
Bola.net - Bek Liverpool, Dejan Lovren menyanyikan pujian untuk sang pelatih, Jurgen Klopp. Dia berkata bahwa Klopp tidak hanya soal utak-atik taktik di lapangan, lebih dari itu dia benar-benar mendekati pemain The Reds.
Empat tahun menangani Liverpool, kerja keras Klopp akhirnya terbayar ketika dia mempersembahkan trofi Liga Champions musim lalu. Trofi itu yang pertama dan satu-satunya bagi Klopp.
Sebagai pelatih, Klopp dikenal genius dan murah senyum. Tampaknya dia merupakan sosok dengan aura positif yang bisa menularkan semangatnya pada orang-orang di sekitarnya.
Anggapan itu tidak salah, Lovren mengakui Klopp memang istimewa. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tentang Respek
Sudah empat tahun dilatih Klopp, Lovren sampai tidak sadar saking nyamannya. Sejak awal skuad Liverpool langsung percaya pada kualitas Klopp, tepatnya sejak konferensi pers pertama Klopp empat tahun lalu.
"Sudah empat tahun? Saya semakin tua. Ya, kami mulai percaya ketika dia [Klopp] berkata 'from doubters to believers'," kata Lovren kepada Sky Sports.
"Dia mengubah banyak hal dalam klub, mulai dari detail-detail kecil seperti ucapan 'selamat pagi' pada semua orang, sampai membersihkan meja Anda."
"Bagi kami, khususnya orang seusia saya, ketika Anda mendapati orang yang lebih tua berkata 'selamat pagi', itu tentang respek," imbuhnya.
Sampai ke Lapangan
Sikap positif Klopp di ruang ganti dan di kesehariannya itu benar-benar memengaruhi para pemain. Akhirnya, mereka bersikap lebih positif di lapangan.
"Ketika Anda merasakan hal-hal seperti itu di luar lapangan, Anda jadi bisa merasakannya di lapangan. Itu hal-hal sederhana," lanjut Lovren.
"Seperti tentang makanan, dia membawa orang-orang terbaik di posisi itu dan dia tahu apa yang dia perbuat."
"Saya rasa sebagian dari detail-detail ini tidak ada di klub-klub lain," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketimbang Mbappe, Sadio Mane Lebih Layak Menangkan Ballon d'Or
Liga Champions 25 Oktober 2019, 19:20
-
Jadwal Pertandingan Premier League Akhir Pekan Ini, Live di TVRI dan Mola TV
Liga Inggris 25 Oktober 2019, 14:01
-
Nasib Christian Pulisic di Chelsea Sama Seperti Dua Pemain Liverpool Ini
Liga Inggris 25 Oktober 2019, 13:00
-
Ingin Bikin Banyak Gol, Liverpool Disarankan Beli Antoine Griezmann
Liga Inggris 25 Oktober 2019, 12:30
-
Duel Liverpool vs Tottenham Menandai 4 Tahun Era Jurgen Klopp, Ini Perbedaannya
Liga Inggris 25 Oktober 2019, 10:40
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR