Bola.net - Setelah gagal dalam adu penalti melawan Italia di perempat final Euro 2012, Ashley Cole sempat mendapat ejekan berbau rasisme dari pendukung Inggris. Kasus itu bahkan sempat diselidiki pihak kepolisian London.
Euro berlalu, Cole kemudian memberi kesaksian dalam kasus rasisme yang membelit John Terry. Cole memberikan pembelaan kepada Terry dengan mengatakan bahwa kaptennya di Chelsea itu bukanlah pribadi yang rasis.
Terry akhirnya dibebaskan dari semua tuduhan. Namun pembelaan Cole itu rupanya membuat seseorang tidak senang. Orang itu lalu berkicau di Twitter dengan menyebutkan Rio Ferdinand dan menuduh Cole sebagai 'choc ice'.
Choc ice adalah istilah yang berarti 'hitam di luar, tetapi putih di dalam.'
"Sepertinya Ashley Cole menjadi choc ice mereka. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, dia memang selalu 'menjual dirinya'. Sayang sekali."
Rio Ferdinand membalas tweet itu dengan menulis: "Saya mendengarmu kawan! Choc ice adalah istilah yang klasik! hahahahaa!!"
Beragam reaksi muncul atas tulisan Ferdinand itu. Namun bek Manchester United ini cuma menulis: "Jika saya ingin tertawa atas tweet orang lain, saya akan tertawa!"
Ashley Cole, lewat pengacaranya, menyatakan: "Ashley Cole ingin menegaskjan bahwa dirinya dan Rio Ferdinand adalah teman baik. Ashley tak pernah berniat untuk melakukan komplain resmi."
"Ashley sadar bahwa penggunaan Twitter bisa begitu cepat dan kadang bisa berakibat pada komentar-komentar yang tidak diinginkan." (ie/hsw)
Euro berlalu, Cole kemudian memberi kesaksian dalam kasus rasisme yang membelit John Terry. Cole memberikan pembelaan kepada Terry dengan mengatakan bahwa kaptennya di Chelsea itu bukanlah pribadi yang rasis.
Terry akhirnya dibebaskan dari semua tuduhan. Namun pembelaan Cole itu rupanya membuat seseorang tidak senang. Orang itu lalu berkicau di Twitter dengan menyebutkan Rio Ferdinand dan menuduh Cole sebagai 'choc ice'.
Choc ice adalah istilah yang berarti 'hitam di luar, tetapi putih di dalam.'
"Sepertinya Ashley Cole menjadi choc ice mereka. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, dia memang selalu 'menjual dirinya'. Sayang sekali."
Rio Ferdinand membalas tweet itu dengan menulis: "Saya mendengarmu kawan! Choc ice adalah istilah yang klasik! hahahahaa!!"
Beragam reaksi muncul atas tulisan Ferdinand itu. Namun bek Manchester United ini cuma menulis: "Jika saya ingin tertawa atas tweet orang lain, saya akan tertawa!"
Ashley Cole, lewat pengacaranya, menyatakan: "Ashley Cole ingin menegaskjan bahwa dirinya dan Rio Ferdinand adalah teman baik. Ashley tak pernah berniat untuk melakukan komplain resmi."
"Ashley sadar bahwa penggunaan Twitter bisa begitu cepat dan kadang bisa berakibat pada komentar-komentar yang tidak diinginkan." (ie/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bela Terry, Ashley Cole Malah Jadi Korban Rasisme
Liga Inggris 15 Juli 2012, 14:01
-
Villas-Boas Kembali Serang Chelsea
Liga Inggris 15 Juli 2012, 10:00
-
Marin Nikmati Atmosfer di Inggris
Liga Inggris 15 Juli 2012, 04:15
-
Marin: Chelsea Adalah Jalan ke Timnas
Liga Inggris 15 Juli 2012, 02:15
-
Marko Marin: Saya Belum Sebagus Messi
Liga Inggris 14 Juli 2012, 18:09
LATEST UPDATE
-
Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
Liga Inggris 10 Juli 2026, 10:59
-
Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
Lain Lain 10 Juli 2026, 09:21
-
Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Timnas Prancis Catatkan Rekor Baru!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 09:02
-
Tes Medis Lancar, MU Resmikan Transfer Andrey Santos Hari Ini
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:37
-
Andrey Santos Beres, MU Tuntaskan Transfer Ketiga Di Musim Panas ini!
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:26
-
Diam tetapi Mematikan Seperti Ousmane Dembele
Piala Dunia 10 Juli 2026, 06:08
-
Man of the Match Prancis vs Maroko: Kylian Mbappe
Piala Dunia 10 Juli 2026, 05:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR