5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid

5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Jude Bellingham memakai jersey hijau Real Madrid untuk musim 2026-2027 (c) Instagram/realmadrid

Bola.net - Real Madrid hanya tinggal beberapa hari lagi memulai musim 2026-27 dengan Jose Mourinho sebagai pelatih. Setelah dua musim tanpa trofi utama, Los Blancos memasuki era baru yang membawa harapan sekaligus tekanan besar.

Mourinho kembali ke Santiago Bernabeu ketika klub sedang membutuhkan perubahan menyeluruh. Tiga pergantian pelatih, persoalan ruang ganti, serta rangkaian cedera membuat musim sebelumnya berjalan jauh dari standar klub.

Musim baru menjadi kesempatan untuk membuka lembaran baru bagi raksasa Spanyol tersebut. Namun, jalan menuju kesuksesan tidak akan mudah karena sejumlah persoalan penting masih menunggu jawaban.

Ada lima pertanyaan besar yang akan menentukan arah Real Madrid sepanjang musim 2026-27. Jawaban atas persoalan tersebut bisa membawa Los Blancos kembali ke jalur juara atau justru menghadirkan kekacauan baru di Bernabeu.

1 dari 5 halaman

Bisakah Mbappe dan Vinicius Junior Menemukan Chemistry?

Selebrasi Kylian Mbappe dan Vinicius Junior dalam laga Real Madrid vs Monaco di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Selebrasi Kylian Mbappe dan Vinicius Junior dalam laga Real Madrid vs Monaco di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Kylian Mbappe sudah mencetak 86 gol dalam 103 penampilan sejak bergabung pada musim 2024-25. Akan tetapi, duetnya dengan Vinicius Junior belum menghasilkan kombinasi yang konsisten di lini depan.

Keduanya cenderung beroperasi di area kiri sehingga ruang di tengah serangan sering terbuka terlalu lebar. Jika Mourinho mampu membuat keduanya saling melengkapi, kekuatan serangan Los Blancos berpotensi meningkat drastis.

2 dari 5 halaman

Mampukah Mourinho Mengendalikan Ruang Ganti?

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho tiba sebelum laga persahabatan antara Ferencvaros vs Real Madrid di Groupama Arena, Budapest, Hongaria, Sabtu, 8 Agustus 2026 (c) Boglarka Bodnar/MTI via AP

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho tiba sebelum laga persahabatan antara Ferencvaros vs Real Madrid di Groupama Arena, Budapest, Hongaria, Sabtu, 8 Agustus 2026 (c) Boglarka Bodnar/MTI via AP

Kembalinya Mourinho membawa pengalaman sekaligus potensi konflik karena sang pelatih dikenal memiliki karakter kuat. Masa tugas pertamanya di Madrid juga pernah diwarnai perselisihan dengan Iker Casillas, Cristiano Ronaldo, dan Karim Benzema.

Untuk sementara, hubungan Mourinho dengan pemain berjalan positif. Jude Bellingham bahkan menggambarkan bekerja bersama Mourinho sebagai "sebuah impian", tetapi tekanan kompetisi akan menguji hubungan tersebut.

3 dari 5 halaman

Siapa Jawaban untuk Masalah Lini Tengah?

Bernardo Silva (kiri) saat diperkenalkan secara resmi oleh Real Madrid (c) Instagram/realmadrid

Bernardo Silva (kiri) saat diperkenalkan secara resmi oleh Real Madrid (c) Instagram/realmadrid

Sejak Toni Kroos pensiun pada 2024, Madrid belum menemukan gelandang pengatur permainan dari posisi yang lebih dalam. Kondisi itu membuat tim kesulitan mengontrol pertandingan dan membongkar pertahanan lawan yang bermain rapat.

Bernardo Silva menjadi tambahan baru yang diharapkan mampu menghidupkan lini tengah. Mourinho juga memiliki opsi memainkan Trent Alexander-Arnold lebih ke tengah jika kreativitas tim masih kurang.

4 dari 5 halaman

Bagaimana Rekrutan Baru Menghadapi Tekanan?

Pemain Real Madrid, Yan Diomande (c) Instagram/realmadrid

Pemain Real Madrid, Yan Diomande (c) Instagram/realmadrid

Madrid mendatangkan Marc Cucurella, Yan Diomande, Denzel Dumfries, Ibrahima Konate, Carlos Espi, serta Bernardo Silva pada musim panas ini. Mereka diharapkan langsung memperbaiki sejumlah posisi yang menjadi titik lemah dalam dua musim terakhir.

Tekanan terbesar mungkin berada di pundak Diomande yang baru berusia 19 tahun. Pemain tersebut bergabung dari RB Leipzig dengan nilai transfer maksimal 161,6 juta dolar AS (sekitar Rp2,88 triliun) sehingga ekspektasi terhadap performanya sangat tinggi.

5 dari 5 halaman

Bisakah Real Madrid Kembali Meraih Trofi?

Jersey home Real Madrid untuk musim 2026/2027. (c) Real Madrid CF/adidas

Jersey home Real Madrid untuk musim 2026/2027. (c) Real Madrid CF/adidas

Pertanyaan terbesar tetap berkaitan dengan trofi karena standar di Bernabeu tidak pernah rendah. Dua musim tanpa gelar utama terasa terlalu lama bagi klub yang terakhir kali meraih La Liga, Liga Champions, dan Piala Super Spanyol dalam satu periode sukses.

Mourinho kini memiliki tugas membawa Madrid kembali ke level tersebut. Perjalanan untuk merebut takhta Spanyol dari Barcelona dimulai pada akhir pekan ini saat Los Blancos menghadapi Espanyol, sekaligus menjadi ujian pertama era baru sang pelatih.

Sumber: Sports Illustrated


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL