
Bola.net - Jurgen Klopp tidak mencoba bersembunyi. Dia mengakui Liverpool pada akhirnya kalah dari Manchester City meski telah memberikan performa terbaik pada sebagian besar pertandingan, tapi kalah tetaplah kalah.
Minggu (7/2/2021), duel Liverpool vs Man City jadi sajian utama Premier League. Kali ini kedua tim bertemu di Anfield yang dikenal angker beberapa tahun terakhir.
Nahasnya, kali ini Anfield angker bagi Liverpool sendiri. Skor 0-0 di babak pertama, sempat 1-1 di pertengahan babak kedua, lalu Man City menambah tiga gol untuk mengunci kemenangan dengan skor 4-1.
Menurut Klopp, momen kunci pertandingan ini ada pada gol kedua dan ketiga Man City secara beruntun, apa itu?
Dua kesalahan beruntun
Sempat terkunci 0-0 pada 45 menit pertama, keran gol pada laga ini dibuka Ilkay Gundogan di menit ke-49. Liverpool pun membalas menyamakan kedudukan melalui Mohamed Salah di menit ke-63.
Bencana Liverpool dimulai 10 menit berselang. Gundogan mencetak gol keduanya di menit ke-73 dan tiga menit kemudian (76') Raheem Sterling mencetak gol ketiga timnya.
Nahas kedua gol ini bermula dari blunder Alisson Becker yang memberikan bola pada pemain Man City di wilayah berbahaya.
"Mereka mencetak gol pertama, kami menyamakan kedudukan, lalu kami membuat dua kesalahan fatal, begitulah adanya," ujar Klopp di Liverpoolfc.com.
Game over
Klopp mengakui dua kesalahan itulah yang mengakhiri pertandingan untuk Liverpool. Sebenarnya The Reds sedang mendapatkan momentum untuk mencetak gol kedua mereka, tapi justru kebobolan karena kesalahan di belakang.
"Dalam pertandingan ketika Anda mendapatkan momen yang begitu bagus, dua gol seperti itu jelas mengakhiri semuanya," lanjut Klopp.
"Semua orang tahu itu dan kami tidak perlu terus bicara soal itu. Begitulah adanya."
"Lalu Phil Foden dengan aksi individu bisa mencetak gol keempat dan itulah hasil akhirnya," imbuhnya.
Kalah ya kalah
Klopp merasa performa timnya tidak terlalu buruk, justru baik di sebagian besar pertandingan. Namun, kalah tetap kalah, Liverpool tertunduk lesu di kandang sendiri.
"Jadi hasil ini adalah kebalikan dari yang kami inginkan dan performa kami sebenarnya sudah sesuai dengan keinginan kami untuk sebagian besar pertandingan," sambung Klopp.
"Namun, pada akhirnya kami tetap kalah," pungkasnya.
Sumber: Liverpool
Baca ini juga ya!
- 5 Pelajaran Sheffield United vs Chelsea: The Blues Kembali ke Papan Atas
- Cara Timo Werner Bantu Chelsea: Bukan Gol, Tapi Assist, dan Menang Penalti
- 2 Catatan yang Tersisa dari Pertandingan: Baik untuk Man City, Buruk bagi Liverpool
- Janji Timo Werner untuk Chelsea: Saya Akan Cetak Gol!
- Pesan Penting Jurgen Klopp Agar Alisson Tak Blunder Lagi: Tendang ke Tribune Saja!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peminat Lukaku Bertambah Satu Lagi, Kemarin City Sekarang PSG
Liga Italia 8 Februari 2021, 23:24
-
Henderson Janji Bawa Liverpool Balikkan Keadaan Usai Dibantai Man City
Liga Inggris 8 Februari 2021, 18:57
-
Janji Liverpool Usai Dibantai City: Kami tak Akan Menyerah!
Liga Inggris 8 Februari 2021, 18:24
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR