
Bola.net - Frank Lampard mungkin bakal selamanya berutang budi pada Harry Redknapp. Jika tidak karena pelatih senior itu, Lampard mungkin tidak akan bisa jadi bos Chelsea saat ini.
Perjalanaan kepelatihan Lampard memang masih di tahap awal, masih belum ada pencapaian apa pun. Dia beruntung bisa menangani The Blues musim 2019/20 ini, tapi situasinya tidak ideal karena embargo transfer.
Kendati demikian, kesempatan melatih tim sebesar Chelsea di tahun keduanya sebagai pelatih merupakan torehan spesial bagi Lampard. Dia baru semusim menangani Derby County (2018/19), yang dianggap cukup meyakinkan oleh Chelsea.
Bagaimanapun, pengalaman di Derby merupakan modal berharga bagi Lampard, yang ternyata nyaris tidak dia dapatkan. Penasaran dengan kisahnya?
Yuk scroll ke bawah, Bolaneters!
Awalnya di Ipswich
Sebagai pelatih muda, menemukan pekerjaan pertama sangatlah penting. Lampard beruntung bisa mendapatkan bantuan dari Redknapp, yang merupakan salah satu sosok berpengaruh dalam sepak bola Inggris.
"Pertama-tama, saya mendapatkan pekerjaan untuk Frank di Ipswich bersama Marcus Evans. Saya menelepon dia, saya berkata: 'Anda butuh pelatih, Frank Lampard adalah orang yang Anda cari'. Mereka bertemu, dia menyukai Lampard, dan menawarkan pekerjaan itu," buka Redknapp kepada Sky Sports.
"Frank berkata: 'Harry, mereka tidak punya bujet, bakal sulit, saya tidak bisa mendatangkan pemain'. Saya mengakui mereka memang klub hebat, tapi Anda tidak punya tongkat sihir. Anda perlu sedikit bantuan."
Derby Tersedia
Lalu, ketika Lampard sedang mempertimbangkan tawaran Ipswich, saat itu juga ada lowongan di Derby County. Redknapp langsung menghubungi pemilik klub tersebut karena memang sudah cukup mengenalnya.
"Lalu pekerjaan di Derby pun tersedia, dan saya menelepon Mel Morris. Dia berkata bahwa mereka sedang mencari pelatih berpengalaman, saya menjawab: 'Anda terus mendatangkan pelatih dan melepasnya, Anda tidak cerdas memilih pelatih. Ambillah Frank Lampard'," sambung Redknapp.
"Dia berkata bahwa Lampoard tidak punya pengalaman, tapi saya menegaskan bahwa banyak pelatih hebat yang pada awalnya tidak berpengalaman."
"Lampard mengenal permainan ini. Dia profesional hebat, dia memahami sepak bola, dia mendatangkan begitu banyak hal ke klubnya [Chelsea]," imbuhnya.
Sempat Bakal Jadi Asisten
Saat itulah pihak Derby mulai berpikir ulang, akhirnya mereka bertemu langsung dengan Lampard dan menyadari keyakinan Redknapp. Sisanya adalah sejarah, Lampard nyaris membawa Derby promosi ke Premier League.
"Pada awalnya mereka ingin mempekerjakan Lampard sebagai asisten, tapi saya berkata bahwa Lampard ingin jadi pelatih, tolong menemuinya. Besoknya mereka bertemu, Morris akhirnya tercengang dengan Lampard," lanjut Redknapp.
"Saya tidak pernah ragu dia akan sukses. Dia cerdas, pria baik, etos kerjanya luar biasa. Dia dewasa dalam permainan ini, bakal jadi luar biasa," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Klub-Klub Premier League Sepakat Gelar Latihan Kembali Mulai Selasa Besok
- Louis van Gaal: Chelsea Cerdas Beli Hakim Ziyech
- Pemerintah Inggris Indikasikan Premier League Digelar Pertengahan Juni 2020
- Chelsea Coba Bajak Transfer Moussa Dembele ke MU
- MU? Chelsea? Hanya Liverpool yang Seksi di Mata Timo Werner
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Potret-potret Andriy Shevchenko Berseragam Chelsea
Liga Inggris 19 Mei 2020, 15:13
-
Sederet Transfer Gratisan Terbaik dari 'Big Six' Premier League
Liga Inggris 19 Mei 2020, 14:07
LATEST UPDATE
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
-
Lionel Messi dan Bayang-bayang Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:26
-
Man of the Match Paraguay vs Prancis: Orlando Gill
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR