
Bola.net - Sejak musim lalu nama Timo Werner telah banyak dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa. Salah satu yang paling sering dan disebut sangat dekat dengan penyerang RB Leipzig tersebut adalah Liverpool.
Namun ketika banyak prediksi menyebut Liverpool adalah pelabuhan baru yang paling mungkin untuk Timo Werner, Chelsea datang dan mengejutkan dengan kesuksesan mendapatkan tanda tangannya.
Pengeluaran The Blues cukup besar untuk seorang Timo Werner. Angkanya ditaksir menembus angka 102,5 juta poundsterling. Banderol sebesar itu kombinasi biaya transfer ke RB Leipzig, komisi agen, dan gaji selama lima tahun masa kontrak Timo.
Bagaimana ceritanya Chelsea bisa menyalip di tikungan, mengangkangi Liverpool?
Werner dikaitkan dengan kepindahan ke Liverpool selama berbulan-bulan.
Pemain depan berusia 24 tahun dan agennya sedang dalam pembicaraan dengan Liverpool, yang menjadikannya target transfer utama mereka untuk memperdalam opsi trisula lini depan mereka. Liverpool rela mengabaikan pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho, untuk bisa meminang Timo Werner.
Menurut sumber BBC, Werner bahkan melakukan konferensi video dengan Jurgen Klopp selama Paskah dan setidaknya pada satu kesempatan lainnya, tetapi kesepakatan mentok pada akhir April, bukan karena manajer itu tiba-tiba tak yakin dengan kualitasnya, tetapi karena Liverpool tidak mau membayar klausal pelepasan sang pemain dengan nilai 45 juta poundsterling.
Sang pemuncak klasemen Premier League mencoba bernegosiasi dengan RB Leipzig untuk minta diskon.
Selain itu, Werner menuntut gaji yang tinggi dan jaminan bermain yang banyak. Hal itu sulit dilakukan, karena ia harus bertarung menghadapi: Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane.
Rencana awal Klopp adalah perlahan-lahan mengintegrasikan Werner ke dalam tim dan kemudian memberinya tempat awal pada Januari ketika Mane dan Mohamed Salah akan bermain di Piala Afrika.
Leipzig tidak mau melakukan pembicaraan dengan Liverpool dengan banyak embel-embel negosiasi minta pengurangan harga.
"Saya pastikan harganya tidak akan menjadi lebih murah. Kami tidak akan menjual pemain di bawah nilai jika ia terikat kontrak selama lebih dari satu tahun," kata kepala eksekutif RB Leipzig Oliver Mintzlaff baru-baru ini.
Hanya Butuh 2 Jam Negosiasi

Tahun lalu, Werner dikaitkan dengan Bayern Munchen. Namun negosiasi gagal karena juara Bundesliga tidak sepenuhnya yakin banderol sang pemain sekitar 22 juta poundsterling sepadan untuk dikeluarkan. Atletico Madrid juga menunjukkan minat.
Sesaat sebelum akhir jendela transfer musim panas, Werner menandatangani perpanjangan tiga tahun dengan Leipzig, mencegah kontraknya berakhir tahun ini dan memastikan klub tidak ditinggalkan tanpa mendapatkan duit sepeserpun.
Dan kemudian datanglah Chelsea, menawarkan upah mingguan sekitar 175.000 poundsterling (hampir dua kali lipat gajinya saat ini) dan komisi ke agennya Karlheinz Forster sebesar 12 juta poundsterling. Total pengeluaran menjadi lebih dari 100 juta poundsterling.
Werner dan Forster pergi ke kantor Leipzig pada hari Rabu, 3 Juni untuk menjalani percakapan singkat 20 menit dengan pejabat klub, memberi tahu Leipzig tentang niat mereka untuk menyelesaikan proses transfer ke London.
Chelsea ingin secepatnya membayar mahar transfer Timo. Sebagai konsekuensinya ia tidak akan tampil untuk Leipzig ketika Liga Champions berakhir pada bulan Agustus mendatang.
Ejekan di Bundesliga

Sulit menilai apa yang diinginkan Chelsea dari seorang Timo Werner, yang baru terlihat benar-benar sebagai berlian berharga musim ini.
Butuh waktu bertahun-tahun baginya untuk keluar dari cangkangnya dan menunjukkan kepribadian yang jelas dalam wawancara dan, sebagian besar ia lakukan dengan menundukkan kepalanya dan fokus pada penampilannya.
Dia dihormati dan bahkan sangat disukai di Leipzig, tetapi rekan satu tim biasanya hanya menekankan nilainya sebagai seorang pemain.
Sebuah insiden pada Desember 2016, selama pertandingan melawan Schalke, memberinya reputasi negatif. Werner mengakui bahwa dia melakukan diving agar mendapatkan hadiah penalti dalam pertandingan.
Ia membela diri terpaksa melakukan hal tak terpuji itu setelah berkali-kali dilanggar pemain lawan tanpa adanya hukuman dari wasit.
Timo Werner menghadapi ejekan, peluit, dan gerakan cabul di setiap pertandingan tandang yang dia mainkan selama bertahun-tahun.
Diplot sebagai Sayap?

Apa yang terjadi di Bundesliga sudah menjadi bagian dari masa lalu. Kini, Timo Werner bersiap mengarungi petualangan baru di pentas Premier League bersama Chelsea. Liga yang level persaingannya lebih keras karena banyaknya pemain bintang yang berlaga.
Di Chelsea, ia bakal menjalankan peran sebagai apa?
Frank Lampard agaknya ia jadi kompatriot striker muda Inggris, Tammy Abraham, yang musim ini tampil memesona bersama The Blues.
Ketika ia memulai karir seniornya di Stuttgart, Werner sesekali digunakan di sayap kiri sebelum pindah ke tengah secara permanen. Dia juga berulang kali bermain sebagai pemain sayap untuk Timnas Jerman dalam beberapa tahun terakhir karena pelatih kepala Joachim Low melihat kelebihan Werner dari sisi kecepatan plus ketajaman.
Namun, Julian Nagelsmann, yang bergabung dengan Leipzig sebagai pelatih kepala pada 2019, melihat lebih banyak potensi di Werner sebagai striker yang akan pindah ke lini tengah dan bertindak sebagai pemain nomor 10.
Di awal musim, ia meminta Werner untuk mundur pada kesempatan dan terlibat dalam operan dengan para gelandang, Timo tak selalu menggantung di bahu bek terakhir.
Pilihan Formasi buat Lampard
Bicara statistik, Chelsea beruntung memiliki penyerang dengan lesakan 26 gol dan memberikan delapan assist dalam 32 pertandingan Bundesliha musim ini.
Kehadirannya akan menawarkan Lampard pilihan untuk bermain dalam 4-4-2 bersama Tammy Abraham atau mengombinasikannya sebagai bagian trisula lini depan.
Waktu akan memberi tahu apakah kontribusinya akan cukup untuk membuat permainan The Blues lebih tajam.
Sumber: BBC
Disadur dari: Bola.com (Ario Yosia)
Tonton Video Menarik Ini
Jangan Sampai Lewatkan Berita Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timo Werner Saja Tidak Cukup untuk Jadikan Chelsea Penantang Gelar Juara
Liga Inggris 20 Juni 2020, 16:00
-
Wah, Harga Kai Havertz Berpotensi Turun di Bursa Transfer Musim Panas
Bundesliga 20 Juni 2020, 14:00
-
Ada Timo Werner, Tammy Abraham Diklaim Mampu Jadi Striker Utama Chelsea
Liga Inggris 20 Juni 2020, 13:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 01:21
-
Prediksi Napoli vs Verona 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 00:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40

























KOMENTAR