Bola.net - - Pelatih Chelsea, Antonio Conte mengatakan bahwa hal yang paling penting yang dia lakukan dalam tim adalah mengajarkan untuk meraih kemenangan, bukan membuat pemain bahagia.
Conte memang dikenal sebagai pelatih yang tegas dan blak-blakan kepada para pemainnya. Saking tegasnya, tak jarang dia memberikan hukuman kepada pemainnya yang tak disiplin.
Dalam dua tahun karirnya sebagai pelatih Chelsea, Conte sudah pernah memperlihatkan betapa disiplinnya ia dan dia bahkan sempat disebut berselisih dengan pemain yang tak mengikuti instruksinya. Di musim lalu ada nama Diego Costa, dan di musim ini ada nama David Luiz, yang sempat dikabarkan cekcok dengan Conte.
Dan jelang pertandingan ulangan babak ketiga Piala FA, Kamis (18/1) dini hari tadi, Conte mengungkapkan bahwa tipikal melatihnya banyak dipengaruhi oleh para pemain beken seperti Marcello Lippi hingga Arrigo Sacchi.
"Setiap pelatih yang saya pernah bekerja dengan mereka dalam karir saya sebagai pemain, hal pertama yang mereka ajarkan kepada saya adalah tidak penting membuat pemain bahagia," ujarnya.
"Yang terpenting adalah menang, jujur dan loyalitas. Bila anda seperti ini, tak ada orang yang bisa mengatakan apapun kepada anda," sambungnya.
"Mungkin pada saat pertama seseorang bisa marah, tapi setelah mereka merefleksi, mereka sadar anda jujur dan setiap pilihan adalah untuk tim. Bukan karena anda memiliki simpati lebih untuk satu pemain. Saya mempelajarinya dari [Marcello] Lippi, [Giovanni] Trapattoni, [Arrigo] Sacchi, banyak pelatih yang saya miliki di masa lalu saya," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agar Kembali Tajam, Conte Diminta Beri Morata Jatah Libur
Liga Inggris 17 Januari 2018, 20:58
-
Conte Minta Pemain Chelsea Bikin Dirinya Pusing
Liga Inggris 17 Januari 2018, 15:46
-
Bagi Conte, Menang Lebih Penting Dari Bahagiakan Satu Pemain
Liga Inggris 17 Januari 2018, 15:26
-
Ramai Gosip Carroll ke Chelsea, Bos West Ham Tak Tahu Apa-apa
Liga Inggris 17 Januari 2018, 15:20
-
Conte dan Mourinho Bagai Anjing Kucing, Gullit Minta FA Bertindak
Liga Inggris 17 Januari 2018, 14:50
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR