Bola.net - Gosipnya sudah bocor pekan lalu, tapi baru Kamis (18/6/2020) kemarin Chelsea mengonfirmasi perekrutan Timo Werner dari RB Leipzig. The Blues sukses mendapatkan salah satu striker muda terbaik di Eropa.
Striker Jerman ini bakal tiba di Stamford Bridge pada bulan Juli 2020 mendatang. Kabarnya Chelsea bersedia menggelontorkan 53 juta euro untuk mendapatkan Werner dari RB Leipzig.
Transfer ini merupakan bentuk ambisi The Blues, juga bentuk dukungan terhadap Frank Lampard. Setelah sempat kesulitan karena embargo transfer, The Blues langsung bergerak bahkan sebelum bursa transfer dibuka.
Selain Werner, Chelsea pun berhasil mendapatkan Hakim Ziyech dari Ajax Amsterdam pada Januari 2020 lalu. Musim ini belum selesai, tapi Chelsea sudah mulai membentuk skuad untuk musim depan.
Kini, setelah Werner Resmi bergabung, ada 3 kemungkinan starting XI yang bakal dipilih Lampard menurut Omnisport. Apa saja? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Opsi satu: 4-3-3
So, it's official...
— Omnisport (@OmnisportNews) June 18, 2020
Timo Werner is heading to Chelsea!
We've looked at a few possible formations Frank Lampard might employ with the Germany striker next season.
Which do you think is best? Let's start with a look at this 4-3-3...#CFC pic.twitter.com/1Rj7i7qi9p
Kepa; James, Christensen, Rudiger, Alonso; Jorginho, Kante, Kovacic; Pulisic, Werner, Ziyech.
Formasi yang paling sering digunakan Chelsea pada musim 2019/20 ini. Jorginho bermain sebagai deep-lying playmaker, dengan N'Golo Kante turun sedikit di depan.
Chelsea bakal bermain ofensif dengan gaya bermain ini. Biasanya Kante akan menerobos ke depan, lalu mengejar tak kenal lelah saat kehilangan bola.
Permainan Kante ini bakal mengutungkan Werner di lini serang, yang punya ruang lebih untuk bergerak. Juga, Werner bakal mendapatkan dukungan dari Ziyech dan Pulisic di kedua sisinya.
Opsi dua: 4-2-3-1
Possibly Werner could also lead the line in a 4-2-3-1...#CFC pic.twitter.com/SKsecsEvYw
— Omnisport (@OmnisportNews) June 18, 2020
Kepa; James, Christensen, Rudiger, Alonso; Jorginho, Kovacic; Hudson-Odoi, Mount, Ziyech; Werner.
Bermain dengan formasi ini berarti Lampard bisa memaksimalkan potensi Mason Mount sebagai gelandang serang. Kreativitas Mount bakal didukung oleh Ziyech dan Hudson-Odoi di kedua sisinya.
Sayangnya, formasi ini pun berarti harus mengorbankan Pulisic. Musim ini Pulisic belum benar-benar membuktikan diri, cedera mengganggu proses adaptasinya.
Di lini tengah, kombinasi Jorginho-Kovacic sudah terbukti ampuh. Keduanya sama-sama bermain tenang, dengan Jorginho yang bermain lebih defensif.
Opsi tiga: 3-4-3
Or maybe even out left in 3-4-3? Or as part of a two up top with Abraham?#CFC pic.twitter.com/aYxU5uuNGW
— Omnisport (@OmnisportNews) June 18, 2020
Kepa; Azpilicueta, Rudiger, Christensen; James, Jorginho, Kovacic, Alonso; Werner, Abraham, Ziyech.
Sejak gosipnya mengudara, kedatangan Timo Werner dikhawatirkan bakal mengganggu perkembangan striker muda Chelsea, Tammy Abraham. Namun, bagaimana jika Lampard bisa memainkan keduanya bersama?
Werner memang bermain sebagai striker utama, tapi dia punya kemampuan lebih dari itu. Semasa membela Leipzig, Werner pernah bermain di kiri, juga rajin menjemput bola ke belakang.
Artinya, Werner pun tidak akan kesulitan jika dimainkan di sisi kiri, yang berarti bakal memberi ruang untuk Tammy Abraham di pos striker utama.
Sumber: Omnisport
Baca ini juga ya!
- Ada Salah, Maguire dan Kane, Ini Dream Team Premier League Versi Mia Khalifa
- Marcus Rashford Lebih Cocok Main Winger Kiri atau Jadi Striker? Solskjaer Akhirnya Menjawab
- Diincar MU dan Liverpool, Begini Respon Raul Jimenez
- Timo Werner, Mesin Pencetak Gol Baru Chelsea
- Marcus Rashford Sukses Pengaruhi Kebijakan Inggris, Solskjaer: Saya Bangga!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Diprediksi Bisa Atasi Perlawanan Aston Villa
Liga Inggris 19 Juni 2020, 20:48
-
Diincar Chelsea, Leicester City Optimistis Bisa Pertahankan Ben Chilwell
Liga Inggris 19 Juni 2020, 18:00
-
Timo Werner dan 3 Penjualan Termahal RB Leipzig
Editorial 19 Juni 2020, 14:50
-
Editorial 19 Juni 2020, 14:08

LATEST UPDATE
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
-
Arsenal Tidak Malu-Malu: Tampil Full Menyerang Demi Amankan Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:47
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR