Arne Slot Parkir Bus Liverpool di Emirates: Bikin Arsenal Frustrasi, Bungkus 1 Poin

Arne Slot Parkir Bus Liverpool di Emirates: Bikin Arsenal Frustrasi, Bungkus 1 Poin
Pemain Arsenal, Gabriel, menarik pemain Liverpool, Florian Wirtz, dalam pertandingan Liga Inggris, Jumat (9/1/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - Liverpool pulang dari markas Arsenal tanpa satu pun tembakan tepat sasaran. Namun, dari sudut pandang Arne Slot, hasil imbang (0-0) itu justru terasa seperti pembuktian.

Dalam laga yang sulit dinikmati oleh penikmat netral, Liverpool berhasil menahan Arsenal tanpa gol untuk kedua kalinya musim ini. Sebuah pencapaian yang semakin menegaskan perubahan pendekatan Slot di tengah musim yang penuh kompromi.

Pertandingan di Emirates itu bukan soal menyerang, melainkan tentang bertahan dengan disiplin ekstrem. Dan di sanalah, Slot memperlihatkan sisi pragmatis yang selama ini jarang diasosiasikan dengannya.

1 dari 4 halaman

Bertahan Demi Bertahan: Liverpool Memilih Realisme

Pemain Liverpool, Milos Kerkez, menghalau pergerakan pemain Arsenal, Bukayo Saka, dalam pertandingan Liga Inggris, Jumat (9/1/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Pemain Liverpool, Milos Kerkez, menghalau pergerakan pemain Arsenal, Bukayo Saka, dalam pertandingan Liga Inggris, Jumat (9/1/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Slot memperpanjang rekor tak terkalahkan Liverpool menjadi 10 laga. Hasil itu lahir bukan dari dominasi, melainkan dari kontrol risiko yang sangat terukur. Arsenal dibatasi hanya pada expected goals 0,57, angka yang mencerminkan rapatnya blok pertahanan Liverpool.

Fakta bahwa Arsenal menjadi satu-satunya tim yang gagal mencetak gol ke gawang Liverpool musim ini kini terjadi dua kali. Itu bukan kebetulan, melainkan hasil dari perencanaan yang sadar akan keterbatasan timnya sendiri.

Liverpool memang masih miskin clean sheet musim ini. Namun, mereka juga pernah menahan Real Madrid, Inter Milan, dan Aston Villa.

Masalahnya bukan kemampuan bertahan atau menyerang, melainkan kesulitan menggabungkan keduanya dalam satu pertandingan yang sama.

2 dari 4 halaman

Malam Tanpa Tembakan, Tapi Sarat Makna

Pemain Liverpool, Ryan Gravenberch, menerima bola di depan pemain Arsenal, Piero Hincapie, dalam pertandingan Liga Inggris, Jumat (9/1/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Pemain Liverpool, Ryan Gravenberch, menerima bola di depan pemain Arsenal, Piero Hincapie, dalam pertandingan Liga Inggris, Jumat (9/1/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Untuk pertama kalinya dalam 15 tahun Premier League, Liverpool gagal mencatatkan satu pun shot on target. Sebuah statistik yang kontras dengan prinsip menyerang yang sering ditekankan Slot.

Satu-satunya ancaman nyata datang dari sepakan jarak jauh Conor Bradley yang membentur mistar. Selebihnya, Liverpool nyaris sepenuhnya bertahan, terutama di babak pertama ketika mereka ditekan agresif oleh Arsenal.

Slot sebelumnya mengaku sulit menerima label Liverpool sebagai tim yang membosankan. Namun laga ini, sekeras apa pun ditonton, menjadi bukti kematangan manajerial. Dalam kondisi krisis penyerang, keindahan menjadi prioritas kedua.

3 dari 4 halaman

Dari Idealistis ke Pragmatis

Sepanjang musim, Slot kerap mengeluhkan Liverpool harus menghadapi lawan dengan pertahanan rendah. Di Emirates, justru Liverpool yang meminjam taktik tersebut.

Kunjungan ke Arsenal memang sering memaksa perubahan pendekatan. Sebelumnya, hanya Manchester City yang mampu mencuri poin di Emirates, itu pun dengan pendekatan defensif yang tidak biasa. Bahkan Pep Guardiola kala itu disebut meniru Jose Mourinho.

Ada pujian terselubung untuk tim asuhan Mikel Arteta. Tekanan dan energi Arsenal memaksa Liverpool bermain sangat dalam, bahkan seluruh pemain sempat berada dalam radius 40 meter dari gawang Alisson.

4 dari 4 halaman

Duel Tanpa Penyerang di Kedua Sisi

Menariknya, Arsenal juga praktis bermain tanpa ujung tombak efektif. Viktor Gyokeres tampil sangat minim kontribusi, hanya mencatatkan delapan sentuhan sepanjang laga, tanpa satu pun di rentang menit 11 hingga 40.

Pertandingan berjalan di sekelilingnya, bukan melaluinya. Perbandingan dengan Erling Haaland pun tak terhindarkan, ketika Haaland jarang menyentuh bola, satu sentuhan sering berujung gol. Gyokeres tidak demikian.

Bagi Ibrahima Konate, laga ini menjadi salah satu penampilan terbaiknya musim ini. Dua pertemuan melawan Gyokeres berakhir tanpa ancaman berarti, sebuah duel yang jelas menguntungkan bek Liverpool tersebut.

Liverpool akan mengakhiri musim dengan empat poin dari Arsenal. Angka yang solid, meski mungkin terlalu kecil jika dibandingkan dengan kehilangan poin melawan tim lain.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL