Bola.net - Manajer Manchester United, Louis Van Gaal membeberkan alasan mengapa ia lebih sering duduk diam di bangku cadangan sepanjang laga. Kebiasaan ini disoroti oleh media Inggris, karena sikap Van Gaal tersebut berbeda dengan mayoritas manajer lainnya yang berdiri di tepi lapangan dan memberikan instruksi dengan berteriak langsung kepada para pemain.
Menurut Van Gaal, hal tersebut dilakukannya karena ia merasa bahwa berteriak kepada pemain tak akan mengubah apapun, mengingat betapa bisingnya kondisi stadion di Inggris. Selain itu, pria asal Belanda ini juga mengaku sudah melatih para pemainnya untuk membaca pertandingan dan menyesuaikan diri terhadap dinamika laga.
"Saya tak merasa ada efek yang saya timbulkan hanya dengan berteriak. Para pemain tak akan memahami anda, mungkin hanya beberapa individu saja. Ketika saya mengubah posisi satu pemain, maka yang posisi pemain secara keseluruhan juga akan berubah," ungkap Van Gaal seperti dilansir Manchester Evening News.
"Saya sudah melatih para pemain untuk membaca pertandingan. Terkadang mereka tak mampu melakukannya, tapi selalu ada masa jeda untuk membetulkannya. Dengan fans di Premier League yang selalu berteriak dengan kencang, para pemain tak akan mendengar teriakan saya. Karena itulah saya lebih memilih tetap diam di bangku cadangan."[initial]
(men/mri)
Menurut Van Gaal, hal tersebut dilakukannya karena ia merasa bahwa berteriak kepada pemain tak akan mengubah apapun, mengingat betapa bisingnya kondisi stadion di Inggris. Selain itu, pria asal Belanda ini juga mengaku sudah melatih para pemainnya untuk membaca pertandingan dan menyesuaikan diri terhadap dinamika laga.
"Saya tak merasa ada efek yang saya timbulkan hanya dengan berteriak. Para pemain tak akan memahami anda, mungkin hanya beberapa individu saja. Ketika saya mengubah posisi satu pemain, maka yang posisi pemain secara keseluruhan juga akan berubah," ungkap Van Gaal seperti dilansir Manchester Evening News.
"Saya sudah melatih para pemain untuk membaca pertandingan. Terkadang mereka tak mampu melakukannya, tapi selalu ada masa jeda untuk membetulkannya. Dengan fans di Premier League yang selalu berteriak dengan kencang, para pemain tak akan mendengar teriakan saya. Karena itulah saya lebih memilih tetap diam di bangku cadangan."[initial]
Baca Juga
- Tak Sepaham Dengan Petinggi MU, Van Gaal Pasang Target Juara
- Van Gaal: Rekor Kemenangan MU Terlalu Pendek
- Fergie: Dulu De Gea Sangat Rapuh dan Kerempeng
- Evans Ungkap Siapakah Pahlawan Tak Terlihat Bagi MU
- Rayakan Gol Falcao, Dua Fans Cilik Diusir Dari Villa Park
- Jumpa MU, Yeovil Dapat Keuntungan Finansial Masif
- Pastikan Diri Hadapi MU, Yeovil Rasakan Euforia Juara
- Scholes Khawatir MU Mulai Kalah Pamor Dari Man City
- Rooney Optimis De Gea Bisa Jadi Lebih Baik Dari Van Der Sar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Rooney Garang, Man United Menang
Liga Inggris 26 Desember 2014, 23:58
-
Liga Spanyol 26 Desember 2014, 19:59

-
Liga Inggris 26 Desember 2014, 19:12

-
Marcos Rojo Akui Dirinya 'Berkepribadian Ganda'
Liga Inggris 26 Desember 2014, 13:17
-
Rajin Repotkan MU di Old Trafford, Pardew Optimis Tatap Boxing Day
Liga Inggris 26 Desember 2014, 13:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR