
Bola.net - Kekalahan pahit harus ditelan Burnley saat menjamu Manchester City pada pekan ke-34 Premier League 2025/2026 di Turf Moor, Kamis (23/04/2026) dini hari WIB. Bermain di kandang sendiri, Burnley tak mampu membendung dominasi tim tamu.
Manchester City tampil superior sepanjang pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 66 persen. Sementara Burnley hanya mampu mencatatkan 34 persen ball possession dan kesulitan keluar dari tekanan.
Tim tamu juga tampil sangat agresif dengan mencatatkan 27 percobaan tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran. Burnley sendiri bertahan cukup disiplin, meski akhirnya harus menyerah dengan skor tipis.
Gol tunggal kemenangan Manchester City dicetak oleh Erling Haaland pada menit kelima. Gol cepat itu menjadi penentu nasib Burnley yang kini resmi terdegradasi dari Premier League.
Kepastian Turun Kasta

Hasil ini memastikan Burnley harus kembali ke Championship musim depan. Mereka tertinggal 13 poin dari West Ham yang berada di posisi ke-17 dengan hanya empat laga tersisa.
Degradasi ini terasa pahit karena hanya setahun sebelumnya Burnley merayakan promosi ke Premier League. Kini, perjalanan mereka di kasta tertinggi kembali berakhir lebih cepat dari harapan.
Musim yang sulit terlihat dari catatan performa tim sepanjang kompetisi. Burnley hanya mampu meraih empat kemenangan sepanjang musim, dengan satu kemenangan saja dalam 25 pertandingan liga terakhir.
Situasi ini membuat masa depan Scott Parker mulai dipertanyakan. Meski dikenal sebagai pelatih yang piawai membawa tim promosi, belum jelas apakah ia akan tetap dipercaya untuk membangun ulang tim musim depan.
Parker Tetap Bangga dan Ajak Tim Bangkit

Di tengah kekecewaan, Scott Parker tetap menunjukkan kebanggaannya terhadap tim. Ia menilai Burnley telah memberikan segalanya meski hasil akhir tidak berpihak.
Menurut Parker, performa tim saat menghadapi Manchester City justru mencerminkan karakter mereka. Ia melihat ada banyak hal positif yang bisa menjadi modal ke depan.
"Secara keseluruhan, saya pikir penampilan malam ini menunjukkan banyak hal tentang kami sebagai sebuah tim. Hal yang tak terhindarkan sudah terjadi, tetapi saya bangga dengan para pemain, kami hanya sedikit kurang beruntung. Bermain melawan Manchester City, Anda akan memiliki sedikit peluang - bahkan kami mungkin memiliki cukup banyak peluang. Secara keseluruhan, penampilan yang brilian dan untuk itu saya sangat bangga," ujarnya pada BBC.
Ia juga menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh demi kebangkitan klub. Parker ingin Burnley belajar dari kesalahan dan menjadi lebih baik lagi di musim berikutnya.
"Klub ini harus bangkit kembali dalam beberapa tahun terakhir. Ada banyak hal yang perlu dipelajari dan itulah yang akan kami lakukan. Kami akan merenungkan di mana kami telah gagal. Kami perlu mencari tahu di mana letak kesalahan kami dan kembali lebih kuat tahun depan," tegas Parker.
Leeds Semakin Dekat dengan Zona Aman

Sementara Burnley dipastikan turun kasta, situasi berbeda dialami Leeds United. Mereka justru semakin dekat untuk mengamankan tempat di Premier League musim depan.
Tambahan tujuh poin dari tiga laga terakhir membawa Leeds mencapai angka 40 poin. Raihan tersebut membuat mereka mulai menjauh dari ancaman degradasi.
Hasil imbang dramatis melawan Bournemouth menjadi momen penting dalam perjalanan mereka. Gol penyeimbang di menit akhir memberikan dorongan moral besar bagi tim.
Meski begitu, pelatih Daniel Farke tetap bersikap hati-hati dan belum ingin merayakan terlalu cepat. Ia menegaskan bahwa timnya masih harus memastikan keselamatan secara matematis.
"Saya sudah cukup berpengalaman di dunia ini, kami akan merayakan ketika semuanya sudah pasti aman secara matematis. Ini masih terlalu dini," kata pelatih Leeds, Daniel Farke, kepada BBC.
Tottenham Paling Berisiko Menyusul Degradasi

Persaingan di zona bawah klasemen kini semakin mengerucut. Berdasarkan perhitungan superkomputer Opta, hanya beberapa tim yang masih terancam degradasi.
Leeds hampir dipastikan selamat dengan peluang degradasi yang sangat kecil, hanya 0,21 persen. Nottingham Forest juga berada dalam posisi relatif aman dengan peluang 4,27 persen.
Sebaliknya, Tottenham justru menjadi tim yang paling berisiko. Mereka diprediksi memiliki peluang degradasi tertinggi dibanding rival lainnya.
Menurut data Opta, Spurs memiliki peluang sebesar 56,93 persen untuk terdegradasi. Sementara West Ham juga masih berada dalam ancaman dengan peluang 38,58 persen untuk finis di zona merah.
Klasemen Liga Inggris
(Bola/BBC)
Baca Juga:
- Bawa Manchester City Gusur Arsenal, Erling Haaland Super Bahagia
- Sebelum Kalahkan Burnley dan Kudeta Posisi Arsenal di Puncak, Ternyata Pep Guardiola Sempat OVT Karena Hal Ini
- Kata Pep Guardiola Usai Man City Kalahkan Burnley dan Kudeta Arsenal: Targetnya Memang Menang, Tapi Kami Kelelahan
- Kisruh Chelsea: Liam Rosenior Cuma Korban, Masalah Sebenarnya Ada di Ruang Ganti dan Manajemen
- 11 Catatan Memalukan Chelsea
- 5 Pelajaran dari Laga Burnley vs Man City: Citizens Sukses Kudeta Arsenal Meski Tampil Kurang Maksimal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid vs Manchester City dalam Perburuan Enzo Fernandez
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:04
-
Real Madrid Ikut Pantau Rafael Leao
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR