
Bola.net - Laga panas tersaji saat Manchester United menjamu Liverpool pada pekan ke-35 Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (3/5/2026) malam WIB. Duel berlangsung sengit dengan tempo cukup tinggi sejak menit awal.
Tuan rumah tampil dominan di babak pertama dan sukses mencetak dua gol cepat melalui Matheus Cunha dan Benjamin Sesko. Liverpool dibuat kesulitan keluar dari tekanan dan tertinggal cukup jauh sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Liverpool menunjukkan reaksi cepat dan bangkit dari keterpurukan. Dominik Szoboszlai dan Cody Gakpo mencetak gol dalam waktu cukup berdekatan untuk menyamakan skor menjadi 2-2.
Namun, perubahan taktik dari Manchester United kembali membalikkan keadaan. Kobbie Mainoo mencetak gol penentu kemenangan yang membuat MU menang tipis 3-2 dan mengamankan tiket ke Liga Champions.
Total Kekalahan Membengkak, Slot Sentuh Angka 18

Kekalahan di Old Trafford menjadi pukulan telak bagi Liverpool yang tengah berjuang menjaga asa ke kompetisi Eropa. Hasil negatif tersebut juga memperpanjang catatan buruk mereka sepanjang musim ini.
Tim asuhan Arne Slot kini telah menelan total 18 kekalahan di semua ajang kompetisi. Angka tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan inkonsistensi performa The Reds.
Di Premier League saja, Liverpool sudah kalah 11 kali dari 35 pertandingan yang dijalani. Catatan ini jelas jauh dari ekspektasi klub sebesar Liverpool yang biasanya bersaing di papan atas.
Situasi ini membuat posisi Slot semakin tertekan, apalagi performa tim belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan signifikan. Tekanan dari fans dan media pun terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Rincian Kekalahan Liverpool Musim Ini

Jumlah kekalahan Liverpool musim ini tersebar di berbagai kompetisi yang mereka ikuti. Hal ini menunjukkan bahwa masalah tim tidak hanya terjadi di satu ajang saja.
Di Premier League, Liverpool mencatatkan 11 kekalahan sepanjang musim berjalan. Sementara di Liga Champions, mereka tumbang lima kali menghadapi lawan-lawan kuat Eropa.
Di kompetisi domestik lainnya, Liverpool juga gagal tampil maksimal. Mereka masing-masing menelan satu kekalahan di FA Cup dan EFL Cup.
Daftar Kekalahan Liverpool Musim 2025/2026

Premier League
- 27 September 2025 Crystal Palace 2–1 Liverpool
- 4 Oktober 2025 Chelsea 2–1 Liverpool
- 19 Oktober 2025 Liverpool 1–2 Manchester United
- 25 Oktober 2025 Brentford 3–2 Liverpool
- 9 November 2025 Manchester City 3–0 Liverpool
- 22 November 2025 Liverpool 0–3 Nottingham Forest
- 24 Januari 2026 Bournemouth 3–2 Liverpool
- 8 Februari 2026 Liverpool 1–2 Manchester City
- 3 Maret 2026 Wolverhampton 2–1 Liverpool
- 21 Maret 2026 Brighton 2–1 Liverpool
- 3 Mei 2026 Manchester United 3–2 Liverpool
FA Cup - Perempat Final
- 4 April 2026 Manchester City 4–0 Liverpool
EFL Cup - Ronde 4
- 29 Oktober 2025 Liverpool 0–3 Crystal Palace
Liga Champions
- 30 September 2025 Galatasaray 1–0
- 26 November 2025 Liverpool 1–4 PSV Eindhoven
- 10 Maret 2026 Galatasaray 1–0 Liverpool
- 8 April 2026 PSG 2–0 Liverpool
- 14 April 2026 Liverpool 0–2 PSG
Slot Samai Rekor Buruk Era Rodgers
Catatan 18 kekalahan tersebut membuat Arne Slot menyamai rekor yang pernah ditorehkan Brendan Rodgers pada musim 2014/2015. Situasi ini tentu menjadi sinyal bahaya bagi Liverpool.
Pada musim tersebut, Liverpool juga tampil inkonsisten dan kesulitan bersaing di papan atas klasemen. Mereka akhirnya hanya mampu finis di posisi keenam dan harus puas dengan tiket Europa League.
Rodgers kala itu mencatatkan 12 kekalahan di Premier League. Selain itu, Liverpool juga tersingkir di berbagai kompetisi dengan performa yang kurang meyakinkan.
Di Liga Champions, mereka gagal lolos dari fase grup setelah menelan tiga kekalahan. Sementara di Europa League, langkah mereka terhenti di babak 32 besar setelah kalah dramatis dari Besiktas melalui adu penalti.
Rodgers Dipertahankan, Bagaimana Nasib Slot?
Meski mencatatkan musim yang buruk, Brendan Rodgers sempat mendapatkan dukungan penuh dari manajemen Liverpool. Ia tetap dipertahankan setelah musim 2014/2015 berakhir tanpa trofi.
Namun, nasib Rodgers tidak bertahan lama di musim berikutnya. Ia akhirnya dipecat setelah serangkaian hasil buruk, termasuk hasil imbang melawan Everton yang menjadi titik akhir masa jabatannya.
Saat itu, Liverpool hanya meraih satu kemenangan dari sembilan pertandingan awal musim. Kondisi tersebut membuat manajemen klub mengambil keputusan tegas untuk melakukan pergantian pelatih.
Kini situasi serupa mulai menghampiri Arne Slot, meski ia dikabarkan masih mendapat dukungan dari manajemen. Namun tekanan dari fans dan media terus meningkat, dan belum ada kepastian apakah ia akan benar-benar dipertahankan musim depan.
Klasemen Liga Inggris
Baca Juga:
- Virgil van Dijk Sebut Musim Liverpool Tidak Dapat Diterima
- Arne Slot Diam-Diam Minta Liverpool Rekrut Bek Napoli Ini
- Bikin 2 Blunder Tapi Masih Menang, Bukti MU yang Sekarang Sudah Berbeda!
- Kontroversi Man United Old Trafford! Ini Alasan Premier League Tetap Sahkan Gol Sesko ke Gawang Liverpool
- Micah Richards Sindir Liverpool: Sudah Dikasih 2 Gol Giveaway, Masih Kalah Saja dari MU!
- Arne Slot Ungkap Alasan Liverpool Tak Bisa Bendung Serangan Bruno Fernandes dan Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Joao Pedro Dibidik Barcelona, Chelsea Ambil Sikap Tegas
Liga Spanyol 5 Mei 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52























KOMENTAR