
Bola.net - Ralf Rangnick telah meninggalkan Manchester United dengan tanda tanya besar. Tidak ada yang tahu pasti alasan Rangnick meninggalkan perannya sebagai konsultan untuk dua tahun ke depan.
Musim 2022/23 seharusnya jadi awal baru bagi MU. Erik ten Hag ditunjuk sebagai pelatih baru dan Rangnick akan bekerja sama sebagai konsultan yang menyarankan pemain-pemain potensial.
Namun, faktanya Rangnick tidak jadi mengambil peran tersebut. Dikabarkan bahwa Rangnick memilih fokus melatih Timnas Austria, tapi kabar ini pun diragukan kebenarannya.
Di sisi lain, diduga Rangnick didepak MU karena terlalu banyak bicara soal masalah internal tim. Lantas, bisakah Rangnick disalahkan?
Tidak bisa mengatasi tim
Rangnick memang dikenal vokal bicara, membocorkan masalah ruang ganti dan internal klub. Namun, di atas lapangan, Rangnick sebenarnya juga terbilang gagal.
Rapor Rangnick di MU dinilai oleh Craig Burley, analis Premier League. Menurutnya, Rangnick jelas tidak bisa mengembangkan tim, jadi dia pun ikut bersalah.
"Sudah cukup jelas bahwa dia [Rangnick] tidak tahu apa yang dia lakukan, bukan begitu? Di awal, terlihat jelas bahwa dia tidak punya kemampuan atau pengetahuan untuk menangani tim," kata Burley di ESPN FC.
"Memang ada banyak hal yang terjadi bersamaan. Ada pemain yang underperform, ada informasi bocor ke media, segalanya ada."
"Namun, sangat jelas bahwa dia tidak punya solusi di lapangan, tidak ada apa pun," imbuhnya.
Bukan salah pemain sepenuhnya
Oleh sebab itu, Burley merasa bahwa pemain MU tidak sepenuhnya bersalah. Memang mereka menghadapi masalahnya masing-masing, tapi Rangnick sebagai pelatih juga gagal.
"Kita banyak membicarakan ini, kita akan selalu mencari perubahan dalam pertandingan. Bukan soal formasi, tapi soal perubahan seperti high press, atau passing, atau main fisik, sesuatu yang diubah," sambung Burley.
"Namun, dia [Rangnick] tidak melakukan apa pun, sama sekali tidak ada. Dan itu bukan karena para pemain tidak mau berusaha, apalagi karena terjadi selama beberapa bulan," tandasnya.
Sumber: ESPN, Express
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Sabar Dulu Fans MU, Erik Ten Hag Butuh Waktu untuk Raih Juara
- Berubah Pikiran, Sekarang Frenkie de Jong Siap Dengarkan Tawaran Man United
- Erling Haaland Adalah Investasi, Man City Punya No.9 Terbaik di Dunia!
- Thiago Dianggap Overrated, Liverpool Perlu Gelandang Baru
- Harry Kane Mau Cari Apa Kalau Pindah ke Manchester United?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Tiba di London, Jurrien Timber Jadi Gabung Manchester United?
Liga Inggris 31 Mei 2022, 21:18
-
Harga Kemahalan, Manchester United Gagal Rekrut Darwin Nunez?
Liga Inggris 31 Mei 2022, 21:01
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR