
Bola.net - Seperti roller coaster. Begitulah perjalanan Brighton di awal musim Premier League 2023/2024.
Musim ini merupakan musim kedua Brighton bersama Roberto De Zerbi. Musim lalu mereka tampil mengejutkan banyak pihak.
De Zerbi meningkatkan level permainan Kaoru Mituma dkk. Pada akhirnya Brighton bisa finis di peringkat enam klasemen akhir Premier League 2022/2023.
Brighton pun lolos ke Eropa. Ini adalah pencapaian bersejarah karena mereka belum pernah berlaga di level tersebut sebelumnya.
Start Apik Brighton

Musim 2023/2024 ini, Brighton mencoba meneruskan apa yang mereka lakukan musim lalu. Start mereka pun bagus.
Di dua laga pertama mereka menghajar Luton Town dan Wolverhampton. Skornya identik, 4-1. Brighton memang sempat dipaksa tunduk oleh West Ham.
Namun setelah itu mereka bangkit dan langsung menelan dua lawan berikutnya. Newcastle mereka habisi 3-1 dan Manchester United 3-1 juga.
Di Liga Europa, mereka sempat dikejutkan oleh AEK Athens. Namun di laga berikutnya Brighton bisa bangkit dan menang dengan skor 3-1 lagi, kali ini melawan Bournemouth.
Brighton Kembali Menginjak Bumi

Sayangnya setelah melawan Bournemouth itu, level penampilan Brighton menurun. The Seagulls menginjak bumi lagi.
Pasanya dalam empat laga berikutnya mereka tak pernah mencicipi kemenangan lagi. Rinciannya, dua kali kalah dan dua kali imbang.
Bahkan satu kekalahan terasa menyakitkan. Mereka digebuk 6-1 oleh Aston Villa!
Ini adalah kekalahan terbesar kedua dalam karier Roberto De Zerbi bersama Brighton. Musim lalu, tepatnya pada awal Mei 2023, mereka dipermak 5-1 oleh Everton.
Kenapa Brighton Layu?

Roberto De Zerbi bersikap ksatria. Ia mengatakan dirinya bertanggung jawab penuh atas kekalahan memalukan tersebut.
“Kami memainkan pertandingan yang sangat buruk, tanpa energi, [tanpa] energi mental. Tanggung jawab terbesar ada pada saya karena saya adalah pelatih," ucapnya seperti dikutip dari BBC.
Namun ada faktor lain yang membuat Brighton meraih hasil-hasil tak maksimal. Mereka tampak kurang terbiasa menghadapi jadwal kompetisi yang padat.
"Kami harus beradaptasi musim ini. Ini sangat berbeda dengan musim lalu. Ini sangat sulit, kami bermain setiap tiga hari," ucap De Zerbi.
Bangga

Setelah hancur lawan Aston Villa, Brighton bermain imbang lawan Marseille dan Liverpool. Meski demikian Roberto De Zerbi mengaku sangat bangga dengan penampilan anak-anak asuhnya.
“Hal terpenting bagi saya adalah reaksi setelah Villa Park. Kami memulai pertandingan di Marseille, salah satu stadion terbaik di Eropa, dan kami mulai kalah 2-0. Setelah momen itu, hanya ada satu tim di lapangan – Brighton," koarnya seperti dilansir The Independent.
“Untuk melakukannya, Anda harus menunjukkan karakter, menunjukkan sikap yang benar, perilaku yang benar, dan semangat. Hal terpenting dalam ide saya tentang sepak bola adalah gairah, karakter," seru De Zerbi.
Kini Brighton akan menghadapi Manchester City. Menarik untuk melihat apakah Brighton memang sudah mulai bangkit lagi atau masih bermasalah.
Klasemen Premier League
(Bola/BBC/Independent)
Baca Juga:
- Link Live Streaming Premier League Manchester City vs Brighton di Vidio
- Guardiola Sebut De Zerbi Sebagai Penerusnya di Manchester City
- Bye Barcelona dan MU! Kaoru Mitoma Resmi Perpanjang Kontrak di Brighton
- Prediksi Manchester City vs Brighton 21 Oktober 2023
- Pilih Liverpool atau Manchester United, Wahai Evan Ferguson?
- Ide Tidak Tahu Diri Barcelona: Tukar Ansu Fati dengan Kaoru Mitoma
- Liverpool Incar Salah Satu Bek Kiri Terbaik di Dunia Milik Brighton, Calon Pengganti Robertson?
- Moncer Bersama Brighton, Evan Ferguson jadi Pemain dengan Lonjakan Nilai Pasar Tertinggi di Premier
- Pengakuan Van Dijk Soal Error Robertson di Laga Brighton vs Liverpool: Miskom Doang
- Brighton Puncaki Klasemen Gol Premier League: Semua Lewat, apalagi MU!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Premier League Sheffield vs MU di Vidio
Liga Inggris 21 Oktober 2023, 23:59
-
Kabar Duka, Legenda Manchester United dan Inggris Sir Bobby Charlton Meninggal Dunia
Liga Inggris 21 Oktober 2023, 23:26
-
Derby Merseyside Liverpool vs Everton di Anfield: 2-0, 2-0, dan 2-0 lagi
Liga Inggris 21 Oktober 2023, 23:11
-
Hasil Manchester City vs Brighton: Skor 2-1
Liga Inggris 21 Oktober 2023, 23:06
-
Manchester United Jeblok, Posisi Erik ten Hag Diprediksi Tetap Aman
Liga Inggris 21 Oktober 2023, 23:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR