
Bola.net - Graham Potter mulai mendapatkan sedikit kepercayaan dari fans Chelsea. Sayangnya, dia belum juga bisa memaksimalkan skuad penuh bintang The Blues yang dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Liga Inggris.
Chelsea sudah belanja gila-gilaan semenjak kepemilikan klub berpindah ke konsorsium yang dipimpin Todd Boehly. Meski Chelsea masih terpuruk, tidak ada indikasi Todd Boehly memecat Graham Potter yang mereka rekrut dengan biaya 22 juta pounds.
Chelsea masih terpuruk di peringkat ke-10 Liga Inggris. Catatan ini jelas sangat mengecewakan fans The Blues, yang menuntut pemecatan Potter.
Jika Chelsea tidak segera membaik maka sudah sewajarnya Todd Boehly melakukan penyegaran tim dengan menunjuk manajer baru. Kehadiran manajer baru bisa saja membuat para pemain Chelsea kembali percaya diri.
Berikut enam calon kandidat pelatih Chelsea pengganti Graham Potter dan skema permainannya memakai skuad mewah The Blues.
1. Mauricio Pochettino

Todd Boehly tidak hanya mengandalkan uang untuk merekrut pemain baru. Chelsea terlihat sangat fokus menggaet para pemain muda yang memiliki kecepatan dan melakukan transisi cepat baik saat bertahan maupun menyerang.
Ini tidak cocok dengan gaya Graham Potter yang cendrung mirip dengan Pep Guardiola karena cenderung menciptakan segitiga passing dan penguasaan bola radikal. Tetapi, skema tersebut justru cenderung sangat cocok dengan gaya Mauricio Pochettino.
Pochettino yang memakai 4-2-3-1 sangat senang dengan skema menyerang cepat melalui umpan diagonal maupun vertikal. Melalui skema tersebut maka starting line-upnya adalah Kepa; James, Fofana, Badiashile, Cucurella; Fernandez, Kante; Sterling, Felix, Mount; Lukaku.
2. Zinedine Zidane

Zidane sangat bertolak belakang dengan Pochettino karena memiliki bakat naluriah untuk memilih tim dan formasi tetapi tidak memiliki kecanggihan mengubah permainan. Dia lebih cocok menjadi manajer PSG yang lebih tertata dan bukan tipikal menciptakan visi baru di era Boehly.
Andaikan dia mengambil kendali Chelsea, Zidane akan memprioritaskan para pemain tua karismatik yang mampu mengendalikan ritme permainan.
Zidane tidak ingin memberi instruksi terus menerus di pinggir lapangan. Dia akan memilih memainkan pemain yang memiliki pengalaman seperti Thiago Silva, Matteo Kovacic, hingga Raheem Sterling.
Zidane sering menggunakan skema 4-3-3 yang bisa berubah menjadi 4-4-2 saat tidak menguasai bola. Skuat Chelsea yang cocok baginya yakniMendy; James, Silva, Koulibaly, Cucurella; Kovacic, Fernandez, Kante; Sterling, Felix, Mudryk.
3. Jose Mourinho

Jika terjatuh ke jurang yang dalam di Premier League, Chelsea bisa memangil lagi mantan manajer legenda The Blues, Jose Mourinho. The Special One bisa membuat semangat pemain Chelsea bakal menggila lagi.
Tetapi ada kelemahan yang bisa Chelsea dapatkan lantaran skema Mourinho dianggap sudah ketinggalan zaman atau jadul. Apalagi pemain muda Chelsea kemungkinan tidak akan menerima strategi pragmatis pertahanan ala Mourinho.
Biasanya Mourinho menggunakan skema 4-3-3 yang bisa berubah menjadi 4-5-1. Berikut starting XI Chelsea yang cocok dengan skema pragmatis Mourinho: Mendy; James, Fofana, Silva, Badiashile; Kante, Fernandez, Zakaria; Mount, Havertz, Sterling.
4. Luis Enrique

Di Barcelona dan Spanyol, Enrique mewarisi masalah yang sama dan mencari solusi yang mirip karena mengubah gaya penguasaan bola. Ini sangat bertolak belakang dengan skema Graham Potter yang serupa Pep Guardiola, yaitu menekankan segitiga passing.
Meski ada kesamaan antara Enrique dengan Mauricio Pochettino, tetapi ada yang membedakan. Perbedaannya yakni Enrique bisa saja menerapkan gaya lama Barcelona dengan penguasaan bola tetapi dipadukan dengan umpan tajam ke depan dan para penyerang melakukan improvisasi.
Enrique biasanya menggunakan skema 4-3-3 dengan mengandalkan kecepatan para pemain depan.
Jadi starting Chelsea yang cocok baginya adalah: Kepa; James, Silva, Badiashile, Cucurella; Kovacic, Fernandez, Mount; Sterling, Aubameyang, Mudryk.
5. Thomas Tuchel

Suporter Chelsea selalu menyukai Thomas Tuchel dan mungkin saja ada kesempatan kedua baginya. Apalagi, para pemain baru The Blues menyukai gaya sepak bola ala Jerman yang cepat saat menyerang maupun bertahan hingga pressing ketat.
Jika menyaksikan lagi kiprah Tuchel di Stamford Bridge terlihat taktiknya adalah memainkan operan cepat dari belakang ke depan. Badiashile atau Enzo Fernandez bisa memulainya, kemudian Mudryk maupun Noni Madueke dapat memperlihatkan kemampuan berlarinya.
Tuchel bisa memakai skema andalannya 3-4-3 dan kini memiliki kedalaman skuad yang lebih baik. Starter yang bisa dia pakai yakni: Mendy; Silva, Badiashile, Fofana; Cucurella, Fernandez, Kante, James; Mudryk, Felix, Sterling.
6. Roberto de Zerbi

Chelsea sangat menyukai Brighton mulai dari para pemain hingga manajernya. The Blues bisa saja merekrut Roberto de Zerbi untuk menggantikan suksesornya di Brighton, Potter.
Setelah menggantikan Potter, Zerbi juga masih bisa membawa Brighton berkualitas baik. Tentu tidak ada salahnya mencoba satu kali lagi merekrut pelatih Brighton.
Zerbi bisa saja menggunakan serangan super 4-2-3-1 untuk mencetak banyak gol bagi Chelsea. Para pemain inti yang bisa dia pilih yakni: Kepa; James, Badiashile, Fofana, Cucurella; Fernandez, Mount; Madueke, Felix, Mudryk; Aubameyang.
Sumber: Planet Football
Disadur dari: Bola.com (Suharno/Yus Mei Sawitri) 23 Maret 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bakal Dijual, Chelsea Ambil Ancang-ancang Angkut Rafael Leao
Liga Inggris 24 Maret 2023, 22:08
-
Tammy Abraham Balik Kucing ke Chelsea?
Liga Inggris 24 Maret 2023, 19:28
-
Chelsea Coba Bajak Raphinha dari Barcelona
Liga Inggris 24 Maret 2023, 18:41
-
Wow, Manchester United Coba Bajak Joao Felix dari Chelsea?
Liga Inggris 24 Maret 2023, 16:51
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR