Bola.net - - Taktik yang dipakai oleh Jurgen Klopp di diklaim memiliki efek yang membahayakan bagi para pemain di klub tersebut.
Klopp dikenal dengan taktiknya yang agresif di sepanjang laga. Ia akan meminta pemainnya bermain sangat ofensif. Ia juga meminta para pemainnya melakukan pressing intens terhadap para pemain lawan saat kehilangan bola. Pressing ini harus dilakukan semua pemain, termasuk pemain depan.
Taktik itu memang berhasil membuat Liverpool tampil atraktif dan haus gol. Lawan juga dibuat kesulitan mengembangkan permainannya.
Akan tetapi, mantan pemain yakni Pat Nevin melihat bahwa taktik itu juga memiliki sisi negatif. Ia menyebut taktik itu boros energi dan tak ramah kesehatan.
"Masalahnya adalah Anda bermain dengan tempo tinggi dengan skuad kecil dan itu adalah hal yang sangat berbahaya untuk dilakukan," cetus Nevin pada BBC.
"Saya pikir itu mulai terlihat di beberapa pertandingan baru-baru ini. Pertandingan melawan Bournemouth mereka kalah akibat gol menit-menit akhir dan kehilangan poin (kalah 4-3). Hal yang sama terjadi di Sunderland (imbang 2-2). Dan itu benar-benar menjadi masalah yang berkelanjutan bagi mereka. Di Manchester United di partai tandang (imbang 1-1) mereka memulai laga dengan benar-benar baik dan kemudian membiarkan diri mereka kemasukan gol," tuturnya.
"Saya benar-benar mengagumi apa yang membuat Jurgen Klopp bisa membuat para pemainnya melakukan instruksinya dan para pemainnya jelas bisa melaksanakan instruksinya tapi ketika Anda memainkan gaya itu maka a) taktik itu akan membuat para pemain kelelahan dan b) dapat menyebabkan cedera," terangnya.
Baca Juga:
- Klopp Tuding Costa Lakukan Diving
- Walau Chelsea Gagal Menang, Matic Tetap Senang
- Gerrard Prediksi Liverpool Belanja Besar di Musim Panas
- Terry Bujuk Gerrard ke Chelsea, Ini Jawaban Legenda The Reds
- Henderson: Coutinho Salah Satu Figur Pemimpin di Liverpool
- Sutton: Musim Liverpool Berakhir di Januari
- Klopp Mengaku Sempat Khawatirkan Kondisi Mane
- Klopp Disarankan Berhenti Rotasi Pemain Berlebihan
- Klopp Nilai Chelsea Tak Layak Dapat Tendangan Bebas
- Imbangi Chelsea, Liverpool Masih Digdaya Lawan Tim Enam Besar
- Jurgen Klopp Tolak Salahkan Mignolet
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carragher Nilai Skuat Chelsea Terbaik di Premier League
Liga Inggris 1 Februari 2017, 22:36
-
Chelsea Berencana Lakukan Revans Pada Arsenal
Liga Inggris 1 Februari 2017, 21:57
-
Ander Herrera Menyerah Kejar Chelsea
Liga Inggris 1 Februari 2017, 21:56
-
Wenger Cari Pelampiasan Lawan Chelsea
Liga Inggris 1 Februari 2017, 21:37
-
Matic Yakin Arsenal Tak Akan Bisa Bantai Chelsea Lagi
Liga Inggris 1 Februari 2017, 21:34
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR