
Bola.net - Bek Manchester United, Victor Lindelof, mengaku masih menyimpan amarah terhadap rekan setim dan tandemnya di jantung pertahanan, Harry Maguire. Mengapa demikian?
Performa Lindelof sedang menanjak belakangan ini. Perpaduannya dengan Maguire yang direkrut dari Leicester City musim panas kemarin membuat gawang Manchester United lebih kokoh.
Padahal, pria berkebangsaan Swedia tersebut merupakan salah satu target kritikan pada musim kemarin. Terlebih di era kepelatihan Jose Mourinho. Ia dianggap sebagai dalang atas seringnya Manchester United kebobolan.
Sekarang kritikan itu sudah hampir tak terdengar lagi. Hal ini menunjukkan besarnya dampak kehadiran Maguire terhadap Lindelof. Namun Lindelof sendiri mengatakan bahwa dirinya masih kesal dengan tandemnya tersebut.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Lindelof Masih Dendam
Apa yang membuat Lindelof kesal? Ternyata permasalahan tidak ada hubungannya dengan klub. Ia mengaku kesal karena Maguire, bersama Timnas Inggris, menyingkirkan Swedia dari ajang Piala Dunia 2018 lalu.
Inggris memang cukup berjaya di kompetisi tersebut. Di bawah arahan Gareth Southgate, tim berjuluk the Three Lions dengan skuat mudanya berhasil melaju jauh hingga ditumbangkan Kroasia pada babak semi-final.
Swedia sendiri bertemu dengan Inggris di babak perempat final. Mereka tidak mampu menjebol pertahanan the Three Lions dan kalah dengan skor 0-2, yang salah satu golnya dicetak oleh Maguire.
"Saya masih sedikit marah dengan dia soal itu. Tapi saya berpikir kalau dia adalah pemain hebat kala itu, dan rasanya senang bisa memilikinya di tim saya," ujar Lindelof dikutip dari The Sun.
Maguire Sudah Melupakan
Di sisi lain, Maguire malah sudah melupakan pertarungan tersebut. Dan ia mengaku senang bisa ditandemkan dengan pria berumur 25 tahun tersebut.
"Saya tahu, sebelum datang ke sini, betapa bagusnya seorang Vic. Saya telah melihatnya bermain untuk United dalam beberapa tahun terakhir dan dia terus menunjukkan pertumbuhan," ungkap Maguire.
"Bisa melihat itu lagi di musim ini dan dia bisa jadi pemain hebat di masa mendatang, seperti halnya saat ini juga," tandasnya.
(The Sun)
Baca juga:
- Ternyata Ini Alasan Ballack Memilih Chelsea Ketimbang Manchester United
- Mengapa Chelsea dan Liverpool Mundur dari Perburuan Jadon Sancho?
- Kata Agen, Allegri Tidak Memedulikan Manchester United
- Memecat Jose Mourinho Adalah Keputusan yang Tepat Bagi MU, Sepakat?
- Jack Grealish Punya Modal yang Tepat Untuk Gabung Man United dan Meraih Sukses di Old Trafford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tujuh Pemain Muda di MU Ini Pernah Diprediksi Bakal Bersinar Oleh Ferguson
Liga Inggris 27 Maret 2020, 22:55
-
Perkembangan Anthony Martial Terhambat Karena Skuat MU Bobrok, Sepakat?
Liga Inggris 27 Maret 2020, 21:40
-
Manchester United Lancarkan Operasi Senyap untuk Transfer Sandro Tonali
Liga Inggris 27 Maret 2020, 21:00
LATEST UPDATE
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR