
Bola.net - Arsenal bersiap mendatangkan Martin Zubimendi dari Real Sociedad dengan harga 51 juta pounds pada bursa transfer musim panas ini. Sang gelandang, 26 tahun, menjadi salah satu target utama Mikel Arteta untuk memperkuat lini tengah The Gunners.
Namun, langkah Arsenal ini justru menuai skeptisisme dari legenda Manchester United, Paul Scholes. Mantan gelandang Inggris itu meragukan kemampuan Zubimendi sekaligus menilai posisinya tidak dibutuhkan di skuad Arteta.
Kedatangan Zubimendi diperkirakan akan menggeser peran Declan Rice ke posisi yang lebih ofensif. Namun, Scholes menilai Rice justru lebih cocok sebagai gelandang bertahan, sementara Zubimendi dinilainya belum cukup meyakinkan.
Keraguan Scholes atas Kemampuan Zubimendi
Paul Scholes mengaku tidak terkesan dengan penampilan Zubimendi saat Real Sociedad menghadapi Manchester United. Ia menyebut tidak melihat adanya "lubang" di lini tengah Arsenal yang perlu diisi oleh pemain asal Spanyol tersebut.
Scholes juga mempertanyakan alasan Arsenal ingin memainkan Declan Rice di posisi lebih maju. Menurutnya, Rice justru lebih efektif sebagai gelandang bertahan, peran yang seharusnya bisa diisi tanpa perlu mendatangkan Zubimendi.
"Declan Rice bisa melakukan peran itu (sebagai gelandang bertahan). Banyak yang melihatnya sebagai pemain serang, tapi saya tidak setuju," ujar Scholes.
Masa Depan Jorginho dan Thomas Partey

Kedatangan Zubimendi juga dikaitkan dengan kemungkinan hengkangnya dua gelandang Arsenal, Jorginho dan Thomas Partey. Kontrak Jorginho hampir berakhir, sementara Partey dikabarkan akan dijual pada musim panas.
Arteta disebut ingin Zubimendi berperan sebagai pengatur permainan di depan lini belakang. Namun, Scholes menilai strategi ini tidak diperlukan mengingat Rice sudah mampu mengisi peran tersebut dengan baik.
Selain Zubimendi, Arsenal juga dikabarkan tertarik pada sejumlah penyerang seperti Viktor Gyokeres, Benjamin Sesko, dan Liam Delap. Klub berharap bisa mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung lima musim beruntun.
Posisi Arsenal di Liga Inggris
Arsenal saat ini berada di posisi kedua Premier League, tetapi ancaman dari Newcastle United, Manchester City, Chelsea, dan Aston Villa masih membayangi.
The Gunners akan menjamu Newcastle yang sedang dalam performa apik sebelum bertandang ke Southampton di laga pamungkas.
Hasil di dua laga tersisa ini sangat krusial bagi Arsenal untuk memastikan mereka tetap finis di urutan kedua, atau justru tergeser oleh klub-klub pesaing.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Ngidam Bintang Newcastle United Ini
Liga Inggris 15 Mei 2025, 22:49
-
Tikung Arsenal, Chelsea Juga Ikut Kejar Viktor Gyokeres
Liga Inggris 15 Mei 2025, 22:03
LATEST UPDATE
-
Enzo Maresca Dikabarkan Ingin Latih MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 3 Januari 2026, 19:03
-
Ealah! Kobbie Mainoo Ternyata Tidak Berencana Tinggalkan Manchester United
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:52
-
Ruben Amorim Faktor Ini Bisa Buat MU Ketar-ketir di Kandang Leeds United!
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:43
-
Prediksi Lazio vs Napoli 4 Januari 2026
Liga Italia 3 Januari 2026, 18:30
-
Terungkap, MU Tutup Pintu 'Balikan' dengan James Garner
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:21
-
Manchester United Percepat Proses Transfer Carlos Baleba?
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:06
-
Prediksi Aston Villa vs Nottingham Forest 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 17:54
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSBS Biak 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 17:45
-
Prediksi Wolves vs West Ham 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 17:15
-
Daftar Pembalap Indonesia yang Berlaga di Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 3 Januari 2026, 17:01
-
Jadwal Lengkap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 3 Januari 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR