Sudah Ngebet Bela Timnas Indonesia, PSSI Didesak Segera Angkut Luke Vickery

Sudah Ngebet Bela Timnas Indonesia, PSSI Didesak Segera Angkut Luke Vickery
Luke Vickery saat bermain untuk Western United (c) Dok. Luke Vickery/IG @luke.vickery_

Bola.net - Ronny Pengemanan menyebut Luke Vickery sudah menunjukkan minat membela Timnas Indonesia dan pengamat sepak bola Tanah Air itu pun mendesak PSSI agar segera mempercepat proses naturalisasinya.

Pemain yang bermain di Liga Australia bersama Macarthur FC itu sebelumnya memang dikabarkan akan segera dinaturalisasi oleh PSSI. Ke depannya, Luke diproyeksikan untuk menjadi ujung tombak Timnas Indonesia dengan Ole Romeny.

Kans PSSI untuk meyakinkan tombak yang masih berusia 20 tahun berdarah Depok dari garis ibu terbuka lebar, mengingat kelahiran Hawaii, AS, sudah memberikan lampu hijau terkait keinginannya membela timnas leluhur.

Bahkan, menurut Ronny Pangemanan, Luke Vickery sudah begitu ngebet untuk segera bergabung dengan Jay Idzes dan kawan-kawan.

"Poin pentingnya, Luke Vickery sudah ngebet, sudah ingin sekali untuk dinaturalisasi. Dia siap, dia membuka diri untuk bermain di Tim Nasional Indonesia," kata Ronny Pangemanan via kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan.

1 dari 3 halaman

Komunikasi Sudah Terjalin

Aksi John Herdman pada laga Timnas Indonesia lawan Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3) (c) M. Iqbal Ichsan

Aksi John Herdman pada laga Timnas Indonesia lawan Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3) (c) M. Iqbal Ichsan

Luke Vickery disebutkan juga diam-diam telah menjalin komunikasi dengan John Herdman selaku juru taktik Skuad Garuda.

"Dia sudah mengatakan beberapa kali terjalin hubungan pembicaraan atau berkomunikasi dengan pelatih John Herdman," tukas Ropan, panggilan akrab Ronny Pangemanan.

Menurut Ropan, PSSI kudu gerak cepat. Soalnya, Luke Vickery bisa memilih tiga negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat, serta Australia.

"Dia punya darah Indonesia. Lahir di Hawaii. Ayah Australia dan ibu Amerika. Jadi dia punya tiga sebenarnya yang dia bisa pilih. Apakah Australia menjadi warga negara di sana, Amerika atau Indonesia," tutur Ropan.

2 dari 3 halaman

Semangat Loloskan Indonesia ke Piala Dunia

Para pemain Timnas Indonesia pada laga lawan Bulgaria di final FIFA Series, Senin (30/3/2026) (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Para pemain Timnas Indonesia pada laga lawan Bulgaria di final FIFA Series, Senin (30/3/2026) (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Kabar baiknya, Luke Vickery lebih memilih membela panji-panji kebesaran Merah Putih. Ia juga menyatakan siap mewujudkan mimpi Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2023.

"Kalau bicara dengan Indonesia dari sisi ibunya. Karena mama dari ibunya atau omanya atau neneknya, itu punya darah Indonesia. Kalau dilihat, Luke Vickery justru sangat tertarik untuk bermain di Timnas Indonesia," tegas Ropan.

"Bahkan dia ingin bersama-sama dengan Jay Idzes dan kawan-kawan untuk membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Itu selaras juga dengan ambisi target yang sedang diusung oleh John Herdman."

3 dari 3 halaman

Sinyal Penambahan Pemain dari John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman memberikan tos kepada Calvin Verdonk dan Jay Idzes (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman memberikan tos kepada Calvin Verdonk dan Jay Idzes (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Sebelumnya, usai perhelatan FIFA Series 2026, John Herdman menegaskan bahwa dirinya akan melakukan penambahkan pemain, terlebih di sektor gedor.

Kehadiran darah segar seperti Luke Vickery sangat dibutuhkan, terlebih di Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia yang rencananya akan dimulai tahun 2027.

"John Herdman sudah mengatakan, dengan melihat tim kemarin usai melawan Bulgaria akan ada penambahan pemain untuk mempertebal kekuatan timnas kita. Maka John Herdman yakin timnas kita bisa berlari dengan baik, kencang, terbang tinggi di kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia," kata Ropan.

"Kita bisa berbicara banyak dan bisa lolos ke Piala Dunia 2030. Itu target dari John Herdman. Tapi itu kan masih jauh. Yang paling dekat dulu, 2026 ini dituntaskan, termasuk FIFA matchday pada Juni mendatang," tutup Ropan.

Disadur dari: Bola.com/Choki Sihotang/Wiwig Prayugi
Published: 9 April 2026


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL