
Bola.net - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menuai kritik tajam usai komentarnya pasca kekalahan 1-0 dari Liverpool. Ia dituduh telah menjadikan rekrutan anyar, Eberechi Eze, sebagai kambing hitam.
Kekalahan di Anfield ini terjadi lewat gol tunggal tendangan bebas Dominik Szoboszlai. Laga ini sekaligus menjadi momen debut bagi Eze yang didatangkan dari Crystal Palace musim panas ini.
Eze masuk menggantikan Gabriel Martinelli pada menit ke-70 dan sempat mendapatkan satu peluang emas. Momen inilah yang disorot oleh Arteta dalam wawancara setelah pertandingan.
Seperti apa komentar Arteta yang memicu perdebatan dan bagaimana reaksi para penggemar The Gunners? Simak di bawah ini ya Bolaneters!.
Komentar Arteta yang Jadi Pemicu
Dalam analisisnya usai laga, Mikel Arteta menyoroti kurangnya ketajaman timnya di depan gawang. Menurutnya, hal itulah yang menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut.
"Anda harus menceploskan bola ke gawang," kata Arteta kepada Sky Sports.
Ia merasa timnya tampil jauh lebih baik dibandingkan musim lalu, namun gagal memanfaatkan sejumlah peluang matang. Salah satu peluang yang ia sebutkan secara spesifik adalah yang didapat oleh Eberechi Eze.
"Kami jauh lebih baik dari tahun lalu ketika kami bermain imbang. Hari ini kami punya tiga, empat, lima situasi di dalam kotak penalti satu lawan satu," jelasnya.
Komentar Arteta
Arteta kemudian melanjutkan analisisnya dengan menyebut langsung nama Eze. Ia menyoroti momen ketika sang pemain berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan.
"Eze berhadapan langsung hanya untuk menyelesaikan aksinya. Anda harus memasukkan bola ke gawang jika ingin memenangkan pertandingan," sambung Arteta.
Komentar inilah yang kemudian memicu reaksi keras dari sebagian penggemar. Mereka merasa tidak seharusnya Arteta menyebut satu nama pemain secara spesifik di depan media.
Tindakan sang manajer dianggap tidak bijak. Terutama karena ini adalah laga debut bagi Eze yang baru bermain selama 20 menit.
Tuduhan 'Mencari Kambing Hitam'
Tak lama setelah wawancara tersebut, media sosial pun ramai dengan perdebatan. Banyak penggemar yang menuduh Arteta sedang mencari kambing hitam atas kekalahan timnya.
"Bagaimana bisa dia menyalahkan Eze tapi tidak Martinelli? Arteta, Anda orang yang jahat," tulis @joulez234 di platform X.
Suporter lain juga menyuarakan sentimen serupa. Mereka khawatir Arteta telah menemukan target baru untuk disalahkan ketika timnya gagal meraih hasil maksimal.
"Oh tidak, dia telah menemukan kambing hitam baru," timpal @Z_am_, penggemar lainnya.
Tidak Semua Sepakat, Ada yang Membela
Namun, tidak semua penggemar sependapat dengan tuduhan tersebut. Sebagian lainnya justru membela Mikel Arteta dan merasa komentarnya tidak berlebihan.
"Dia tidak mengambinghitamkan Eze. Dia hanya mengatakan bahwa kami bermain lebih baik dan menggambarkan seberapa dekat kami nyaris mencetak gol," tulis @akinidaddy.
Mereka berpendapat bahwa Arteta hanya menyatakan fakta. Menurut mereka, para penggemar lain terlalu sensitif dalam menanggapi komentar sang manajer.
"Kalian semua terlalu sensitif. Dia tidak mengatakan sesuatu yang salah di sini dan saya yakin Eze akan menjadi orang pertama yang setuju bahwa dia seharusnya bisa berbuat lebih baik. Itu adalah peluang terbaik kami malam ini," pungkas fans lainnya, @FrostedFluke.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Bursa Transfer: Liverpool Tolak Tawaran AC Milan untuk Rafael Leao
Liga Inggris 1 September 2025, 23:55
-
Kisah Marc Guehi: Dari Akademi Chelsea hingga Jadi Bintang Anyar Liverpool
Liga Inggris 1 September 2025, 23:46
-
Deal Mepet Deadline! Marc Guehi Sudah Jalani Tes Medis untuk Liverpool
Liga Inggris 1 September 2025, 22:04
LATEST UPDATE
-
Persik vs Persib: Bojan Hodak Pede Bisa Menang, Beckham Putra Tak Gentar
Bola Indonesia 5 Januari 2026, 13:15
-
6 Rekor Valentino Rossi yang Berpotensi Dipatahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Otomotif 5 Januari 2026, 13:10
-
Gonzalo Garcia dan Seni Kesederhanaan
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10



















KOMENTAR