
Bola.net - Arne Slot secara terbuka mengakui kematian Diogo Jota membawa dampak besar bagi Liverpool, baik di dalam maupun luar lapangan. Namun, manajer asal Belanda itu menegaskan tidak akan pernah menjadikan tragedi tersebut sebagai alasan merosotnya performa tim.
Jota meninggal dunia bersama sang saudara, Andre Silva, dalam kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol, pada Juli lalu. Kepergian penyerang Portugal itu memantik gelombang duka dari berbagai penjuru, termasuk dari rekan satu tim dan para suporter Liverpool.
Seluruh skuad The Reds merasakan kehilangan yang mendalam, salah satunya Andy Robertson yang sempat memberikan wawancara emosional usai membawa Skotlandia lolos ke Piala Dunia 2026. Di tengah suasana berduka ini, Slot tetap berusaha menjaga fokus tim di tengah jadwal padat dan persaingan ketat di Liga Inggris.
Meski hasil belakangan ini jauh dari ideal, Slot tidak ingin Liverpool terjebak pada narasi yang menjadikan duka sebagai dalih. Ia menegaskan, tugas tim sekarang adalah menemukan kembali ritme permainan dan bangkit di sisa musim.
Duka Mendalam atas Kepergian Diogo Jota

Kabar meninggalnya Diogo Jota langsung mengguncang dunia sepak bola. Liverpool menjadi salah satu klub yang paling merasakan dampaknya karena Jota merupakan sosok penting di ruang ganti dan di lapangan.
Andy Robertson bahkan sempat mengungkapkan betapa beratnya secara emosional, terutama karena ia dan Jota pernah membicarakan mimpi tampil bersama di Piala Dunia. Momen itu menggambarkan betapa dekat hubungan di antara para pemain di skuad The Reds.
“Saya menyaksikan wawancara dengan Robertson itu secara langsung dan saya tahu hal itu menjadi persoalan bagi kami, yang mana benar-benar normal,” ujar Slot.
“Pada momen seperti sekarang, saya selalu memikirkan bagaimana perasaan istri dan anak-anaknya.
“Bagi mereka, semuanya jauh, jauh, jauh lebih berat daripada bagi kami. Namun bahwa kami akan merindukan sang pemain dan sosoknya sebagai pribadi sudah sepenuhnya jelas,” kata Slot.
Kontribusi Besar Diogo Jota untuk Liverpool

Slot juga menyinggung betapa besar kontribusi Jota dalam momen-momen penting Liverpool.
Salah satunya adalah ketika mereka menghadapi Nottingham Forest musim lalu dan Jota langsung mencetak gol penyeimbang hanya satu menit setelah tertinggal.
“Sekarang kami menghadapi Nottingham Forest. Musim lalu di sana kami tertinggal 1-0 dan hanya butuh satu menit baginya untuk mencetak gol penyama kedudukan,” ucap Slot.
“Bagus bagi kami untuk mengingatnya setiap saat, dan itu mungkin karena pribadi dan tipe pemain seperti dirinya,” tutur Slot.
Slot Tegaskan Tragedi Bukan Alasan Turunnya Performa

Liverpool tengah berada dalam periode sulit di Premier League, dengan catatan lima kekalahan dalam enam laga terakhir. Jumlah itu bahkan lebih banyak dibanding total kekalahan mereka sepanjang musim lalu saat meraih gelar juara.
Padahal, sebelum rangkaian hasil buruk ini, The Reds hanya kalah lima kali dalam 49 pertandingan liga. Kondisi ini membuat banyak pihak bertanya-tanya apakah duka setelah kepergian Jota ikut memengaruhi performa mereka di lapangan.
“Tidak mungkin mengukur apa yang dilakukan situasi ini terhadap para pemain dan terhadap hasil kami. Hal terakhir yang akan saya lakukan adalah menggunakannya sebagai alasan,” ujar Slot.
“Saya tidak tahu. Yang saya tahu adalah kami merindukan sang pemain, itu 100 persen pasti, dan kami merindukan sosoknya sebagai pribadi, tetapi saya tidak bisa mengukur dampak yang hal itu berikan terhadap hasil kami,” kata Slot.
“Mustahil bagi saya untuk mengatakannya dan kami tidak akan pernah menggunakannya sebagai alasan,” imbuh Slot.
“Kami hanya harus fokus pada pekerjaan kami dan mencoba memenangi pertandingan sepak bola,” tegasnya.
Sumber: FotMob
Klasemen Premier League
Baca Juga:
- Sadio Mane Bongkar Betapa Uniknya Eks Rekan Setimnya di Liverpool, Roberto Firmino: Saya Tak Pernah Melihat Pemain Sepertinya
- Prediksi Liverpool vs Nottm Forest 22 November 2025
- Sadio Mane Akui Marah Besar Pada Mohamed Salah di Laga Liverpool Lawan Burnley 2019 Silam, Apa yang Terjadi?
- Sadio Mane Bongkar Hubungannya dengan Mohamed Salah, Benarkah Tidak Harmonis?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arne Slot Tegaskan Tragedi Diogo Jota Bukan Alasan Anjloknya Performa Liverpool
Liga Inggris 21 November 2025, 23:43
-
Prediksi Liverpool vs Nottm Forest 22 November 2025
Liga Inggris 21 November 2025, 22:00
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR