Hal tersebut merupakan pendapat dari Alvaro Arbeloa, mantan anak buah Mourinho ketika ia masih menjadi manajer Real Madrid.
"Melihat bagaimana sulitnya memenangkan La Liga dan mengalahkan Barcelona, Jose tak bisa menerimanya dengan terlalu baik," jelas Arbeloa pada The Independent.
"Ia meminta lebih dari kami. Dan ketika terlalu ada banyak tuntutan, dan ketika ada friksi yang terjadi, hal tersebut membuat ruang ganti sedikit bergejolak. Namun saya sering melihat ia punya kantung mata hitam dan berpikir; 'Orang ini sama sekali tak tidur, ia tidak pernah bersantai'."
Mourinho tengah berada di bawah tekanan usai musim ini ia membuat Chelsea terpuruk di papan bawah klasemen Premier League. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tendang Skrtel, Diego Costa Bisa Dihukum Lagi
Liga Inggris 1 November 2015, 21:15
-
Abramovich Siapkan 9,5 Juta Untuk Pecat Mourinho
Liga Inggris 1 November 2015, 18:25
-
Wenger Ogah Komentari Kekalahan Chelsea Dari Liverpool
Liga Inggris 1 November 2015, 17:25
-
Merson: Jika Seperti Mourinho, Wenger Pasti Sudah Dibantai
Liga Inggris 1 November 2015, 15:59
-
Jegal Liverpool di Anfield Jadi Laga Favorit Ramires
Liga Inggris 1 November 2015, 15:38
LATEST UPDATE
-
Kevin De Bruyne yang Menggila dan Debut Massimiliano Allegri di Napoli Berakhir Manis
Liga Italia 23 Agustus 2026, 08:41
-
Ironi Tottenham: Sudah Belanja Rp5,5 Triliun, tapi Langsung Dibantai Brentford 0-3
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 05:34
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR