
Bola.net - Transfer Mohamed Salah ke Liverpool pada musim panas 2017 kini dianggap sebagai salah satu keputusan paling penting dalam sejarah modern klub. Kedatangan penyerang asal Mesir itu kemudian membuka era baru kesuksesan bagi The Reds.
Namun, di balik transfer tersebut tersimpan cerita menarik yang jarang dibahas. Salah ternyata bukan pilihan pertama manajer saat itu, Jurgen Klopp.
Pada awalnya, Klopp justru lebih tertarik mendatangkan pemain lain yang pernah ia amati langsung di Bundesliga. Keputusan akhir Liverpool untuk memilih Salah kemudian menjadi titik balik yang membentuk perjalanan klub dalam beberapa tahun berikutnya.
Klopp Awalnya Menginginkan Julian Brandt

Menjelang musim 2017/2018, Liverpool mencari tambahan kekuatan di lini serang. Jurgen Klopp saat itu menaruh perhatian pada gelandang serang Bayer Leverkusen, Julian Brandt.
Klopp mengenal Brandt sejak masih melatih Borussia Dortmund dan cukup terkesan dengan perkembangan pemain tersebut. Karena itu, Brandt sempat menjadi target utama Liverpool.
Pada musim itu, Brandt tampil cukup konsisten bersama Leverkusen dengan mencatatkan 40 penampilan dan terlibat dalam 12 gol. Meski demikian, catatan tersebut masih kalah jauh dibandingkan kontribusi Mohamed Salah bersama AS Roma yang mencapai 31 gol involvement.
Klopp juga sempat ragu mengambil risiko terhadap Salah karena penampilannya yang kurang meyakinkan saat membela Chelsea beberapa tahun sebelumnya.
Liverpool Memilih Salah, Sejarah pun Berubah

Pada akhirnya, manajemen Liverpool meyakinkan Klopp untuk mengambil keputusan berbeda. Klub memilih merekrut Salah dari AS Roma, sebuah langkah yang kemudian terbukti sangat menentukan.
Salah langsung menunjukkan dampaknya sejak pertandingan debut bersama Liverpool dengan mencatatkan satu gol dan satu assist. Dari sana, perjalanan luar biasa sang penyerang bersama The Reds pun dimulai.
Selama membela Liverpool, pemain yang kini berusia 33 tahun itu mencetak lebih dari 250 gol. Ia juga membantu klub meraih dua gelar Premier League, satu trofi Liga Champions, serta enam trofi lainnya.
Di sisi lain, Brandt tetap bertahan di Bayer Leverkusen sebelum akhirnya bergabung dengan Borussia Dortmund pada 2019. Sejak saat itu, pemain Jerman tersebut mencatat sekitar 300 penampilan untuk Dortmund dan mencetak 56 gol, dengan dua trofi sebagai pencapaian utamanya.
Peluang Brandt ke Merseyside Masih Terbuka
Meski gagal bergabung dengan Liverpool pada 2017, peluang Brandt bermain di Merseyside ternyata belum sepenuhnya tertutup.
Pemain berusia 29 tahun itu akan berstatus bebas transfer pada musim panas mendatang setelah Borussia Dortmund memutuskan tidak memperpanjang kontraknya. Masa baktinya di klub Jerman tersebut akan berakhir pada Juni.
Direktur pelaksana Dortmund, Lars Ricken, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah pembicaraan terbuka antara kedua pihak.
“Sudah ada beberapa laporan sebelumnya, dan memang benar ada pembicaraan terbuka. Semua pihak sepakat bahwa kontrak yang akan habis itu tidak akan diperpanjang," ungkapnya.
Kini Brandt mulai dikaitkan dengan sejumlah klub di Eropa, termasuk Everton. Jika transfer tersebut benar terjadi, ia akhirnya bisa bermain di Premier Leaguem sepuluh tahun setelah hampir bergabung dengan Liverpool.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Diam-Diam Dekati Xabi Alonso, Nasib Arne Slot di Ujung Tanduk
Liga Inggris 26 Maret 2026, 13:24
LATEST UPDATE
-
Hasil Brasil vs Prancis: Mbappe Nyekor, Les Bleus Menang 2-1
Piala Dunia 27 Maret 2026, 05:17
-
Parade Jersey Piala Dunia 2026: Siapa yang Terbaik?
Piala Dunia 26 Maret 2026, 19:52
LATEST EDITORIAL
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07























KOMENTAR