepertinya akan sulit terwujud. Pasalnya, Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) yang menaungi Stadion Andi Mattalatta, tidak akan memberikan hak pengelolaan stadion kepada manajemen.
Alasannya, berkaitan dengan kepentingan orang banyak. Menurut pihak YOSS, bukan hanya PSM saja yang akan menggunakan stadion tersebut.
"Ada kegiatan olahraga lain yang biasa dilakukan di stadion seperti atletik dan lainnya," ujar manajer stadion, Mirdan Midding.
Karena itu, Mirdan meminta kepada semua elemen masyarakat termasuk suporter fanatik PSM agar bisa mengerti akan hal itu. Apalagi, kata Mirdan, PSM sekarang berbentuk perusahaan yang dikelola pihak swasta yaitu PT PSM.
"Kita tidak bisa lagi melihat PSM sebagai perserikatan yang merupakan aset daerah, karena sudah berbadan hukum dan orientasi bisnis. Kiranya suporter harus sadari itu, supaya bisa berpikir dan bertindak secara logis serta proporsional," tuturnya.
Tambah Mirdan, YOSS memiliki pegangan sehingga sulit memberikan sepenuhnya pengelolaan stadion kepada pihak lain. Ini berdasarkan kesepakatan pada rapat KONI tahun 1978 yang memberikan kewenangan pada YOSS sebagai penanggung jawab pengelolaan stadion.
"Kalau diberikan artinya melanggar aturan," ujar Mirdan.
Meski demikian, Mirdan mengaku tidak menutup peluang YOSS dan manajemen PT PSM bisa duduk bersama untuk membicarakan masalah stadion.
"Kita tunggu itikad baik mereka (PT PSM). Kita bisa duduk bersama lagi dan berbicara masalah ini, demi pembinaan olahraga serta kepentingan orang banyak," katanya.[initial]
(nda/dzi)
Alasannya, berkaitan dengan kepentingan orang banyak. Menurut pihak YOSS, bukan hanya PSM saja yang akan menggunakan stadion tersebut.
"Ada kegiatan olahraga lain yang biasa dilakukan di stadion seperti atletik dan lainnya," ujar manajer stadion, Mirdan Midding.
Karena itu, Mirdan meminta kepada semua elemen masyarakat termasuk suporter fanatik PSM agar bisa mengerti akan hal itu. Apalagi, kata Mirdan, PSM sekarang berbentuk perusahaan yang dikelola pihak swasta yaitu PT PSM.
"Kita tidak bisa lagi melihat PSM sebagai perserikatan yang merupakan aset daerah, karena sudah berbadan hukum dan orientasi bisnis. Kiranya suporter harus sadari itu, supaya bisa berpikir dan bertindak secara logis serta proporsional," tuturnya.
Tambah Mirdan, YOSS memiliki pegangan sehingga sulit memberikan sepenuhnya pengelolaan stadion kepada pihak lain. Ini berdasarkan kesepakatan pada rapat KONI tahun 1978 yang memberikan kewenangan pada YOSS sebagai penanggung jawab pengelolaan stadion.
"Kalau diberikan artinya melanggar aturan," ujar Mirdan.
Meski demikian, Mirdan mengaku tidak menutup peluang YOSS dan manajemen PT PSM bisa duduk bersama untuk membicarakan masalah stadion.
"Kita tunggu itikad baik mereka (PT PSM). Kita bisa duduk bersama lagi dan berbicara masalah ini, demi pembinaan olahraga serta kepentingan orang banyak," katanya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Desember, Pembinaan Usia Dini PSM Terbentuk
Bola Indonesia 18 November 2013, 21:44
-
ADS Sarankan PSM Pilih Stadion Mandiri di Parepare
Bola Indonesia 18 November 2013, 21:26
-
YOSS Sulit Berikan Hak Pengelolaan Stadion Kepada PSM
Bola Indonesia 18 November 2013, 21:22
-
PSM: Coret 5 Pemain, 7 Pemain Harus Ikut Seleksi Lagi
Bola Indonesia 17 November 2013, 20:00
-
PSM Makassar Pertahankan 12 Pemain
Bola Indonesia 17 November 2013, 19:42
LATEST UPDATE
-
Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 21:10
-
Prediksi Crystal Palace vs Rayo 28 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 26 Mei 2026, 20:25
-
Ternyata, Ini Cara Michael Carrick Bikin MU Kembali Garang!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 19:10
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR