Bola.net - Pelatih anyar Chelsea, Frank Lampard menyanyikan pujian untuk Jose Mourinho sebagai sosok yang memberikan pengaruh paling besar dalam kariernya. Lampard yakin dia tidak akan berada di posisi saat ini jika tidak pernah merasakan sentuhan Mourinho beberapa tahun lalu.
Juli 2004, Mourinho datang menangani Chelsea. Saat itu nama Mourinho cukup populer usai membawa Porto menjuarai Liga Champions pada musim sebelumnya. Chelsea jadi tantangan baru untuk Mourinho.
Percobaan pertama Mourinho berjalan sukses. Dia merusak dominasi Manchester United dan Arsenal pada era itu. Mourinho mendapatkan julukan The Special One berkat keberhasilan itu, yang melekat sampai saat ini.
Lampard merupakan salah satu pemain beruntung yang bisa merasakan perubahan besar di bawah bimbingan Mourinho. Dia meraih dua Premier League, dua Piala Liga, dan satu FA Cup semasa bekerja di bawah pelatih asal Portugis itu.
Sayangnya, karier Mourinho ternodai oleh Manchester United dewasa ini. Dia dianggap gagal mengembalikan nama besar MU. Sejak saat itu, semua trofi yang pernah diraih Mourinho jadi tidak berarti. Bahkan hubungannya dengan Chelsea rusak.
"Baik atau buruk, anda merasakan pengaruhnya. Dan Jose Mourinho jelas sangat saya kenal, sebab dia merupakan manajer yang mengubah karier saya secara dramatis," tutur Lampard kepada Mirror.
"Dia membawa kesuksesan ke Chelsea, juga untuk saya secara pribadi, sebab permainan saya meningkat beberapa level. Terutama tentang mentalitas - dia sangat percaya pada saya. Saya cukup terkurung dalam diri saya sendiri ketika dia tiba, keyakinan saya tidak berada pada porsi seharusnya."
"Dia jelas merupakan manajer-manusia yang hebat bagi saya, juga pada pertandingan secara taktik. Dia membuat saya berpikir lebih dari yang sudah saya lakukan sebelum dia datang," lanjutnya.
Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Melindungi Mourinho
Lampard merupakan salah satu pemain yang berusaha mendukung dan melindungi Mourinho. Dia yakin karier Mourinho sudah cukup berbicara. Mourinho adalah salah satu pelatih terbaik di dunia, The Special One.
"Saya melindungi dia karena saya kira rekornya sudah cukup berbicara. Di era saat ini, dengan media dan media sosial, segala hal menjadi heboh lebih dari proporsi seharusnya," sambung Lampard.
"Namun, jika anda mengabaikan semua kritik itu, anda akan melihat Jose sebagai pelatih yang sudah merah segalanya dan sudah sangat sukses. Jadi saya melindungi dia karena saya bekerja di bawahnya dan menjalin hubungan baik dengan dia," tandasnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Loftus-Cheek Yakin Bisa Jadi Pemain Kunci Chelsea di Bawah Lampard
Liga Inggris 7 Juli 2019, 16:00
-
Lampard Yakin Hudson-Odoi Bisa Jadi Pemain Penting Chelsea
Liga Inggris 7 Juli 2019, 14:00
-
Bagi Frank Lampard, Jose Mourinho Tetap yang Terbaik
Liga Inggris 7 Juli 2019, 06:45
-
Tolak MU, Gary Cahill Segera Gabung Klub Ini
Liga Inggris 7 Juli 2019, 05:00
-
Ruben Loftus-Cheek Resmi Perpanjang Kontrak di Chelsea
Liga Inggris 6 Juli 2019, 21:51
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Minat Pada Jean-Philippe Mateta
Liga Inggris 18 Juli 2026, 07:00
-
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Piala Dunia 18 Juli 2026, 07:00
-
Tanpa Sesko, Manchester United Bawa 25 Pemain untuk Hadapi Wrexham
Liga Inggris 18 Juli 2026, 05:46
-
Youri Tielemans Bertekad Panen Trofi Juara di Manchester United
Liga Inggris 17 Juli 2026, 22:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Thomas Tuchel: Gak Ada yang Mau Main di Perebutan Juara 3 Piala Dunia!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 20:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR