
Bola.net - - Penyerang Manchester City, Raheem Sterling mengaku lebih merasa tertekan ketika masih membela Liverpool beberapa tahun lalu. Sterling bicara soal tekanan dalam merebut gelar juara, dan dia yakin tekanan di Liverpool lebih besar ketimbang di Man City.
Mengutip Sky Sports, Sterling merupakan salah satu bagian skuat Liverpool pada musim 2013/14 lalu. Bersama Brendan Rodgers, saat itu The Reds nyaris meraih gelar juara, hanya tertinggal dua poin dari Manchester City di klasemen akhir.
Membandingkan kegagalan Liverpool lima tahun lalu itu dengan kesuksesannya menjadi juara bersama Man City musim lalu, Sterling menyadari hal yang sangat berbeda. Dia menyebut tekanan di Liverpool memang lebih besar, sebab klub besar Inggris itu sudah lama absen meraih gelar juara.
Bagaimana perbedaan Liverpool dan Man City dalam mengatasi tekanan? Baca pengakuan Sterling selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Lebih Tertekan
Sterling mengakui Liverpool dan Man City memang menghadapi tekanan yang berbeda. Di Liverpool dahulu, tekanan itu jauh lebih besar karena tuntutan fans yang begitu tinggi. Di Man City, dia merasa nyaman mengatasi tekanan bersama rekan satu timnya.
"Ketika saya masih di sana [Liverpool], saya merasakan lebih banyak tekanan daripada ketika saya di sini [Man City], dari pertandingan dan fans. Saya pikir itu [tuntutan fans] sedikit mengganggu kami. Kami memegang kontrol dan memiliki kesempatan untuk juara, tapi kami gagal melakukannya," buka Sterling kepada Sky Sports.
"Di Man City, kami sangat fokus pada setiap pertandingan dan berusaha memenangkannya. Skenario musim ini jauh berbeda dibandingkan musim lalu - tahun lalu kami sedikit lebih nyaman pada tahapan musim ini."
Percaya

Lebih lanjut, Sterling juga mengakui musim ini Liverpool memainkan sepak bola yang sangat bagus. Kini Man City jadi pengejar, tapi Sterling sama sekali tidak meragukan kekuatan timnya. Dia percaya Man City bisa mengalahkan Liverpool dalam balapan menuju gelar juara.
"Mereka sudah memainkan sepak bola yang bagus pada beberapa kesempatan tetapi kami percaya pada diri kami sendiri dan kami memiliki keyakinan itu."
"Tahun ini sungguh berbeda dan kami menjadi tim yang mengejar. Saat ini jaraknya sangat dekat tetapi saya sangat yakin pada skuat kami," tutupnya.
Berita Video
Berita video konvoi juara Piala AFF U-22 2019, Timnas Indonesia U-22, di jalanan Jakarta yang dikawal para Polwan dan pengendara moge (motor gede).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Data dan Fakta Premier League: Bournemouth vs Manchester City
Liga Inggris 1 Maret 2019, 13:32
-
Prediksi Bournemouth vs Manchester City 2 Maret 2019
Liga Inggris 1 Maret 2019, 13:31
-
Zabaleta Sebut Liverpool Lebih Tertekan dalam Perebutkan Gelar
Liga Inggris 1 Maret 2019, 11:08
-
Riyad Mahrez jadi Target Utama Juventus Musim Depan
Liga Italia 1 Maret 2019, 09:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40



















KOMENTAR