
Bola.net - Manchester United menelan hasil memalukan di pekan ke-15 Premier League 2023/2024. Setan Merah kalah dari tim papan bawah, Bournemouth.
Sebelum laga ini, Manchester United berada dalam kepercayaan diri tinggi. Mereka baru saja mengalahkan Chelsea di tengah pekan kemarin, sehingga mereka menatap laga ini dengan optimistis.
Bermain di Old Trafford, MU sebenarnya mengawali laga dengan cukup baik. Namun sayang mereka dihajar tanpa ampun oleh tim tamu dengan skor 3-0.
Dari kekalahan ini, ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik Setan Merah. Apa saja itu? Simak ulasannya di bawah ini.
Kalah Karena Sembrono

Pelajaran pertama dari laga ini adalah Manchester United kalah karena kesembronoan mereka sendiri.
Setan Merah sebenarnya tidak bermain buruk-buruk amat di laga ini. Mereka mendominasi laga dan terus menyerang gawang The Cherries.
Namun masalahnya adalah mereka kebobolan karena kesalahan mereka sendiri. Di gol pertama terjadi karena Scott McTominay salah umpan, sementara gol ketiga lahir karena Sofyan Amrabat tidak me-marking Phillip Billing dengan benar.
MU juga kebobolan gol keempat karena Sofyan Amrabat terlalu sembrono memberikan backpass, meski pada akhirnya gol ini dianulir VAR. Jadi kesalahan individu jadi akar masalah MU kalah di laga ini.
The Cherries Solid Dalam Bertahan

Kekalahan MU di laga ini juga disebabkan betapa disiplin Bournemouth dalam bertahan.
Sejak awal laga, Bournemouth selalu bertahan dengan seluruh pemain mereka. Sehingga lini serang MU dibuat frustrasi sekali di laga ini.
Kedisiplinan mereka saat bertahan ditambah kecepatan mereka dalam melakukan transisi dan serangan balik menjadi malapetaka utama Setan Merah di laga ini.
Lini Tengah MU Kacau

Pelajaran selanjutnya dari laga ini adalah tidak berfungsinya lini tengah MU dengan baik. Secara spesifik peran Scott McTominay dan Bruno Fernandes.
Di laga ini, McTominay kerap terlalu maju. Sehingga ia meninggalkan Sofyan Amrabat seorang diri, sehingga lini tengah MU kerap keteteran saat terjadi serangan balik.
Situasi ini diperparah dengan Bruno Fernandes yang seharusnya bertugas sebagai playmaker kesulitan mengalirkan bola ke lini serang. Sehingga lini serang MU nampak frustrasi di laga ini.
Lini Serang MU Linglung

Satu hal yang nampak jelas jadi kelemahan MU di laga ini adalah lini serang mereka yang linglung.
Entah kenapa chemistry antar para pemain menyerang MU di laga ini tidak berjalan dengan baik. Sehingga mereka banyak membuang-buang peluang di laga ini.
Situasi ini semakin buruk dengan aksi individualistis para penyerang MU sehingga mereka gagal mencetak gol di laga ini.
Kembalikan Luke Shaw ke Bek Kiri, Wahai Ten Hag!

Satu hal yang perlu dievaluasi Erik Ten Hag dari laga ini adalah keputusannya memainkan Luke Shaw sebagai bek tengah.
Memang, ada kelebihan tersendiri bagi Shaw saat dijadikan bek tengah. Ia bisa berperan sebagai ball-playing defender sehingga build up permainan bisa dimulai dari belakang.
Namun postur tubuh Shaw yang tidak begitu tinggi menjadi masalah tersendiri ketika tim lawan memiliki striker berpostur tubuh tinggi. Dan ini terlihat jelas pada skema terjadinya gol kedua The Cherries di laga ini.
Mental Medioker!

Pelajaran terakhir dari kekalahan MU di laga ini adalah Setan Merah belum punya mental sebagai tim papan atas. Mereka masih mempertahankan mental medioker mereka.
Ini terlihat bahwa sepanjang laga MU sebenarnya mendominasi pertandingan. Namun permainan mereka tidak tenang, karena mereka kebobolan gol cepat.
Alhasil serangan mereka kerap tergesa-gesa, lalu tidak ada koordinasi yang baik antar pemain. Andai mereka lebih tenang, mereka bisa memaksimalkan dominasi mereka di laga ini dan terhindar dari kekalahan.
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah, Bruno Fernandes Akui MU Banyak Lakukan Kesalahan
Liga Inggris 10 Desember 2023, 16:15
-
Anthony Martial Disoraki Suporter MU, Erik Ten Hag Membela
Liga Inggris 10 Desember 2023, 14:46
-
Bruno Fernandes Sengaja Dapat Kartu Kuning demi Absen Lawan Liverpool?
Liga Inggris 10 Desember 2023, 14:16
-
Bruno Fernandes Dipastikan Absen Lawan Liverpool
Liga Inggris 10 Desember 2023, 13:28
-
MU Dibantai Bournemouth, Bruno Fernandes Minta Maaf
Liga Inggris 10 Desember 2023, 12:14
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR