Karier Ole Gunnar Solskjaer Setelah Tinggalkan Manchester United: Dari Pengamat UEFA hingga Petualangan Singkat di Turki

Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer belakangan disebut-sebut menjadi calon terdepan untuk mengisi posisi manajer tetap Manchester United, pekerjaan yang pernah ia jalani pada periode 2018 hingga 2021 silam.
Solskjaer resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester United pada November 2021, menutup hampir tiga tahun masa kepemimpinannya di Old Trafford.
Mantan striker legendaris MU itu sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih interim pada akhir 2018 menggantikan Jose Mourinho, sebelum dipercaya menangani tim secara permanen pada 2019.
Meski akhirnya didepak, warisan Solskjaer di MU tetap meninggalkan catatan penting dalam sejarah klub pasca-era Sir Alex Ferguson.
Selama melatih Setan Merah, Solskjaer sukses membawa MU finis di posisi tiga besar Premier League dalam dua musim beruntun, sebuah pencapaian yang belum pernah dilakukan pelatih lain sejak Ferguson pensiun pada 2013.
Ia juga mengantar MU ke final Liga Europa 2020/2021, meski harus puas sebagai runner-up setelah kalah adu penalti dari Villarreal.
Finis di posisi kedua liga pada 2021 juga menempatkan namanya sejajar dengan Mourinho sebagai pelatih tersukses MU pasca-Ferguson.
Sebagai pemain, Solskjaer adalah ikon klub dengan lebih dari 200 penampilan, enam gelar Premier League, serta treble legendaris 1999.
Solskjaer Pulang Kampung

Usai meninggalkan MU, Solskjaer tidak langsung kembali ke dunia kepelatihan elite.
Pada September 2022, ia memilih membantu klub kampung halamannya, Kristiansund, dengan melatih tim U-14 secara sukarela, tim yang saat itu diperkuat putranya, Elijah.
Langkah ini menunjukkan sisi lain Solskjaer sebagai figur yang tetap dekat dengan akar sepak bola dan pembinaan usia muda, jauh dari sorotan besar kompetisi top Eropa.
Solskjaer Bekerja di UEFA

Sejak 2023, Solskjaer juga aktif sebagai pengamat teknis UEFA. Dalam peran ini, ia menganalisis pertandingan dari sudut pandang kepelatihan menggunakan berbagai sudut kamera, menyusun laporan taktik, serta memberikan penilaian teknis untuk kanal resmi UEFA.
Menjelang musim Liga Champions 2025/2026, Solskjaer menyebut peran tersebut memberinya kesempatan mengikuti tren sepak bola modern dari dekat, sekaligus menjaga jejaring dengan para pelaku sepak bola Eropa dalam suasana yang lebih santai.
Petualangan Solskjaer di Turki

Babak baru karier kepelatihannya kembali terbuka pada Januari 2025 saat ia ditunjuk sebagai pelatih kepala Besiktas dengan kontrak satu setengah tahun.
Enam bulan pertamanya di Turki terbilang menjanjikan: delapan kemenangan dan satu hasil imbang dari 12 laga, termasuk kemenangan prestisius 2-1 atas Galatasaray yang saat itu belum terkalahkan di Süper Lig.
Namun, kebangkitan itu tak bertahan lama. Pada Agustus 2025, Solskjaer dipecat menyusul kegagalan Besiktas di kualifikasi kompetisi Eropa, tersingkir dari Liga Europa dan kalah di play-off UEFA Conference League.
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR