
Bola.net - Manchester United dikenal sebagai salah satu klub dengan belanja terbesar di dunia sepak bola. Namun, mereka justru memilih berhati-hati ketika nilai transfer mulai menembus angka 100 juta pounds.
Di tengah tren transfer fantastis di Premier League, Setan Merah tidak ingin terburu-buru mengikuti arus. Kebijakan itu merupakan bagian dari strategi rekrutmen baru yang lebih disiplin.
Manchester United tetap membuka peluang mengeluarkan dana besar apabila pemain yang tepat tersedia. Namun, klub hanya akan melakukannya jika harga yang diminta benar-benar sepadan dengan kualitas sang pemain.
Pendekatan tersebut membuat United lebih fokus mencari nilai terbaik di pasar. Mereka ingin membangun skuad yang kompetitif tanpa harus terlibat dalam perang harga.
Fokus pada Nilai, Bukan Perang Harga

Manchester United baru saja mendatangkan Andrey Santos dan Youri Tielemans. Keduanya direkrut dengan total biaya 85 juta pounds (sekitar Rp2,1 triliun).
Langkah itu menunjukkan bahwa United tetap bersedia mengeluarkan dana besar. Akan tetapi, mereka tidak ingin melewati batas 100 juta pounds hanya demi memenangkan persaingan transfer.
Klub sebenarnya mengagumi sejumlah pemain yang kemudian dibeli dengan harga fantastis. Di antaranya Morgan Rogers, Alexander Isak, Declan Rice, Sandro Tonali, hingga Elliot Anderson.
Meski demikian, United tidak pernah berniat menyamai nilai transfer yang akhirnya dibayarkan klub lain. Mereka menilai harga tersebut sudah melampaui nilai pasar pemain bersangkutan.
Pengalaman Jadi Pelajaran Berharga

Sikap hati-hati Manchester United tidak lepas dari pengalaman masa lalu. Klub pernah mengeluarkan biaya besar yang hasilnya tidak selalu sesuai harapan.
Paul Pogba masih menjadi pembelian termahal United dengan nilai 89 juta pounds (sekitar Rp2,1 triliun) saat didatangkan dari Juventus pada 2016. Antony, Jadon Sancho, dan Romelu Lukaku juga direkrut dengan biaya yang sangat tinggi.
Ketiga pemain tersebut menghadapi tekanan besar karena label harga yang mereka bawa. Performa mereka dinilai belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi publik.
Harry Maguire menjadi pengecualian. Meski sempat mendapat kritik setelah dibeli seharga 80 juta pounds (sekitar Rp1,9 triliun), bek Inggris itu dinilai mampu bertahan menghadapi tekanan sebagai pemain termahal di posisinya saat itu.
Strategi Rekrutmen Baru Manchester United

Manajemen Manchester United menyadari bahwa harga transfer yang memecahkan rekor sering kali menjadi beban tambahan bagi pemain. Tekanan besar bahkan sudah muncul sebelum mereka menjalani pertandingan pertama.
Karena itu, klub kini lebih mengutamakan proses negosiasi yang sehat. United tidak ingin membayar harga yang dianggap terlalu tinggi hanya karena persaingan antarklub.
Filosofi tersebut menjadi bagian dari perubahan besar dalam strategi perekrutan pemain. Klub kini lebih mengedepankan belanja yang berkelanjutan dibanding mengejar nama besar dengan biaya berlebihan.
Manchester United masih diperkirakan akan mendatangkan pemain baru sebelum bursa transfer ditutup. Namun, kecuali muncul peluang yang benar-benar ideal, mereka tampaknya tetap enggan berbelanja di kisaran 100 juta pounds.
Sumber: Flashscore
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51























KOMENTAR