
Bola.net - Manchester United akhirnya mengakhiri perjalanan Jadon Sancho di Old Trafford. Winger asal Inggris itu dipastikan meninggalkan klub dengan status bebas transfer setelah kontraknya habis pada akhir Juni 2026.
Keputusan tersebut menjadi penutup dari salah satu transfer paling disorot dalam sejarah modern Manchester United. Sancho didatangkan dengan ekspektasi tinggi, tetapi gagal memenuhi harapan yang melekat pada nilai transfernya.
Saat direkrut dari Borussia Dortmund pada 2021, Manchester United harus mengeluarkan dana sebesar 75 juta pounds. Nilai tersebut menjadikan Sancho sebagai salah satu pembelian termahal klub dalam satu dekade terakhir.
Namun, lima tahun berselang, kisah itu berakhir dengan cara yang jauh dari rencana awal. Sancho pergi tanpa menghasilkan keuntungan transfer bagi Setan Merah dan meninggalkan sejumlah tanda tanya tentang perjalanan kariernya di Manchester.
Transfer Mahal yang Tak Pernah Benar-Benar Berhasil

Sancho datang ke Manchester United dengan reputasi sebagai salah satu talenta muda terbaik Eropa. Performanya bersama Borussia Dortmund membuat banyak pihak yakin ia akan menjadi pilar penting di lini serang Setan Merah.
Akan tetapi, kariernya di Old Trafford tidak pernah berjalan mulus. Inkonsistensi performa dan berbagai dinamika internal membuat Sancho kesulitan menunjukkan kemampuan terbaiknya secara berkelanjutan.
Puncak masalah terjadi pada September 2023 ketika ia terlibat perselisihan dengan Erik ten Hag. Situasi tersebut membuat Sancho tersingkir dari skuad utama dan membuka jalan menuju serangkaian masa peminjaman.
Ia sempat kembali ke Borussia Dortmund pada paruh kedua musim 2023-24 sebelum menjalani musim berikutnya bersama Chelsea. Setelah itu, Sancho menghabiskan musim 2025-26 bersama Aston Villa.
Tinggalkan Rekor Unik dan Masa Depan yang Masih Terbuka

Meski gagal bersinar di Manchester United, Sancho tetap menorehkan sejumlah catatan menarik dalam kariernya di kompetisi Eropa. Salah satu pencapaian paling unik terjadi dalam tiga musim terakhir.
Masuk sebagai pemain pengganti saat Aston Villa mengalahkan Freiburg pada final Liga Europa, Sancho menjadi pemain pertama yang tampil pada tiga final kompetisi Eropa berbeda secara beruntun. Sebelumnya ia tampil pada final Liga Champions bersama Dortmund dan final Conference League bersama Chelsea.
Selain itu, Sancho menjadi salah satu dari dua pemain Inggris yang berhasil mencetak gol untuk empat klub berbeda di kompetisi utama Eropa. Catatan tersebut membuat namanya sejajar dengan Peter Crouch dalam sejarah sepak bola Inggris.
Kini, masa depan Sancho kembali menjadi bahan perbincangan. Borussia Dortmund disebut sebagai salah satu klub yang tertarik membawanya pulang secara permanen.
Baca Ini Juga
- Darwin Nunez Berpeluang Kembali ke Liverpool, The Reds Ditawari Rekrut Gratis
- Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
- Perjalanan Karier Divock Origi yang Pensiun di Usia 31 Tahun: Gol Ikonik ke Gawang Barcelona Akan Selalu Terkenang
- Alasan Mengapa Fans Liverpool Harus Antusias Menyambut Andoni Iraola
- Derby Manchester di Bursa Transfer: Man United Menyerah, Man City Siap Tebus Elliot Anderson di Atas Rp2,5 Triliun
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
Liga Spanyol 10 Juni 2026, 20:47
-
Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
Bola Indonesia 10 Juni 2026, 19:41
-
Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
Bola Indonesia 10 Juni 2026, 19:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina 13 Juni 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59






















KOMENTAR