
Bola.net - Manajer Chelsea, Graham Potter puas dengan kemenangan timnya melawan Wolverhampton. Ia menilai timnya tampil apik di laga ini.
Kemarin malam, Chelsea menjamu Wolverhampton di Stamford Bridge. Kedua tim ini berduel untuk memperebutkan tiga poin di pekan ke-10 EPL.
Di laga ini, Chelsea berhasil keluar sebagai pemenang. Mereka menghempaskan sang tamu dengan skor telak 3-0.
Potter mengaku puas dengan kemenangan timnya di laga ini. "Saya rasa kami bermain dengan baik di babak pertama," ujar Potter di laman resmi Chelsea.
Simak komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Waktu yang Tepat
Menurut Potter, Chelsea berhasil mendominasi pertandingan sejak awal. Jadi ia sebenarnya ingin timnya bisa mencetak gol lebih awal.
Namun ia menilai gol Kai Havertz di akhir babak pertama datang di waktu yang tepat sehingga tim mereka bisa meraih kemenangan di laga ini.
"Saya kecewa karena kami tidak mencetak gol lebih awal. Namun saya rasa gol kami datang di waktu yang tepat," sambung Potter.
Puji Wolverhampton
Pada kesempatan ini Potter memberikan pujian kepada Wolverhampton. Ia menilai sang tamu memberikan perlawanan yang bagus bagi timnya.
"Kami harus memberikan kredit kepada Wolves. Saya rasa mereka mengawali babak kedua dengan baik dan memaksa kami untuk melakukan sejumlah penyesuaian," terang Potter.
"Namun gol kedua kami datang di waktu yang tepat sehingga membuat kami bisa sedikit bernafas. Ini bukan pertandingan yang mudah dan kami harus berjuang untuk meraih kemenangan ini dan para pemain kami layak mendapatkan kredit atas itu," imbuhnya.
Laga Berikutnya
Chelsea sendiri saat ini harus mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya. Mereka akan bermain di Liga Champions pada tengah pekan depan.
The Blues dijadwalkan akan tandang ke San Siro, di mana mereka akan menghadapi AC Milan di pertandingan keempat grup E.
Klasemen Premier League
(Chelsea FC)
Baca Juga:
- Hasil Chelsea vs Wolverhampton: Skor 3-0
- Man of the Match Chelsea vs Wolverhampton: Mason Mount
- Highlights Premier League: Chelsea 3-0 Wolverhampton
- Bahagia Paripurna Chelsea: Potter Masterclass, Diego Costa Kembali, Pulisic Bikin Gol
- 5 Pelajaran Chelsea 3-0 Wolves: Graham Potter Sudah Bisa Bilang, Piye Penak Jamanku To?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Trent, Lawan Paling Tangguh Rafael Leao adalah Reece James
Liga Champions 9 Oktober 2022, 19:28
-
Kembali Cetak Gol untuk Chelsea, Christian Pulisic Super Hepi
Liga Inggris 9 Oktober 2022, 12:30
-
Cetak Gol Perdana di Chelsea, Graham Potter Sanjung Habis Armando Broja
Liga Inggris 9 Oktober 2022, 12:00
-
Bekuk Wolverhampton, Bos Chelsea Full Senyum
Liga Inggris 9 Oktober 2022, 11:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR