
Bola.net - Manchester United memasuki fase transisi kepelatihan pada musim 2025/2026 ini. Kepergian Ruben Amorim membuat klub harus menunjuk sosok internal sebagai solusi sementara. Nama Darren Fletcher pun muncul ke permukaan.
Fletcher bukan figur sembarangan. Ia adalah mantan pemain yang lama memahami kultur Old Trafford dan kini dipercaya memimpin tim sebagai manajer interim. Situasi ini mengulang pola lama di tubuh Setan Merah.
Dalam sejarah modern, Manchester United cukup sering memberikan kepercayaan kepada mantan pemainnya. Hasilnya beragam, dari sekadar penahan krisis hingga sempat menyalakan harapan besar.
Rekam jejak para pendahulu inilah yang kini relevan dibedah. Rapor mereka setidaknya bisa menjadi cermin, sekaligus tolok ukur realistis bagi Darren Fletcher.
Ruud van Nistelrooy: Efektif, Tapi Terlalu Singkat

Ruud van Nistelrooy menjalani peran manajer interim dalam periode yang sangat terbatas. Ia menggantikan Erik ten Hag dan hanya memimpin tim selama dua pekan.
Dalam waktu singkat itu, hasilnya cukup impresif. Tiga kemenangan dan satu hasil imbang memberi stabilitas instan bagi tim yang sedang goyah.
Faktor jadwal juga membantu. Dua laga melawan Leicester City berhasil dimenangkan dengan meyakinkan, memberi ruang bernapas bagi skuad.
Namun, masa tugas Van Nistelrooy berakhir cepat. Ia tidak diberi ruang berkembang dan akhirnya dilepas saat Ruben Amorim masuk. Rapor singkatnya positif, tetapi tidak berkelanjutan.
Michael Carrick: Stabil, Taktis, dan Tak Terkalahkan

Michael Carrick mungkin menjadi manajer interim dengan rapor paling bersih. Ia memimpin United selama sepuluh hari tanpa satu pun kekalahan.
Carrick menunjukkan kedewasaan taktik. Ia berani mengubah formasi dan mengambil keputusan besar, termasuk mencadangkan Cristiano Ronaldo dalam laga penting.
Hasilnya tidak main-main. Kemenangan di Villarreal dan Arsenal, serta hasil imbang di markas Chelsea, memperlihatkan kontrol permainan yang rapi.
Sayangnya, Carrick memilih pergi. Keputusannya meninggalkan klub justru menambah kesan bahwa United kehilangan figur potensial yang memahami sepak bola modern dan kultur internal.
Ryan Giggs: Awal Romantis yang Singkat

Ryan Giggs menjadi mantan pemain pertama yang dipercaya memimpin MU di era pasca-Sir Alex Ferguson. Ia ditunjuk sebagai manajer interim pada akhir musim 2013/2014, menggantikan David Moyes.
Penunjukan Giggs membawa nuansa emosional. Ia adalah ikon klub, figur yang dihormati di ruang ganti, dan simbol kejayaan United selama dua dekade.
Namun, masa jabatannya sangat singkat. Giggs hanya memimpin empat pertandingan, dengan hasil yang tidak sepenuhnya stabil meski sempat membuka debutnya dengan kemenangan telak.
Rapor Giggs lebih mencerminkan peran transisi. Ia membantu menutup musim yang kacau, tetapi belum cukup bukti untuk menilai kapasitasnya sebagai manajer penuh waktu.
Ole Gunnar Solskjaer: Dari Dongeng ke Kenyataan Pahit

Ole Gunnar Solskjaer adalah contoh paling kompleks. Ia memulai sebagai manajer interim dengan performa nyaris sempurna dan atmosfer yang kembali hidup.
Delapan kemenangan beruntun dan comeback legendaris di markas PSG mengubah arah klub. Solskjaer kemudian diangkat sebagai manajer permanen.
Namun, fase permanen justru membuka kelemahan. Konsistensi hilang, keputusan taktik kerap dipertanyakan, dan United gagal meraih trofi.
Meski sempat finis runner-up Premier League, era Solskjaer berakhir dengan kemerosotan tajam. Rapor akhirnya menunjukkan bahwa romantisme saja tidak cukup untuk bertahan di kursi panas Old Trafford.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST UPDATE
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
-
Arsenal vs Liverpool: Ibarat Misi Mustahil untuk The Reds
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:28
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR