
Bola.net - Manchester United masih belum berhasil bangkit dari keterpurukan di Premier League. Laga ketiganya di Premier League 2020/2021 melawan Tottenham berakhir dengan memalukan.
Pasukan Ole Gunnar Solskjaer dibantai habis di Old Trafford pada laga Minggu (4/10/2020) malam WIB dengan skor 1-6.
Sempat di atas angin ketika mampu unggul di menit kedua lewat Bruno Fernandes, The Red Devils kemudian tampil di bawah standar dan kebobolan enam kali. Hasil tersebut pun menjadi kekalahan kandang terburuk dalam sembilan tahun ini.
Pemain-pemain yang diturunkan bahkan disebut tidak layak berkostum United. Setidaknya hal tersebut lah yang dilontarkan mantan pemain Manchester United Patrice Evra.
“Saya hancur dan saya adalah orang yang berpikir positif. Namun, saat ini saya memahami rasa sakit dari semua penggemar United karena sekarang tidak ada seorang pun di tim inti yang pantas bermain (untuk United),” kata Evra.
Apa yang dilontarkan Patrice Evra tentu merupakan sebuah kritik yang logis, mengingat beberapa pemain tampil begitu buruk di laga tersebut. Dari seluruh pemain inti di laga tersebut, lima pemain ini nampaknya perlu introspeksi diri karena telah menjadi yang terburuk.
Untuk itu berikut ulasan lima pemain Manchester United yang menjadi biang kekalahan tim.
5. Anthony Martial

Sebelum menit ke-28, Martial merupakan pemain yang cukup merepotkan lini belakang Tottenham Hotspur. Namun, semuanya berbalik ketika dirinya gagal meredam emosi dan menampar Eric Lamela ketika mendapat gangguan darinya.
Martial pun harus keluar lebih awal ketika timnya berusaha mengejar ketertinggalan. Akhirnya 10 orang pemain Manchester United pun gagal membendung gempuran dari The Lilywhites.
Ketenangan yang harusnya dimiliki penyerang tidak terlihat dalam diri Martial. Dirinya begitu mudah dimanipulasi pemain lawan sehingga menyebabkan kerugian untuk timnya.
4. Eric Bailly

Pemain belakang asal Pantai Gading ini sebelumnya menjadi harapan publik Old Trafford, ketika dirinya mampu tampil baik di dua laga Carabao Cup. Lindelof yang tampil buruk belakangan ini pun menjadi berkah untuk Bailly sehingga dirinya bisa menjadi starter di laga melawan Tottenham.
Namun, Eric Bailly gagal total dalam menggantikan peran Lindelof. Bailly terlihat banyak kebingungan dan gugup untuk bertahan, hasilnya dia malah membuat blunder.
Pertama dia gagal menyundul bola dengan baik sehingga bola berada dekat dengan Ndombele sehingga tercipta gol pertama. Kemudian dia tidak sigap menjaga Son ketika Harry Kane menyapu bola mati dengan cepat.
Puncak keburukan terlihat ketika dia salah mengoper bola dan dengan cepat dipotong pemain Spurs pada gol ketiga.
3. Aaron Wan-Bissaka

Mengisi sektor kanan belakang Manchester United, Wan-Bissaka menjadi salah satu celah Tottenham Hotspur. Wan-Bissaka tidak hanya buruk dalam membantu penyerangan United, namun juga begitu lemah untuk lini belakang.
Sebagai pemain bertahan Wan-Bissaka di laga tersebut terlihat ketakutan untuk berduel baik dengan Son Heung-min atau Reguilon.
Wan-Bissaka terlalu banyak memberikan ruang untuk Son Heung-min. Hasilnya Son pun leluasa bergerak dan mencetak dua gol serta satu assists.
2. Paul Pogba

Paul Pogba di setiap musimnya selalu saja mendapatkan tekanan yang besar. Harganya yang mahal selalu dikaitkan dengan performanya yang tidak kunjung konsisten di lini tengah Manchester United.
Di laga melawan Tottenham, Paul Pogba lebih banyak kehilangan bola dan bingung memimpin lini tengah. Tercatat dia kehilangan penguasaan bola sebanyak 13 kali. Kegigihannya untuk merebut bola pun begitu minim.
Setidaknya gol Aurier menjadi gambarannya, di mana Pogba yang menciptakan ruang yang begitu kosong sehingga umpan untuk Aurier pun begitu lancar. Paul Pogba pun kembali menjadi pesakitan, dengan ceroboh Pogba menekel pemain Tottenham di kotak penalti.
Gol keenam melalui penalti pun akhirnya sukses menenggelamkan United di Old Trafford.
1. Harry Maguire

Kapten Manchester United ini kembali menampilkan performa horornya. Maguire menjadi dalang untuk gol penyama Tottenham. Dia menjadi sosok pengerecok dengan sundulan tak tentu arahnya. Bukan hanya itu Maguire pun disorot karena malah menarik-narik Luke Shaw sehingga Tanguy Ndombele pun dengan mudah merebut bola.
Lalu untuk gol Heung-Min Son, Maguire menjadi dalangnya. Selepas melakukan pelanggaran, Maguire begitu mudah diperdaya Harry Kane yang langsung bangun dari jatuhnya lalu mengambil tendangan bebas cepat.
Sebagai sosok kapten, Harry Maguire juga gagal mengangkat semangat rekan setimnya. Dia malah menjadi pemain sentral yang lamban dan begitu mudah diperdaya Harry Kane dan Heung-Min Son.
Sumber: Sportskeeda
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
Baca Ini Juga:
- Pertahanan MU Amburadul dan Harry Maguire Dianggap Seperti Bocah SSB
- Arsenal tak Kunjung Beli Pemain, Mikel Arteta: Kami sudah Berjuang Maksimal
- Termasuk N'Golo Kante, Ini 5 Pemain Paling Pendek di Premier League
- 4 Penyerang Amerika Selatan yang Bermain di Manchester United Sebelum Edinson Cavani
- Para Bek Sayap yang Bersinar pada Pekan Keempat Premier League, Aurier Bantu Spurs Bantai MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Evra Putus Harapan Pada Maguire: Selama Ada Dirinya, MU tak Bakal Juara
Liga Inggris 5 Oktober 2020, 22:54
-
Edinson Cavani Datang, Bagaimana Nasib Anthony Martial di MU?
Liga Inggris 5 Oktober 2020, 21:14
-
Edinson Cavani Bisa Jadi Zlatan yang Baru bagi Manchester United
Liga Inggris 5 Oktober 2020, 20:40
-
Ini Kata Diego Forlan Soal Facundo Pellistri, Calon Winger Baru MU
Liga Inggris 5 Oktober 2020, 20:20
-
Here We Go! Manchester United Amankan Jasa Wonderkid asal Italia
Liga Inggris 5 Oktober 2020, 20:00
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR