Benjamin Sesko Makin Gacor Jadi Supersub, Mengapa Michael Carrick Masih Ragu Mainkan Sebagai Starter?

Benjamin Sesko Makin Gacor Jadi Supersub, Mengapa Michael Carrick Masih Ragu Mainkan Sebagai Starter?
Ekspresi Benjamin Sesko usai membobol gawang Everton, Selasa (24/2/2026) (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Gol penentu kemenangan yang dicetak Benjamin Sesko di Hill Dickinson Stadium kembali memantik perdebatan di kalangan suporter Manchester United. Penyerang asal Slovenia itu lagi-lagi tampil sebagai supersub, namun efektivitasnya justru semakin sulit diabaikan.

Pada laga Senin malam tersebut, Sesko mencetak gol kemenangan sekaligus menandai torehan tiga gol dalam empat pertandingan terakhir. Menariknya, seluruh gol itu lahir dari bangku cadangan. Statistik tersebut semakin menegaskan reputasinya sebagai pemecah kebuntuan di momen-momen krusial.

Sejak kepergian Ruben Amorim, produktivitas Sesko melonjak drastis. Ia bahkan mencatat rasio satu gol setiap 46 menit sejak pergantian pelatih. Angka itu membuat banderol mahal yang dibayarkan United musim panas lalu terasa sepadan.

1 dari 3 halaman

Dilema Carrick: Starter atau Supersub?

Momen penyerang Manchester United, Benjamin Sesko mencetak gol ke gawang Everton di lanjutan Liga Inggris, 24 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Momen penyerang Manchester United, Benjamin Sesko mencetak gol ke gawang Everton di lanjutan Liga Inggris, 24 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Meski kontribusinya nyata, pelatih Michael Carrick belum sepenuhnya yakin untuk memberinya tempat di starting XI. Lima dari total 16 poin yang diraih United di era Carrick datang berkat gol Sesko sebagai pemain pengganti.

Legenda klub, Wes Brown, menilai situasi ini memang tidak sederhana. Menurutnya, menjadi ancaman mematikan dari bangku cadangan bukanlah hal buruk. Justru, dampak instan yang diberikan Sesko setelah masuk di menit ke-60 atau 65 menjadi senjata tersendiri.

“Kalau respons tim selalu positif setiap dia masuk, tentu pelatih punya alasan untuk mempertahankan peran itu,” ujar Brown kepada media klub.

Pandangan serupa juga datang dari Gary Neville yang memuji keputusan Carrick memasukkan Sesko di babak kedua. Kehadiran penyerang murni dinilai langsung membuat struktur serangan United lebih hidup.

Namun, reaksi publik berbeda. Banyak suporter meyakini Sesko layak tampil sejak menit pertama saat United menjamu Crystal Palace akhir pekan nanti.

2 dari 3 halaman

Solusi untuk Masalah Low Block

Benjamin Sesko merayakan golnya ke gawang Everton, Selasa (24/2/2026) (c) AP Photo/Ian Hodgson

Benjamin Sesko merayakan golnya ke gawang Everton, Selasa (24/2/2026) (c) AP Photo/Ian Hodgson

Satu persoalan yang belum terselesaikan, baik di era Amorim maupun Carrick, adalah kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan. United kerap kesulitan saat menghadapi tim yang bermain dengan blok rendah.

Dalam beberapa laga terakhir, Carrick mencoba menempatkan Bryan Mbeumo sebagai ujung tombak. Namun, strategi itu kurang efektif, terutama ketika ia harus berduel udara melawan bek-bek bertubuh besar. Selain itu, minimnya target di kotak penalti membuat umpan silang United sering berakhir sia-sia.

Di sinilah Sesko menawarkan solusi. Dengan postur tinggi dan naluri gol yang tajam, ia mampu menjadi titik fokus serangan sekaligus membuka ruang bagi pemain lain. Kehadirannya sejak menit awal diyakini dapat memberi dimensi berbeda, terutama saat United diprediksi mendominasi penguasaan bola.

Menghadapi Palace di Old Trafford, Carrick dihadapkan pada keputusan penting: mempertahankan Sesko sebagai supersub mematikan atau memberinya kesempatan pertama sebagai starter reguler.

Jika melihat kebutuhan taktis dan momentum yang sedang dimiliki sang striker, memberi Sesko tempat di lini depan sejak awal laga tampaknya bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan.

Sumber: Manchester United FC


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL