Bola.net - - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, bermain dengan formasi yang berbeda saat timnya menang 5-0 atas Watford (28/2). Klopp memilih memainkan Sadio Mane di posisi penyerang tengah, alih-alih memainkan Mohamed Salah.
Klopp memang harus mengubah komposisi tim di laga melawan Watford, terutama di lini depan. Pasalnya, dia tidak bisa memainkan Roberto Firmino yang mengalami cedera di laga melawan Manchester United.
Ada beberapa opsi bagi Klopp untuk mengisi tempat yang ditinggalkan oleh Firmino. Namun, manajer asal Jerman itu memilih memainkan Mane yang biasanya justru ditampilkan sebagai penyerang sayap kanan.
Apa alasan Klopp memainkan Mane di posisi penyerang tengah? Simak lebih lengkapnya di bawah ini.
Mane Punya Segalanya
Tanpa Firmino, Klopp sejatinya masih punya beberapa opsi di penyerang tengah. Pilihan pertama tentu saja Mohamed Salah yang biasanya dijadikan penyerang tengah. Selanjutnya, ada nama Divock Origi yang secara natural juga seorang penyerang tengah.
Tapi, Klopp memutuskan memainkan Salah di winger kanan dan Origi di di sisi kanan. Mane kemudian di pilih sebagai penyerang tengah.
"Itu adalah ide pertama, rencana pertama kami dan kami tidak mengubahnya. Di posisi itu, Anda butuh pemain yang mampu bermain di ruang sempit dan juga memberi opsi bertahan, yang bisa beradaptasi dengan situasi pertahanan dan pandai," buka Klopp.
"Kami punya pemain lain yang bisa bermain di sana, tapi tidak secepat Sadio Mane. Dalam hal kombinasi, itu jelas. Dia bermain di posisi berbeda tapi kami sama sekali tidak meragukannya," sambung Klopp.
Kinerja Apik Sadio Mane
Kendati bermain di posisi yang baru, Sadio Mane tetap mampu memberikan aksi terbaiknya. Pemain asal Senegal tersebut dua kali membobol gawang Watford dan membawa Liverpool menang dengan skor 5-0. Sebuah penampilan gemilang dari Sadio Mane.
Melihat aksi impresif Mane, bukan tak mungkin Klopp akan kembali memainkannya di posisi penyerang tengah lagi.
"Kami sebenarnya bisa juga bermain dengan Daniel [Sturridge]. Tapi, pada saat ini saya pikir itu adalah solusi. Itu adalah solusi pertama dan terakhir bagi kami," tandas eks pelatih Borussia Dortmund tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Macca: Madrid vs Barca Lebih Besar dari Liverpool vs MU
Liga Spanyol 1 Maret 2019, 20:48
-
Demi Fans, Liverpool Wajib Memenangkan Derby Merseyside
Liga Inggris 1 Maret 2019, 19:20
-
Sadio Mane Kian Moncer, Andrew Robertson Angkat Topi
Liga Inggris 1 Maret 2019, 19:00
-
Liverpool Wajib Keluarkan Banyak Dana untuk Beli Werner
Liga Inggris 1 Maret 2019, 18:15
-
Julian Brandt Kembali Muncul Dalam Radar Transfer Liverpool
Liga Inggris 1 Maret 2019, 17:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR