Bola.net - Manchester United diyakini tidak akan mendatangkan Paulo Dybala selama masih memiliki Alexis Sanchez. Terlalu banyak pemain bintang tidak bagus, hanya ada tiga slot untuk penyerang dalam formasi 4-3-3.
Musim panas ini, satu rumor yang kurang meyakinkan perihal MU adalah ketertarikan pada Paulo Dybala. Media-media Italia mengklaim MU tertarik mendatangkan penyerang Argentina itu.
Sederhana, Dybala tidak benar-benar nyaman membela Juventus. Sejak kedatangan Cristiano Ronaldo, dia terpinggirkan ke bangku cadangan. MU tentu bisa menjanjikan tempat dalam skuad inti.
Biar begitu, rumor ini dianggap tidak masuk akal. Mengapa demikian? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Masih Ada Sanchez
Analis ESPN FC, Steve Nicol meyakini rumor MU-Dybala ini tidak masuk akal. Selama masih ada Alexis Sanchez, MU tidak akan bisa mendatangkan penyerang lain dengan tipe sama jika tidak ingin masalah mereka lebih besar.
"Saya kira ini [rumor MU-Dybala] tidak masuk akal. MU masih punya Sanchez yang jelas tidak pergi ke mana-mana karena gaji besar yang dia dapatkan," kata Nicol.
"Dia tampil sedikit bagus di Copa [America 2019], jadi jika anda adalah fan MU, anda bakal berharap dia menjaga performa itu sampai di Premier League."
"Jadi, bagi saya Dybala tidak masuk akal. Saya kira Solskjaer bakal bermain dengan dua penyerang," imbuhnya.
Dua Penyerang
Formasi Solskjaer inilah yang bakal menghalangi Dybala bergabung dengan MU. Mencadangkan Sanchez saja sudah menjadi masalah, apalagi jika Solskjaer juga terpaksa mencadangkan Dybala.
"Karena itu saya kira hanya salah satu yang bisa dimainkan. Jika Dybala datang, Solskjaer harus memilih Sanchez atau Dybala," sambung Nicol.
"[Namun] jelas itu akan jadi masalah, anda tidak bisa membiarkan satu dari dua pemain itu hanya duduk di bangku cadangan," tandasnya.
Baca Juga:
- Bikin Liverpool Kesulitan, Bukti Bruno Fernandes Sempurna untuk MU
- Meski Sudah Sepakat, MU Bisa Jadi Gagal Dapatkan Nicolas Pepe
- Harry Maguire Memang Mahal, tapi Dianggap Sempurna untuk MU
- Highlights ICC 2019: Tottenham 1-2 Manchester United
- Hujan Tekel Berbahaya, Pelatih Tottenham Minta Maaf pada Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piatek Bermimpi untuk Berduet dengan Cristiano Ronaldo
Liga Italia 26 Juli 2019, 22:50
-
De Ligt Tegaskan ke Juventus Bukan Karena Ronaldo
Liga Italia 26 Juli 2019, 21:54
-
Paul Pogba Batal Pindah dari Manchester United?
Liga Inggris 26 Juli 2019, 21:40
-
Kualitas Para Pemain Juventus Bikin De Ligt Terkejut
Liga Italia 26 Juli 2019, 20:56
-
Tawaran Tottenham untuk Dybala Ditolak Juventus
Liga Italia 26 Juli 2019, 19:51
LATEST UPDATE
-
Crystal Palace Sepakat Datangkan Bek Chelsea
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 15:34
-
Tottenham Sepakat Transfer Savinho dari Man City, Tembus 75 Juta Pounds
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:21
-
Prediksi Manchester City vs Bournemouth 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:00
-
2 Klub Premier League Dekati Gabriel Jesus, Arsenal Siap Lepas?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:45
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 21 Agustus 2026, 13:34
-
5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:18
-
Michael Carrick Bantah Klaim Manchester United Dapat Start Mudah di Premier League
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:14
-
Jadwal Serie A Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 12:32
-
Siapa Kapten Ideal Real Madrid di Era Mourinho?
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 12:11
-
Pemain-pemain Berkaki Cepat di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR