Bola.net - Bek Veteran Liverpool Jamie Carragher buka suara mengenai insiden yang melibatkan rekan setimnya Luis Suarez ketika menghadapi Chelsea akhir pekan kemarin.
Dalam kolomnya di Daily Mail, Carra mengatakan aksi Suarez menggigit tangan Branislav Ivanovic merupakan sebuah kesalahan, dipandang dari sudut apapun.
Namun lebih jauh bek yang akan mengakhiri karir profesionalnya di akhir musim ini menyebut bahwa apa yang dilakukan Suarez tidak beda jauh dengan apa yang sudah terjadi di masa lalu.
Carragher mengingatkan aksinya melempar koin ke bangku penonton saat melawan Arsenal di Highbury 2002 lalu. Saat itu seorang penonton melemparkan koin ke arahnya dan ia melempar balik ke arah penonton.
Pemain yang kental dengan dialek Scouse itu juga mengingatkan aksi mantan bintang Liverpool Graeme Souness, yang saat itu menjadi kapten ketika mematahkan rahang pemain Dinamo Bucharest Lica Movila di semifinal Piala Champions 1984.
Robbie Fowler juga masuk dalam ingatan Carra atas aksinya yang kontroversial. Selebrasi Fowler setelah mencetak gol ke gawang Everton pada 1999 terbilang di luar kebiasaan, pemain berjuluk Sang Tuhan itu berakting layaknya seorang pecandu sedang menghisap kokain.
Di akhir tulisannya, Carragher kembali mengingat cedera patah tulang yang dia dapat hasil tekel brutal Lucas Neill tahun 2003. Dia menutup dengan sebuah pertanyaan, 'Apakah saya lebih memilih digigit? Tentu saja'. (dm/pra)
Dalam kolomnya di Daily Mail, Carra mengatakan aksi Suarez menggigit tangan Branislav Ivanovic merupakan sebuah kesalahan, dipandang dari sudut apapun.
Namun lebih jauh bek yang akan mengakhiri karir profesionalnya di akhir musim ini menyebut bahwa apa yang dilakukan Suarez tidak beda jauh dengan apa yang sudah terjadi di masa lalu.
Carragher mengingatkan aksinya melempar koin ke bangku penonton saat melawan Arsenal di Highbury 2002 lalu. Saat itu seorang penonton melemparkan koin ke arahnya dan ia melempar balik ke arah penonton.
Pemain yang kental dengan dialek Scouse itu juga mengingatkan aksi mantan bintang Liverpool Graeme Souness, yang saat itu menjadi kapten ketika mematahkan rahang pemain Dinamo Bucharest Lica Movila di semifinal Piala Champions 1984.
Robbie Fowler juga masuk dalam ingatan Carra atas aksinya yang kontroversial. Selebrasi Fowler setelah mencetak gol ke gawang Everton pada 1999 terbilang di luar kebiasaan, pemain berjuluk Sang Tuhan itu berakting layaknya seorang pecandu sedang menghisap kokain.
Di akhir tulisannya, Carragher kembali mengingat cedera patah tulang yang dia dapat hasil tekel brutal Lucas Neill tahun 2003. Dia menutup dengan sebuah pertanyaan, 'Apakah saya lebih memilih digigit? Tentu saja'. (dm/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suarez Dihukum 10 Pertandingan!
Liga Inggris 24 April 2013, 22:00
-
Torres Jelaskan Performa Buruknya di Chelsea
Liga Inggris 24 April 2013, 21:24
-
Liga Inggris 24 April 2013, 18:15

-
Insider: Conte Hanya Inginkan Luis Suarez
Liga Italia 24 April 2013, 15:45
-
Liga Inggris 24 April 2013, 02:31

LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR