
Bola.net - Liverpool pulang dari markas Arsenal tanpa satu pun tembakan tepat sasaran. Namun, dari sudut pandang Arne Slot, hasil imbang (0-0) itu justru terasa seperti pembuktian.
Dalam laga yang sulit dinikmati oleh penikmat netral, Liverpool berhasil menahan Arsenal tanpa gol untuk kedua kalinya musim ini. Sebuah pencapaian yang semakin menegaskan perubahan pendekatan Slot di tengah musim yang penuh kompromi.
Pertandingan di Emirates itu bukan soal menyerang, melainkan tentang bertahan dengan disiplin ekstrem. Dan di sanalah, Slot memperlihatkan sisi pragmatis yang selama ini jarang diasosiasikan dengannya.
Bertahan Demi Bertahan: Liverpool Memilih Realisme

Slot memperpanjang rekor tak terkalahkan Liverpool menjadi 10 laga. Hasil itu lahir bukan dari dominasi, melainkan dari kontrol risiko yang sangat terukur. Arsenal dibatasi hanya pada expected goals 0,57, angka yang mencerminkan rapatnya blok pertahanan Liverpool.
Fakta bahwa Arsenal menjadi satu-satunya tim yang gagal mencetak gol ke gawang Liverpool musim ini kini terjadi dua kali. Itu bukan kebetulan, melainkan hasil dari perencanaan yang sadar akan keterbatasan timnya sendiri.
Liverpool memang masih miskin clean sheet musim ini. Namun, mereka juga pernah menahan Real Madrid, Inter Milan, dan Aston Villa.
Masalahnya bukan kemampuan bertahan atau menyerang, melainkan kesulitan menggabungkan keduanya dalam satu pertandingan yang sama.
Malam Tanpa Tembakan, Tapi Sarat Makna

Untuk pertama kalinya dalam 15 tahun Premier League, Liverpool gagal mencatatkan satu pun shot on target. Sebuah statistik yang kontras dengan prinsip menyerang yang sering ditekankan Slot.
Satu-satunya ancaman nyata datang dari sepakan jarak jauh Conor Bradley yang membentur mistar. Selebihnya, Liverpool nyaris sepenuhnya bertahan, terutama di babak pertama ketika mereka ditekan agresif oleh Arsenal.
Slot sebelumnya mengaku sulit menerima label Liverpool sebagai tim yang membosankan. Namun laga ini, sekeras apa pun ditonton, menjadi bukti kematangan manajerial. Dalam kondisi krisis penyerang, keindahan menjadi prioritas kedua.
Dari Idealistis ke Pragmatis
Sepanjang musim, Slot kerap mengeluhkan Liverpool harus menghadapi lawan dengan pertahanan rendah. Di Emirates, justru Liverpool yang meminjam taktik tersebut.
Kunjungan ke Arsenal memang sering memaksa perubahan pendekatan. Sebelumnya, hanya Manchester City yang mampu mencuri poin di Emirates, itu pun dengan pendekatan defensif yang tidak biasa. Bahkan Pep Guardiola kala itu disebut meniru Jose Mourinho.
Ada pujian terselubung untuk tim asuhan Mikel Arteta. Tekanan dan energi Arsenal memaksa Liverpool bermain sangat dalam, bahkan seluruh pemain sempat berada dalam radius 40 meter dari gawang Alisson.
Duel Tanpa Penyerang di Kedua Sisi
Menariknya, Arsenal juga praktis bermain tanpa ujung tombak efektif. Viktor Gyokeres tampil sangat minim kontribusi, hanya mencatatkan delapan sentuhan sepanjang laga, tanpa satu pun di rentang menit 11 hingga 40.
Pertandingan berjalan di sekelilingnya, bukan melaluinya. Perbandingan dengan Erling Haaland pun tak terhindarkan, ketika Haaland jarang menyentuh bola, satu sentuhan sering berujung gol. Gyokeres tidak demikian.
Bagi Ibrahima Konate, laga ini menjadi salah satu penampilan terbaiknya musim ini. Dua pertemuan melawan Gyokeres berakhir tanpa ancaman berarti, sebuah duel yang jelas menguntungkan bek Liverpool tersebut.
Liverpool akan mengakhiri musim dengan empat poin dari Arsenal. Angka yang solid, meski mungkin terlalu kecil jika dibandingkan dengan kehilangan poin melawan tim lain.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
- Duel Arsenal vs Liverpool Dihiasi Sikap tak Terpuji Martinelli pada Bradley: Berujung Cap tak Mengenakkan dari Legenda MU
- Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
- Mikel Arteta Kembali Gagal Kalahkan Arne Slot
- 6 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 9 Januari 2026, 17:55
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Roma vs Sassuolo - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 10 Januari 2026, 17:00
-
Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Charlton, Debut Liam Rosenior
Liga Inggris 10 Januari 2026, 16:49
-
Harry Maguire Bakal Comeback di Laga MU vs Brighton, Tapi...
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:30
-
Marc Klok, Adam Alis, dan 2 Mantan Pemain Persija yang Kini Membela Persib
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 15:28
-
Live Streaming Man City vs Exeter City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:00
-
Aspar Team Sebut CFMoto Godok Rencana Balapan di MotoGP, Tapi Jalannya Takkan Mulus
Otomotif 10 Januari 2026, 14:47
-
Darrren Fletcher Pastikan MU Bakal All-In ke FA Cup
Liga Inggris 10 Januari 2026, 14:15
-
Login! Arsenal Ramaikan Perburuan Transfer Marc Guehi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 13:30
-
Luis Enrique Enggan Perpanjang Kontrak di PSG, MU Siaga Satu!
Liga Inggris 10 Januari 2026, 12:30
-
Bandung BJB Tandamata Buka Proliga 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Risco Herlambang Puas
Voli 10 Januari 2026, 11:40
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52























KOMENTAR